Ada sesuatu yang mengharukan saat mendengarkan 'You Were Beautiful' versi terjemahan Indonesia. Liriknya berhasil menangkap esensi kerinduan dan penyesalan dalam hubungan yang sudah berlalu. Kalimat seperti 'Kau memang indah' atau 'Aku masih merindukanmu' terasa begitu alami, seolah memang ditulis untuk pendengar lokal.
Yang aku suka, terjemahannya tidak kaku. Misalnya, 'I loved you' menjadi 'Aku mencintaimu' dengan nada pas, tidak terlalu puitis tapi tetap menyentuh. Beberapa frasa bahkan lebih dalam dari versi aslinya, seperti 'Kenangan ini masih menyakitkan' yang menggambarkan luka lama dengan jujur.