Serenade Cinta Dibawah Bintang
“Saat langit tak bicara,
dan jalan terlihat asing,
aku cari suaramu
di antara kenangan yang tak pergi.”
Ia menyanyikan semuanya dengan mata terpejam. Bukan karena gugup, tapi karena ingin membiarkan suara itu menemukan jalannya sendiri.
Di bait terakhir, suara Luna bergetar sedikit.
“Dari seberang musim,
aku bawa rinduku,
dan kusematkan namamu
di setiap nada yang kutulis.”
Tepuk tangan menggelegar ketika lagu usai. Tapi Luna tak mendengarnya. Yang ia rasakan hanya kelegaan luar biasa, seakan sebuah ruang kosong di dadanya akhirnya terisi penuh.