Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Love you forever

Love you forever

Memiliki pekerjaan yang menjanjikan bagi karir dan hidupnya di masa depan. Andrea tidak perlu berbagi kepada siapa pun sebab ia hanya sendiri di dunia ini. Andrea Smith lahir sebagai yatim piatu dengan asal-usul yang tidak jelas. Jadi sampai dewasa Andrea merasa dirinya hidup untuk berjuang sendiri di dunia ini. Ia tidak butuh relationship yang mendalam dalam lingkungan social. Cukup dalam bisnis dan tetangga-tetangga dekat rumahnya. Andrea juga tidak berniat terjerumus dalam hubungan rumit yang diimpikan banyak wanita. Baginya laki-laki hanya makhluk merepotkan yang selalu menginginkan pelayanan. Dan Andrea bukanlah budak. Baginya hidup ini adalah permainan. Andrea beranggapan ia dilahirkan
9.92.7K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as living forever
Read
+Library
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Rahasia hidup abadi? Charlotte Shimon mengerutkan alisnya. Tidak ada yang dapat hidup abadi di dunia ini. Di masa lalu, demi hidup abadi, raja-raja menggunakan pil dewa, namun tidak ada yang berhasil bahkan berakhir dengan mengenaskan. Mengapa Kakek Graham ini terobsesi dengan ini?
9.41.7M viewsCompletedAdded to Library 46.1K Times as living forever
Show Reviews (279)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Read All Reviews
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

bisiknya. Rafa mengangguk perlahan. “Ayahku masih di sini. Tidak dalam bentuk yang bisa disentuh… tapi dalam setiap hal yang hidup.” Sera menatap sekeliling ruangan yang kini redup. “Mungkin... ini cara semesta mengatakan bahwa manusia tidak perlu abadi, selama cinta mereka tidak hilang.” Rafa tersenyum samar. “Ya. Dan mungkin, inilah arti sebenarnya dari Eterna — bukan keabadian tubuh, tapi keberlanjutan hati.”
1.2K viewsCompletedAdded to Library 26 Times as living forever
Read
+Library
O, Yang Mulia!

O, Yang Mulia!

"Ehem... Baiklah, biar aku lanjutkan pidatoku." O tidak bisa mengeluarkan suara apapun selain bunyi-bunyian yang tidak berarti. Rahangnya patah dan tidak memungkinkan lagi untuk mengolah suaranha menjadi kata-kata. "Kalian akan hidup bersamaku dalam keabadian," tutur Livor, melanjutkan pidatonya. "Sebagai kristal inti, kalian tidak akan bisa bergerak, tapi jangan kahwatir. Sebab aku, Baro Livor Victus, akan membereskan semua urusan kalian yang belum selesai sampai sekarang."
104.3K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as living forever
Read
+Library
Langkah di Jalan Keabadian

Langkah di Jalan Keabadian

Pandangannya menyapu sekeliling—altar yang hancur, tanah retak, dan langit dunia kuno yang kini tampak redup, seolah kehilangan inti kehidupannya. "Dunia ini…" gumamnya pelan. "Tidak akan bertahan lama," jawab Shen Long. "Paling lama dua hari. Setelah itu, segalanya akan runtuh dan kembali ke kehampaan." Heylong yang sejak tadi diam akhirnya bersuara, nadanya rendah dan berat. "Jika kita terlambat keluar, kita akan terkubur bersama dunia ini." Ye Tian mengepalkan tangannya perlahan. Tatapannya mengeras, namun tetap tenang.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 265 Times as living forever
Read
+Library
Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku

Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku

Lalu, mengeluarkan kartu bank dari sakunya dan memberikannya pada putriku, menatapnya dan berpesan. "Kiara, selama kamu tinggal di luar, kalau kamu butuh apa pun, beli saja sesukamu. Kata sandi kartu banknya adalah tanggal ulang tahunmu." Lalu dia mengambil sekotak cokelat yang dipegang Selena dan memberikannya pada putriku. "Oh, ya, ini cokelat kesukaanmu. Kemarin aku tidak menemanimu merayakan ulang tahun, sekotak cokelat ini sebagai gantinya."
46.5K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as living forever
Read
+Library
Aku Masih Hidup, Mas

Aku Masih Hidup, Mas

Sigap Fatih mengambil tisu dan memberikannya pada Mama Alya tersebut. "Tante rindu dengan kehidupan Tante dahulu, Fatih. Saat Alya masih hidup dan Om dalam keadaan sehat. Nyatanya hidup sudah tak sama lagi. Tante merasa tidak kuat. Beberapa kali dalam tiga tahun, Tante pernah berpikiran untuk mengakhiri hidup." "Tante jangan bicara seperti itu!"
108.0K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as living forever
Read
+Library
Love of My Life

Love of My Life

"Passwordnya Bang?" "Love you forever Pandanus. Lovenya di ketik el, u, ve. Younya huruf U besar. Forevernya diketik angka 4 dan ever. Pandanusnya diketik biasa." Pandan nyengir. Password suaminya ini selain riweuh ternyata juga bermakna. Ia memasukkan namanya juga. Hanya saja dalam bentuk latin. Pandan kan bahasa latinnya Pandanus. Setelah password terbuka, Pandan segera mengakses aplikasi Face Book. Ia kemudian mengetik nama Raditya Syailendra di kolom pencarian orang. Menekan keyboard beberapa kali sebelum akhirnya tersenyum puas.
9.921.7K viewsCompletedAdded to Library 823 Times as living forever
Read
+Library
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Uwak terkekeh, "Alhamdulillah, hadiah ulang tahun katanya." Adia memandang uwak dan suaminya yang masih tetap mesra meski usia sudah beranjak senja. Keduanya bergandengan tangan, sesekali saling melemparkan tatapan dan tersenyum. Adia jadi berpikir, bisa nggak ya seperti itu bersama Hanif? Tetap berpegangan tangan sampai tua, saling mencintai, menikmati petang bersama semburat jingga, menyesap teh di beranda.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as living forever
Read
+Library
Love and beautiful life

Love and beautiful life

Feno mulai bergeming kemudian menggeliat ke kanan dan kekiri seperti cacing kepanasan. “Sebentar aku mengumpulkan nyawaku terlebih dahulu,” ucap Feno berusaha bangkit. Aku keluar dari kamar dan melihat Daisy yang sudah duduk manis di ruang tengah sambil memainkan gadgetnya, aku memperhatikan matanya yang sebab akibat menangis tadi malam. Dia mengalihkan pandanganya sejenak dari gadgetnya dan menyapaku “Good Morning Joy.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as living forever
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status