Terjerat Pesona Sekretaris
Dirgantara menoleh, lalu berkata singkat, “Masuk.”
Pintu terbuka, menampakkan seorang perempuan berpenampilan rapi dengan tablet di tangannya. Lamia berdiri di ambang pintu, ekspresinya profesional, meski sorot matanya sempat beralih cepat ke Sadya.
“Maaf, Pak Dirgantara,” ucap Lamia sopan.
Dirgantara melangkah setengah mendekat. “Sayang, ini Lamia,” katanya tenang. “Sekretaris aku. Dan Lamia, ini Sadya, calon istri saya. Dulunya dia adalah sekretaris saya.”
Bab Populer