Setahun Tanpa Sentuhanmu
Satu pun tak bersisa, meskipun itu video pribadi milik Yustina.
"Kalian, ya!" geram Yustina.
"Kenapa?" bentak Farel disertai delikan.
"Kenapa, sih, kalian terus memojokkan aku?" Suara Yustina mulai bergetar, menahan tangis.
"Yus, sadarlah. Usiamu semakin tua dan kelakuanmu harus berubah jika ingin punya masa depan dan membangun keluarga yang baik. Carilah lelaki yang benar-benar mencintaimu dan masih single. Jangan lagi mempermainkan hati semua orang apalagi menyakitinya. Kamu sudah kehilangan banyak dengan tingkahmu selama ini bahkan bayi yang kamu miliki saja sudah tiada. Apa kamu juga akan kehilangan kami sebagai sahabatmu dan sebentar lagi kamu pasti kehilangan keluarga jika terus-terusa