Diary Langit
Untuk menghilangkan penat dan rasa frustrasinya.
“Sudah ya Luna adikku, kamu jangan sedih lagi. Sebentar lagi Kamu kan mau siaran. Kamu cantik, baik, pintar, bertalenta, dan punya jiwa sosial yang tinggi. Banyak kok yang sayang kamu, banyak yang care sama kamu. Termasuk aku. Aku akan selalu mendukungmu,” kata Sherin yang tak hentinya memberi kata penghiburan.
“Entahlah kak, saat ini aku merasa kecewa sekali padanya. Aku ingin mengatakan langsung padanya jika aku kecewa,” kata Luna lirih.
"Kenapa tidak, kamu bisa katakan dan kamu juga berhak mengatakannya."
***
Hot Chapters