Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

Rupanya Linda yang telah memprovokasi mereka. “Kenapa kamu tega melakukan itu padaku, Lin? Apa salahku?” tanya Radha dengan sendu di hari yang berbeda. Ia didampingi oleh Kavin yang memaksa ikut. Linda tersenyum sinis disertai tatapan tajam yang menusuk. “Hidupmu terlalu sempurna, Radha! Kamu udah mempunyai segalanya.” “Keluarga yang kaya, kecerdasan, kepopuleran, semuanya kamu borong! Kamu menjadi siswa terkenal yang banyak disukai, sedangkan aku?”
10212.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai lirik lebih indah adera
Baca
+Pustaka
From Bully to Love Me

From Bully to Love Me

Tak ingin lupakan. Bermesraan s'lalu jadi... Satu kenangan manis... "Itu lyrics lagu awal Ada Band cocok banget buat Adit kayanya." "Maksud lo apa?" "Ya 'kan dahulu memang terasa indah sebelum Tuhan kasih musibah," ucap Elang yang membuat Adit sudah menatapnya dengan tatapan nyureng. Hal ini sukses membuat Elang meralat ucapannya. "Eh, salah-salah, maksudnya bukan musibah tapi anugerah. Tenang, Dit... tenang, gue belum punya keinginan untuk buat lo bobok manis di ruang jenazah, soalnya susah cari teman kaya raya dan baik hati kaya lo ini."
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai lirik lebih indah adera
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia

Biarkan Aku Bahagia

Jika tidak, bisa jadi suaranya menyusuri seisi kampung karena jeritannya. "Lambat kali kau membuatnyo. Ondak jam berapo lagi, aku meminumnyo." (Lama kali, kau membuatnya. Mau jam berapa lagi, aku meminumnya)," bentaknya dengan khas bahaya daerah kami. "Sabar lah, Wak! Banyak yang mau kukerjakan. Satu-satu dulu kubuat," jawabku menuangkan air panas itu ke dalam gelas. "Enak lah yang udah jadi janda sah itu!" ledek Pak Amat mengutarakan kata-kata janda yang baru kusandang.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai lirik lebih indah adera
Baca
+Pustaka
Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Hanya saja, nada suaranya jelas jauh dari kata ramah. "Ibu, Ibu tahu betul bahwa satu-satunya wanita yang kucintai adalah Riana. Aku nggak ingin dengar lagi Ibu berbicara buruk tentangnya! Kalau nggak, meski Ibu adalah ibuku, aku nggak akan bisa mentolerirnya." Mendengar itu, Nyonya Ganendra makin tidak sanggup berdiri tegak. Wanita yang selalu menjaga martabatnya itu bahkan napasnya mulai terengah.
12.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai lirik lebih indah adera
Baca
+Pustaka
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Namun, tepat saat aku berpikir semua rasa malu ini akan berakhir, Jeff malah tidak berhenti. Sebaliknya, dia semakin kuat dan bermain-main. “Jeff, kamu… kamu apain?!” Perasaan aneh terasa dari dadaku dan aku langsung menyadari bahwa dia tidak hanya sekadar melancarkan. Aku berusaha keras mendorong Jeff menjauh. Namun, bukannya berhenti, dia malah mengangkat satu kaki dan langsung menindihku…. “Kak, kamu cantik sekali….”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai lirik lebih indah adera
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Lain

Cinta Yang Lain

"Kairo itu panasnya kering, Mas. Kalau London kan lembap. Tapi dua-duanya punya keindahan masing-masing, kok." Aldi manggut-manggut seperti orang idiot. "Bener banget. Tapi menurut saya, yang paling indah itu... ya suasana sore ini." Aisyah tersipu, pipinya merona merah di balik pashmina putihnya. "Mbak Ayla beruntung ya punya keluarga yang sayang banget sama dia." "Iya, dan saya juga beruntung datang ke acara ini," balas Aldi telak, kali ini dengan tatapan yang sangat dalam.
10674 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai lirik lebih indah adera
Baca
+Pustaka
Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Menggodamu Hingga Takluk Padaku

“Mereka penasaran. Dan rasa penasaran adalah mata uang yang paling mahal.” Lumi memeluk lengannya sendiri. “Lalu bagaimana dengan komentarnya?” Adrian menarik napas. “Campur aduk," jawabnya, seraya menggulir layar. Ada yang memuja, membandingkan, dan sebagian lagi mulai menebak-nebak identitas. “Banyak juga yang bilang kamu terlihat manis,” lanjut Adrian. “Natural, real. Bahkan ada yang bilang… kamu jauh lebih menarik karena tidak berusaha untuk menarik perhatian.”
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 861 kali sebagai lirik lebih indah adera
Baca
+Pustaka
Bukan Inginku Ada Diantara Kalian

Bukan Inginku Ada Diantara Kalian

Bab 47 "Wah... Cantik banget. Oh, ya, nama saya Novia. Senang ketemu sama kamu." Dia mengulurkan tangan. Halus dan lembut tangan itu begitu terasa saat menyentuh telapak tangan Naina, tanda si empunya diri rajin melakukan perawatan.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai lirik lebih indah adera
Baca
+Pustaka
Istriku, Jangan Lari Dariku

Istriku, Jangan Lari Dariku

“Ada lebih dari seribu entri, dan kamu mencapai posisi kedua benar-benar luar biasa.” “Orang yang memenangkan tempat pertama adalah yang luar biasa.” Layla tetap sederhana. “Kamu telah menjadi juara dua tahun berturut-turut, jadi ambillah itu sebagai jalan untuk orang lain. Kamu bisa merebutnya kembali tahun depan.”
1030.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 782 kali sebagai lirik lebih indah adera
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Dadakan Dokter Tedja

Pesona Istri Dadakan Dokter Tedja

katanya dengan nada panik, tapi wajahnya tetap memancarkan kesan tenang dan lembut. “Saya... saya benar-benar nggak sengaja!” Adira berkata cepat, mencoba menahan rasa kesal yang mulai membakar dadanya. Sandiwara yang Zia mainkan benar-benar memaksanya untuk berpikir ekstra.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai lirik lebih indah adera
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status