Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Aku hancur dalam diam Hatiku terluka amat dalam Sesak memenuhi dada Namun sesal Membingungkan rasa Otakku berpikir Penuh rasa Ego menyiksa Namun agama menjaga Tuhan Aku hancur dalam diam Luka menganga lebar Menyakiti raga dan jiwa Kenyataan Pahit Yang diterima Menyiksa seluruh jiwa Malam tiba Aku terbangun dengan dia menatap cemas disisi ranjang "Jam berapa sekarang yang ?"tanyaku menguatkan jiwa "Ada apa?" Tanyanya
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai lirik the tormented
Baca
+Pustaka
KAU HANCURKAN HATIKU, KUHANCURKAN ISTANAMU

KAU HANCURKAN HATIKU, KUHANCURKAN ISTANAMU

Sahut mereka serentak, setelah mandornya tersebut pergi, tidak jarang dari mereka merutuki bahkan menyumpahi mandor tidak memiliki hati tersebut. “Dia kira kita ini robot apa, si-alan!” Umpat salah satu tukang, yang sebenarnya perutnya sudah melilit karena lapar. Dia sudah berencana akan istirahat makan tadi, tapi ia pertahankan, tidak ingin teman-temannya ikut dapat imbasnya. “Ini semua gara-gara kau.” Salah satu kuli menunjuk wajah Azzam dengan tatapan bengis.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai lirik the tormented
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Aaron berteriak frustrasi. Putri Timur menutup matanya, mengangkat wajahnya ke langit. Ia mulai menyanyikan sebuah lagu—bahasa yang tidak dikenali siapapun di sana. Suaranya bening, tapi menyakitkan, seperti mengingatkan setiap pendengar pada kehilangan terbesar mereka. Ilham yang sedang bertarung bahkan sempat terpaku. "Apa… ini?" Lelana menjawab lirih, "Itu lagu pemanggilan roh naga. Lagu terakhir."
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai lirik the tormented
Baca
+Pustaka
Hati yang Kau Sakiti

Hati yang Kau Sakiti

Arka mengepalkan tangannya begitu kuat hingga kuku-kuku jarinya memutih. Urat-urat di dahinya menonjol, napasnya sudah memburu hebat. Suara rekaman yang terus berputar di telinganya seperti belati tajam yang menusuk hatinya berulang kali. Rekaman itu membongkar seluruh kebohongan dan kebusukan yang selama ini disembunyikan oleh Lita, istrinya.
1051.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai lirik the tormented
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

tanya Charlotte dengan kebingungan. "Melodi Neraka ini memang merepotkan," kata Luther dengan dahi berkerut. "Luther!" teriak sekumpulan orang dari Sekte Akasa yang bergerak mendekati mereka. Chelliny yang berlari di depan, mengeluarkan sebotol obat dan memberikannya pada Luther. "Ini adalah pil penawar, cepat diminum. Seharusnya bisa menangkal kabut beracun ini." "Nggak ada gunanya, ini adalah Melodi Neraka," jawab Luther menggelengkan kepala.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120.0K kali sebagai lirik the tormented
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Terjerat Pesona CEO Dingin

Terjerat Pesona CEO Dingin

Mikhail merasa dirinya berada di tepi jurang kehancuran, dan ia ingin berteriak, mengeluarkan segala rasa sakit dan frustrasinya. Namun, tenggorokannya terasa tersumbat, seperti ada batu besar yang menahannya untuk bicara. Ia hanya bisa bergumam, suaranya nyaris tak terdengar di ruang kantornya yang sepi. “Kumohon... jangan kau, Astoria. Biarlah semua orang mengkhianatiku, biarlah semua pergi, asal jangan kau,” ucapnya getir, seolah berbicara pada dirinya sendiri.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai lirik the tormented
Baca
+Pustaka
Turbulensi Cinta

Turbulensi Cinta

Dia berkata didalam hati : “Maafkan aku Angel? Aku tidak bisa membagi hatiku denganmu. Delima meskipun sudah meninggal dunia dia masih tetap menguasai hatiku.” Tak berapa lama kemudian Tuan Aksara mulai tertidur dengan lelap. Angel memandang wajah suaminya yang sudah tertidur. Dia bergumam : “Sampai kapan kamu memberi sedikit hatimu untukku? Apakah aku kurang sabar menemani hidupmu.” Dia merasakan rasa perih dihatinya. Dia menyadari hidupnya telah larut dalam permainan yang dia ciptakan. Namun dia harus bertahan dalam pernikahannya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai lirik the tormented
Baca
+Pustaka
PUTRI PENGUBAH TAKDIR ELYSIA

PUTRI PENGUBAH TAKDIR ELYSIA

Kepalaku kembali berdenyut nyeri, pikiranku serasa diobrak-abrik oleh nada-nada yang salah itu. Aku bisa "merasakan" frekuensi koruptif Vane Morwen sebagai benang-benang kusut berwarna hitam yang menjalar liar, dan "melodi es"-ku adalah upayaku yang putus asa untuk meluruskan atau memutus benang-benang sialan itu satu per satu. "Liora, bertahanlah!" teriak Arista, suaranya tegang. Ia dan Riel tidak tinggal diam.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai lirik the tormented
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Masa Lalu

Terjerat Cinta Masa Lalu

cetus Tia. "Maaf ya bukannya ngusir, tapi aku mau istirahat, badan aku terasa sakit banget, kayak masuk angin," elak Karina mencoba menghindari pertanyaan Tia. "Mau aku kerokin nggak?" tanya Tia, menawarkan bantuan. "Nggak … Nggak usah, aku nggak biasa dikerok, nanti juga sembuh sendiri kalau udah minum obat," imbuh Karina, mencoba mencari alasan.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai lirik the tormented
Baca
+Pustaka
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Your face it haunts my once pleasant dreams Your voice it chased away all the sanity in me These wounds won't seem to heal, this pain is just too real There's just too much that time cannot erase When you cried, I'd wipe away all of your tears When you'd scream, I'd fight away all of your fears And I held your hand through all of these years And you still have all of me I've tried so hard to tell myself that you're gone But though you're still with me, I've been alone, I'm alone When you cried, I'd wipe away all of your tears When you'd scream, I'd fight away all of your fears I held your hand through all of these years You still have all of me….” Source: LyricFind Meskipun suara Ayla cukup
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai lirik the tormented
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status