Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Wanita Matre

Cinta Wanita Matre

Matanya dan tangannya harus membuktikan secara langsung. Ananta menunjukkan toko 2 pm terdekat, yang kebetulan searah dengan jalan pulang. Tokonya cukup besar, hampir setengah lahan parkir dipenuhi oleh kendaraan. Pertama kali masuk, ia langsung memberikan satu poin, ada seorang pegawai yang menyambut ramah di pintu masuk. Di langkah kedua, ia kembali memberikan satu poin untuk desain dan interiornya. Tapi ia ingat, yang akan ia nilai adalah kualitas produk. "Tempatnya cukup keren." komentar Gabby yang lebih dulu melangkah maju, melihat pakaian yang digantung.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
BATARI

BATARI

Matanya terkunci pada Batari. Gadis yang enam bulan lalu merintih hancur di bawah kakinya kini duduk dengan keanggunan seorang dewi yang baru saja bangkit dari makam marmer. Kulit Batari putih pucat, berkilau di bawah lampu remang, seolah nyamuk pun tak akan berani menyentuhnya.
10581 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Senja di Matamu

Senja di Matamu

Siku dan telapak tangannya memar karena jatuh di tangga, dan dia gemetar kesakitan saat mencucinya. Cat merah menutupi rambut, leher, dan kaos putihnya. Air tidak bisa membersihkannya, jadi dia hanya bisa bertahan dalam keadaan berantakan ini. Nina masuk, membuka setiap pintu toilet, memeriksa untuk memastikan tidak ada orang di sana, lalu mencuci tangannya juga. Dia dilindungi dengan baik oleh Chaz, hanya beberapa tetes cat yang terciprat ke sepatunya. Dia tersenyum puas pada Tania di cermin.
23.2K viewsCompletedAdded to Library 673 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Ranjang Panas Tuan Saga

Ranjang Panas Tuan Saga

Di ruang tamu, Saga duduk santai di sofa kulit, tubuh tegapnya tampak jelas dalam pencahayaan ruangan. Di meja, ada sebotol anggur merah kelas atas dari Paris Marrior. Cairan merah gelap itu bergetar pelan di ujung jarinya yang ramping, terlihat seperti mandala yang mekar di neraka. Punggung Yeni terasa dingin. Namun dia tetap melangkah maju, meskipun langkahnya begitu berat dan kakinya gemetar.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
pintaku sambil menyunggingkan senyum termanis dan mataku mengedip-ngedip manja. “Sakit mata, ya?” tanyanya membuatku mencibir. “Bentar, aku ambil dompet dulu.” Aku mengangguk dan sedikit mengintip ke kamar Mas Wira. Namun, belum sempat menyembulkan kepalaku, Mas Wira langsung keluar kamar dan menutup rapat pintu kamarnya. “Dilarang ngintip.” ujarnya. “Pelit.” gumamku. Kami berjalan ke luar rumah. Aku belok ke arah garasi.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Tatapan matanya penuh misteri, apalagi saat aku mendekatinya. "Kamu siapa?" tanyaku, sedikit bingung. "Lho, harusnya aku yang nanya ke kamu. Kamu itu siapa? Dan ada keperluan apa di sini?" Dia malah bertanya balik, seolah-olah dialah Salwa, pemilik rumah ini. Aku gak boleh terkecoh, mungkin wanita ini adalah salah satu komplotan Mas Andra yang mau menjebakku. "Kamu Mbak Salwa kan?" ucapku tersenyum. "Mbak, ini aku Marni. Masa Mbak lupa sih sama aku, sepupu Mbak Sendiri?"
102.2K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
TEA SOMMELIER GIRL ( GADIS PERACIK TEH)

TEA SOMMELIER GIRL ( GADIS PERACIK TEH)

“Renata-Renata, kamu memang percaya diri sekali, nggak heran Syaron Baskoro menjadikanmu sebagai menantu.” Matsuyama dan Matsumoto, nama yang tak jauh beda, namun sikap mereka begitu bertolak belakang. Aku jadi ingat Paman Matsumoto yang melayaniku dan membantuku di Sapporo. Aku merasa desain ruangan ini sangat mirip dengan ruangan tempat aku tinggal di Sapporo. Tidak mungkin aku berada di Jepang?
102.2K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Kata Ryuzaki Ternyata Aku tidak bermimpi. Di depannya memang terdapat sebuah patung wanita dengan rambut hitam kecolatan. Matanya berwarna biru terbuat dari batu shapire. Dibawahnya dia menggunakan sepatu buludru dengan ukiran disebelah kirinya bertuliskan "Rahasia mutiara Naga Jurus terlarang Dewi Naga kematian. Rahasia harus disimpan"
104.3K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as living room matsunaga san
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status