Pacar Khayalan
Bayangan wajah Ariela yang tersenyum, silih berganti dengan cepat saat ia mengenalkan Orion sang pacar khayala.
Lelaki itu mengembuskan napas, padahal ia sudah menyiapkan hati dengan segala kemungkinan. Namun tetap saja ia seperti tidak percaya, dengan penuturan Bu Ratih.
"Kamu sudah dapat jawabannya. Sekarang saya mau ke dalam dulu," pamit wanita itu sambil menyeka matanya masih berair.
"Tunggu, Tante. Saya belum selesai."
"Apa lagi. Tante, paham kalau kamu mundur," ucapnya dengan wajah sedih.
Hot Chapters