Ada sesuatu yang magis tentang bagaimana lagu 'If I Knew' bisa menyentuh hati dalam bahasa Inggris, tapi versi terjemahan Indonesianya juga punya daya tarik sendiri. Aku pernah mencoba mengartikannya dengan lebih puitis, menjaga ritme dan emosi aslinya. Misalnya, bagian 'If I knew how to love you, would you stay?' bisa jadi 'Jika ku tahu cara mencintaimu, maukah kau bertahan?'
Terjemahan literal sering kehilangan nuansa, jadi lebih baik menangkap esensinya. Lirik ini bicara tentang penyesalan dan keraguan, jadi aku memilih kata-kata yang lebih dalam seperti 'ragu' daripada 'tidak yakin'. Setelah bolak-balik menulis di notes ponsel, versi favoritku menggunakan metafora angin dan musim untuk mempertahankan keindahan puisinya.