Istri Mungil Dosen Tengil
Jadilah Rindu hanya duduk, meski ingin sekali ikut.
“Sus.”menatap wanita paruh baya itu, Rindu tersenyum dan menggenggam tangannya. “Aku takut.”
“Karena bayimu ini?”
Anggukan Rindu membuat Sahara memahaminya. “Nak, jangan memikirkan banyak hal. Ingat, jika kamu takut tentang bayimu, apakah akan baik-baik saja. Aku hanya ingin menyampaikan satu hal. Kamu harus yakin, bahwa apa yang dulu kamu ucapkan saat menikah, kamu akan memenuhinya. Ragata adalah belahan jiwamu yang lain. Di saat kamu gundah, hubungi dia, ceritakan isi hatimu. Jangan biarkan kamu sendiri yang berpikir. Okey?”
Hot Chapters