Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Membawa Lari Anak Duke

Membawa Lari Anak Duke

Kecuali dua wanita yang berada di samping kiri yang tengah memasang wajah tenang, namun dirinya tidak dapat dibohongi jika keduanya kini tengah menahan kemarahan yang meletup-letup seperti ingin memuntahkan lahar panas ke wajahnya "Duchess, maaf saya harus mengadu hal ini kepada anda" Verona menoleh untuk memperhatikannya "Ada apa lady Bone?" Lady Bone menghela nafas,"Akhir-akhir ini saya tidak kebagian gaun di butik anda" wajah nya tertekuk, seolah dirinya tidak dibelikan sebuah mainan oleh orangtuanya
107.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 152 fois en tant que lirik to the bone
Read
+Librairie
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Miliknya yang mana? "Mijn kind..." Anakku? Anak yang mana?! Dengan gugup, Dena berusaha untuk duduk dan melongok ke bagian bawah ranjang Aurora. Tetapi ternyata kosong. Hanya ada boneka barbie tergeletak sendirian. Dena dengan cepat meraih boneka itu, lalu kembali meletakkannya di atas ranjang. "Ayo, kita bermain. Kita bermain boneka..."
3.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 122 fois en tant que lirik to the bone
Read
+Librairie
SUN TO YOUR NIGHT

SUN TO YOUR NIGHT

“Apa kau ingin aku menjadi seperti boneka?” “Bukankah itu lebih baik ketimbang kau turun langsung untuk membunuhnya sedangkan kau tahu kalau kau tidak akan bisa melakukannya. Kau akan kalah dengan mudah di tangan lelaki tidak perasaan itu,” ujar Eliot, menakut-nakuti. Bahkan tanpa berkata seperti itu pun, hanya dengan mendengar nama Noah saja sudah bisa membuat Connor gelisah. Eliot benar-benar pintar dalam menemukan titik lemah lawannya, dan dia bangga akan hal itu. “Tenang saja, aku pasti akan membunuhnya dan memberikan kepalanya untuk kau pajang di depan pintu masuk perusahaan ayahnya itu!”
1017.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 525 fois en tant que lirik to the bone
Read
+Librairie
Aku Bangkit dari Lembah Neraka

Aku Bangkit dari Lembah Neraka

Satu mata raksasa terbuka. Berwarna merah tua, seperti inti bumi yang terpapar. Lalu suara itu terdengar. GRRRRRRROOOOOOM! Suara berat, dalam, seperti gunung yang bangun dari tidur ribuan tahun. Lava Maw langsung menjatuhkan diri ke tanah. “S-STONEFLAME SENTINEL…!” teriaknya panik. “Yang paling dekat… terbangun!”
107.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 267 fois en tant que lirik to the bone
Read
+Librairie
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Dan organisasi sisa baru saja menemukan cara paling keji untuk menghancurkan semuanya dari dalam. Pagi menyingsing. Kara bangun lebih dulu, duduk di tepi tempat tidur sambil memandang tubuh telanjang orang dewasa di sekitarnya. Ia berbisik pelan ke boneka dinosaurusnya: “Aku tidak takut lagi. Suatu hari… aku juga mau coba.” Deg!
9.8116.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 4.4K fois en tant que lirik to the bone
Read
+Librairie
Tabib Desa, Pemikat Para Pria

Tabib Desa, Pemikat Para Pria

Ucapan itu dilantunkan bersama, pelan namun teratur, diulang sebanyak tiga kali hingga gema suaranya seakan memenuhi seluruh ruangan yang gelap. Setelah itu, Draven mengangkat sebuah boneka dari antara benda-benda yang tersusun. Wujudnya buruk rupa, seolah dibentuk dari niat yang kelam. Bau busuk yang menyertainya menusuk tajam, membuat udara di sekitar terasa semakin sesak.
482 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 11 fois en tant que lirik to the bone
Read
+Librairie
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

"BILANG DIA BERHENTI MAIN-MAIN DENGAN MIMPI DAN BONEKA-BONEKAAN INI! BILANG DIA DATANG LANGSUNG! DAN BILANG DIA—" Aku mengambil napas. "—BILANG DIA TIDAK PERLU MENYIAPKAN MEJA PEMURNIAN, KARENA MALAM INI AKU SENDIRI YANG AKAN MENGHANCURKAN SAYAP HITAMNYA!" Diam. Boneka itu menatapku. Mata kosongnya berkedip—sekali, dua kali. Lalu dia tertawa. Kali ini tawanya nyaring, pecah, seperti kaca jatuh di lantai marmer.
104.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 138 fois en tant que lirik to the bone
Read
+Librairie
Hadirmu Menghancurkanku

Hadirmu Menghancurkanku

Lia berteriak ketakutan "Tolong jangan siksa lagi aku mas, tolong..."Suara Lia terdengar lemah. Dia tidak punya tenaga lagi, dan tubuhnya lemah sekali. "Mbak, maafkan aku. Ini aku Bani. Ayo mbak..." Lia berlahan kembali kedunia nyata setelah mendengar nama Bani. Lia memeluk Bani. "Terimakasih sudah datang, aku takut sekali" Lia menangis.
7.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 292 fois en tant que lirik to the bone
Read
+Librairie
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 212 fois en tant que lirik to the bone
Read
+Librairie
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Rika tertawa melihat boneka dengan poni berwarna-warni itu bergerak melompat kecil kesana kemari. “Diminum, Mas.” Zahra mempersilakan Indra. Dia ikut tertawa saat menatap boneka yang tadi dibawakan oleh Indra. Wanita itu melirik ke arah Indra yang menyibukkan diri dengan ponsel. Saat mata mereka berpandangan, Zahra melipat kedua tangan di dada sambil mengangkat dagu. Wanita itu seolah mengatakan kalau semua kekhawatiran Indra tadi tidak perlu sama sekali. Alih-alih mengganggu psikisnya karena dekat dengan Indra, anak itu justru terlihat kesenangan dan seperti lupa dengan sakitnya.
1017.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 437 fois en tant que lirik to the bone
Read
+Librairie
Dernier
1
...
34567
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status