Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Miliknya yang mana? "Mijn kind..." Anakku? Anak yang mana?! Dengan gugup, Dena berusaha untuk duduk dan melongok ke bagian bawah ranjang Aurora. Tetapi ternyata kosong. Hanya ada boneka barbie tergeletak sendirian. Dena dengan cepat meraih boneka itu, lalu kembali meletakkannya di atas ranjang. "Ayo, kita bermain. Kita bermain boneka..."
3.7K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as lirik to the bone
Read
+Library
SUN TO YOUR NIGHT

SUN TO YOUR NIGHT

“Apa kau ingin aku menjadi seperti boneka?” “Bukankah itu lebih baik ketimbang kau turun langsung untuk membunuhnya sedangkan kau tahu kalau kau tidak akan bisa melakukannya. Kau akan kalah dengan mudah di tangan lelaki tidak perasaan itu,” ujar Eliot, menakut-nakuti. Bahkan tanpa berkata seperti itu pun, hanya dengan mendengar nama Noah saja sudah bisa membuat Connor gelisah. Eliot benar-benar pintar dalam menemukan titik lemah lawannya, dan dia bangga akan hal itu. “Tenang saja, aku pasti akan membunuhnya dan memberikan kepalanya untuk kau pajang di depan pintu masuk perusahaan ayahnya itu!”
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 530 Times as lirik to the bone
Read
+Library
Aku Bangkit dari Lembah Neraka

Aku Bangkit dari Lembah Neraka

Satu mata raksasa terbuka. Berwarna merah tua, seperti inti bumi yang terpapar. Lalu suara itu terdengar. GRRRRRRROOOOOOM! Suara berat, dalam, seperti gunung yang bangun dari tidur ribuan tahun. Lava Maw langsung menjatuhkan diri ke tanah. “S-STONEFLAME SENTINEL…!” teriaknya panik. “Yang paling dekat… terbangun!”
108.0K viewsOngoingAdded to Library 286 Times as lirik to the bone
Read
+Library
Tabib Desa, Pemikat Para Pria

Tabib Desa, Pemikat Para Pria

Ucapan itu dilantunkan bersama, pelan namun teratur, diulang sebanyak tiga kali hingga gema suaranya seakan memenuhi seluruh ruangan yang gelap. Setelah itu, Draven mengangkat sebuah boneka dari antara benda-benda yang tersusun. Wujudnya buruk rupa, seolah dibentuk dari niat yang kelam. Bau busuk yang menyertainya menusuk tajam, membuat udara di sekitar terasa semakin sesak.
635 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as lirik to the bone
Read
+Library
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

"BILANG DIA BERHENTI MAIN-MAIN DENGAN MIMPI DAN BONEKA-BONEKAAN INI! BILANG DIA DATANG LANGSUNG! DAN BILANG DIA—" Aku mengambil napas. "—BILANG DIA TIDAK PERLU MENYIAPKAN MEJA PEMURNIAN, KARENA MALAM INI AKU SENDIRI YANG AKAN MENGHANCURKAN SAYAP HITAMNYA!" Diam. Boneka itu menatapku. Mata kosongnya berkedip—sekali, dua kali. Lalu dia tertawa. Kali ini tawanya nyaring, pecah, seperti kaca jatuh di lantai marmer.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as lirik to the bone
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.6K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as lirik to the bone
Read
+Library
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Rika tertawa melihat boneka dengan poni berwarna-warni itu bergerak melompat kecil kesana kemari. “Diminum, Mas.” Zahra mempersilakan Indra. Dia ikut tertawa saat menatap boneka yang tadi dibawakan oleh Indra. Wanita itu melirik ke arah Indra yang menyibukkan diri dengan ponsel. Saat mata mereka berpandangan, Zahra melipat kedua tangan di dada sambil mengangkat dagu. Wanita itu seolah mengatakan kalau semua kekhawatiran Indra tadi tidak perlu sama sekali. Alih-alih mengganggu psikisnya karena dekat dengan Indra, anak itu justru terlihat kesenangan dan seperti lupa dengan sakitnya.
1018.0K viewsOngoingAdded to Library 448 Times as lirik to the bone
Read
+Library
Istri Boneka Sang Presdir

Istri Boneka Sang Presdir

kata Arsenio. Hanna mencibir, “Semua orang sering menyamakanku dengan boneka, jadi kamu juga bisa menganggapku sebagai boneka pemuas nafsu.” Kedua mata Arsenio menggelap, dia tampaknya tidak senang dengan ucapan Hanna. “Aku tidak ingin bermain dengan boneka.” “Lalu apa yang harus kulakukan? Terus menatapmu meski aku tidak menyukainya?” tanya Hanna.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as lirik to the bone
Read
+Library
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.9K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as lirik to the bone
Read
+Library
Born Again

Born Again

Ia ingin menangis, melihat penderitaan hidupnya terinjak-injak di bawah kaki anak konglomerat. Tiba-tiba, Bruak! Dia merasa sesuatu mendorongnya jatuh. Sesuatu yang besar dan keras. Sepertinya dia baru saja menabrak tiang beton, lalu jatuh terguling ke tanah. Lengannya terasa sakit, begitu juga kakinya yang masih belum sembuh. Dia mengaduh kesakitan. Kruk yang dia pakai patah di salah satu sisi. Membuatnya ingin mendamprat siapapun yang menabraknya tadi.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as lirik to the bone
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status