Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Aku Dan Kamu

Antara Aku Dan Kamu

Kakinya perlahan meninggalkan kamar dengan sekali hentakan pintu kamar yang keras. Yah, Damian pergi dari hadapan Naya yang ketakutan. Membawa mobilnya pergi dari sana, seolah ingin hilang dari kehidupan Naya jauh-jauh. Namun, ucapan Naya selalu terngiang-ngiang pada kepalanya yang membuat dia terganggu. Endingnya, dia hanya singgah pada bar milik temannya yang tidak jauh dengan kantornya. Membawa air mineral, pada botol kecil yang usai dia teguk.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai lirik lagu ruang sendiri
Baca
+Pustaka
Kamu Hanya Milikku Seorang

Kamu Hanya Milikku Seorang

ujar Alex murung. "Hoho. Aku kira Alex yang pandai di akademis dan praktek, ternyata juga bisa lemah di bidang seni rupanya," ujar Yuna meledek Alex. "Terserahlah ... Lebih baik sekarang keluar dan bersiap," ujar Alex. "Baik!" Yuna dan Alex pun pergi keluar ruangan rahasia. Saat sudah sampai di kamar Yuna bertanya kembali kepada Alex. "Alex apakah orangtuamu mengetahui hal ini?" tanya Yuna.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai lirik lagu ruang sendiri
Baca
+Pustaka
Hanya Kau Milikku

Hanya Kau Milikku

Walaupun Franz pria baik tapi ia takut terjadi sesuatu di kamar. "Iya, kamu juga jangan macam-macam padaku!" Franz meningatkankan. "Iya, jika aku macam-macam padamu. Aku yang dirugikan disini." ucap Dilah cemberut masam. "Iya juga, ya sudah tidurlah besok kita akan melalui perjalanan panjang." "Iya," Dilah mengambil selimut dan memejamkan mata. Berarti besok adalah saatnya kamu mengetahui siapa aku sebenarnya. Setelah kamu mengetahui siapa aku, apakah kamu mau menerima aku? Sungguh Nona aku sangat mencintaimu. Batin Franz
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai lirik lagu ruang sendiri
Baca
+Pustaka
Hilang Selamanya Dari Hatiku

Hilang Selamanya Dari Hatiku

Kata-kata yang sebelumnya terdengar tidak jelas itu akhirnya punya arti yang utuh. “Tunggu aku, jangan gegabah, aku sampai sebentar lagi. Semuanya akan baik-baik saja, sayang.” Setiap kata itu diucapkan untuknya. Dari jarak yang tidak terlalu jauh, aku mendengar Rani menangis sedih. Aku juga mendengar Dennis menghiburnya dengan lembut. “Mana mungkin aku membiarkan kamu menyakiti diri sendiri?”
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai lirik lagu ruang sendiri
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Pergi

Biarkan Aku Pergi

"Terserah Kamu lah Mas, Aku hanya mengekspresikan diriku saja, kalau tahu seperti ini mendingan Aku tetap tinggal bersama Ibu dan Bapak Ku saja. " Damar menghela nafas kasar, kalau tidak sadar berada ditempat ramai dan banyak orang Damar ingin sekali memberi pelajaran kepada Almira. Sepanjang perjalanan Damar dan Almira tidak lagi terlibat percecokan karena Damar memilih memakai handset agar tidak mendengar apapun. Setelah perjalanan cukup lama akhirnya Damar dan Almira sampai di rumah kontrakan Mereka.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai lirik lagu ruang sendiri
Baca
+Pustaka
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

ucap Rini. Dengan langkah yang lemah iapun beranjak pergi dari hadapan Rini. Melewati lorong rumah sakit, ia memegang dadanya "Cukup sudah, aku sudah tak sanggup lagi menjalani hidup ini, terlalu banyak derita yang harus ku tanggung sendiri, aku menyerah."
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai lirik lagu ruang sendiri
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Sambil menikmati nasi goreng buatan sendiri dan menatap keluar jendela kosan ku. Ternyata hujan yang datang rintik-rintik indah juga saat aku memandang dan merasakan ada makna yang tersimpan. Aku bersyukur saat hujan jatuh membasahi bumi karena itu berkat yang harus di syukuri dan begitu juga dengan kesendirian yang aku jalani sekarang, aku harus menjalaninya dengan kebahagiaan dan menjaga diri sendiri dengan baik adanya. *****
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai lirik lagu ruang sendiri
Baca
+Pustaka
Menantuku Selalu Diam Di Kamar

Menantuku Selalu Diam Di Kamar

"Sama-sama, Kemudian kami berjalan mengikuti Security, yang sudah berjalan lebih dulu. Sesampainya di ruangan kantor, para karyawan pada melongo dengan kedatangan kami. Tapi mereka tidak menyapa atau bertanya sama sekali. Security terus mengajak kami, berjalan hingga sampai ke satu ruangan yang pintunya bertulis Direktur. Kemudian dia pun berhenti dan berbalik menghadap kami. "Bu, Pak, ini ruangannya Pak Romli," "Oh iya, Pak, terima kasih ya," sahut Roni. "Sama-sama, saya permisi dulu ya, assalamualaikum, " "Waalaikumsalam," sahut kami serentak.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai lirik lagu ruang sendiri
Baca
+Pustaka
Aku Ingin Pisah

Aku Ingin Pisah

Ia menjatuhkan tubuhnya di atas kasur empuk yang sama sekali tidak pernah membuatnya tenang. Tatapannya jatuh pada langit-langit kamar bercat putih bersih itu. Hingga tanpa terasa, cairan bening keluar begitu saja tanpa diminta. Sakit, sedih, tentu. Melan sangat merasakan itu. Meski selalu bersikap keras di depan Ardian, tapi tanpa semua orangg tahu, ia sering menangis sendirian. "Aku lelah, Tuhan ...," gumamnya dengan suara lirih.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai lirik lagu ruang sendiri
Baca
+Pustaka
Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

kataku. “Mas tidur di ruang tengah ini aja ya, Wi. Berat jalan ke kamar,” pintanya. “Iya. Aku tidur di kamar ya, gordennya aku buka kok, biar kalau Mas kenapa-napa aku bisa langsung lihat. Berdoa dulu, Mas.” *
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai lirik lagu ruang sendiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status