Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AMORAGA

AMORAGA

"Enggak! Lo harus bales!" "BIG NO! Mau di taro di mana harga diri gue?" Amora menyilangkan kedua tangannya. Untuk apa membalas pesan dari Raga? Bagaimana jika Raga hanya iseng karena ingin tahu apakah Amora membalas atau tidak? Pikiran licik seorang Raga siapa yang bisa menebak? "Yaelah, pake mentingin harga diri. Nanti gue taro harga diri lo disamping harga promo sandal jepit di Ramayana."
109.2K viewsOngoingAdded to Library 367 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Sejak saat itu, aku terjebak dalam rutinitas rumah tangga selama delapan belas tahun. Sampai akhirnya, kematian yang benar-benar membebaskanku. Aku hanya bisa diam melihat Satria membawa selingkuhannya pulang ke rumah. Mertuaku dengan antusias menyiapkan banyak makanan untuk menyambut wanita yang sudah mengandung cucunya itu. Menurutnya, "Wanita yang nggak bisa punya anak, sama saja kayak kotoran nggak berguna!"
7.9K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Hayu

Hayu

tanya Jelita, dia tidak mau salah bicara kali ini. “Antarkan ke rumah, Bisma juga ada di rumah. Apa kamu tidak ingin menemuinya lagi?” “Baik, Mi.” Singkat dia menjawab, moodnya sedang tidak bagus gara-gara omongan Bu ayu. Seumur-umur baru kali ini, ada yang bersikap ketus padanya. Apalagi ini calon mertuanya, yang akan menerima suntikan dana darinya. Mereka sampai di kediaman Adibrata, bu Ayu turun, “Kamu nggak mampir dulu?”
105.2K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Koma

Koma

Sebuah benda tipis terjatuh dari sela-sela lipatan sapu tangan tersebut, Rimba memungutnya dari lantai. Bola mata Rimba melebar tak percaya mendapati sobekan kertas kecil dengan tulisan awut-awuttan, tapi untung masih bisa dibaca. Rimba membaca sekali lagi secara perlahan, menajamkan penglihatanya. Namun tulisan itu masih tetap sama. Temui gue di atap besok. ========================== ============== Salam hangat dari perempuan yang hobi gantungin
102.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Tentu Minra tidak ingin sikap angkuhnya terlepas di hadapan Mirae hanya sikap baik kepadanya. “Jika kau ingin sakit, tidak masalah. Jadi, mau masuk ke dalam?” Tidak ada salahnya mengikuti Mirae ke dalam rumah, dengan begini sebagian waktunya bermanfaat beramah tamah dengan Nyonya Muda yang sewaktu-waktu bisa dijadikan alat pelindung baginya jika ada orang mengancam nyawa Minra. Di tambah, dia belum sama sekali masuk ke dalam rumah yang sejatinya milik Yosihara, mata Minra terpukau oleh luasnya rumah dan betapa bersihnya setiap sudut ruangan. Perabotan ditata apik oleh si pemilik, dari yang kecil sampai besar, dan dari yang terpakai sampai yang jarang terpakai. Mata Minra melebar sekitaka kal
103.7K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
MATI RASA

MATI RASA

Mereka semua masuk kedalam rumah sederhana itu, meski sederhana tapi sangat nyaman tata ruangnya pun sangat rapi dan enak dipandang. Saat pertama kali masuk ke rumah abi Ilyas mata Farhan langsung terfokus pada tirai yang membatasi antara ruang tamu dan ruang tengah rumah itu. Farhan beserta asistennya menjatuhkan b***ng di atas sofa usang yang warnanya sudah pudar. "Sebentar ya, abi siapkan teh hangat!" Tutur abi Ilyas pada Farhan dan asisten pribadinya.
107.2K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Juga ada rak sandal dan sepatu, yang teronggok di sudut dinding sebelah pintu masuk. "Apa-apaan ini?" Bu Salma merasa aneh. Sekali lagi ia memindai keadaan di sekeliling rumah. Memastikan bahwa ia tidak sedang salah alamat. Dan ternyata ia memang tak salah. Ini memang benar-benar rumahnya. "Ma, kok, rumah kita seperti ada yang menempati?" tanya Kania tak kalah heran. "Coba ketuk saja pintunya, Ma!" seru Ammar.
5.713.5K viewsOngoingAdded to Library 270 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Sarah terus bicara sambil berjalan masuk ke rumah, seolah-olah rumah ini miliknya. “Wow, lukisan ini Rangga bawa dari Milan, ya?” ucapnya sambil menunjuk lukisan dekat tangga lantai dua. “Nggak kusangka dia benar-benar membelinya. Sayangnya, Bastian nggak izinkan aku memilikinya. Kalau nggak… mana mungkin aku rela melepasnya ke Rangga?” Senyumnya licik, matanya mengedip penuh ejekan.
28.2K viewsCompletedAdded to Library 648 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Mata Batin

Mata Batin

Ronald turun dari ranjang mengenakan kimono dan keluar mengunjungi wanita simpanan di dalam rumah. "Mirna," panggil Ronald lirih di depan pintu kamar bawah. Ceklek Mirna membuka pintu perlahan. Wajah manis wanita itu telihat memesona. Membuat Ronald untuk segera menyantap hidangan utama. Tubuh Mirna tertutup pakaian tipis transparan membuat gairah Ronald terpancing kembali. Mirna tahu lelaki itu pasti datang. Ia juga telah melakukan ritual mantranya setiap hari.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 482 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Love in Kyoto

Love in Kyoto

Nigeru tame ja naku yume ou tame ni Tabi ni deta hazusa tooi natsu no ano hi Ashita sae mieta nara tame iki mo nai kedo Nagare ni sakarau fune no you ni Ima wa mae he susume Kurushimi no tsukita basho ni Shiawase ga matsu toiu yo Boku wa mada sagashite iru Kisetsu hazure no himawari Kobushi nigirishime asahi wo mateba Akai tsume ato ni namida kirari ochiru Kodoku ni mo nareta nara Tsuki akari tayori ni Hane naki tsubasa de tobi tatou Motto mae he susume Amagumo ga kireta nara
102.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status