Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Riko dan Jejen memegang tanganku dengan kuat, tak memberi ruang untuk melawan. "Matamu bagus sekali. Satu biru, satu hijau. Seperti mata kucing. Atau jangan-jangan kamu keturunan alien?" Bobi melontarkan ledekan, tawanya menggelora di udara. Tiba-tiba, ia menengadahkanku, jari-jarinya menahan kelopak mataku agar tak bisa terpejam. "Mari kita lihat apa yang terjadi kalau mata seperti ini diberi sinar matahari!" serunya, dan aku terpaksa menatap matahari yang begitu menyilaukan. Air mata mulai mengalir dari sudut mataku, kepalaku terasa berputar, dan rasa pedih menjalar. Aku memberontak, tetapi Riko dan Jejen menahan tubuhku, tawa mereka menggelegar di sekelilingku.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as logo mata ejen ali
Read
+Library
LALI

LALI

Harun melemparnya dengan bantal yang sudah komar-kamir. “Tapi perkorone podo, Run” Di lempar lagi bantal itu kewajah Harun. Wajahnya kesal bukan karena di lepar bantal yang sudah komar-kamir melainkan di panggilnya Sodron. Dalam bahasa Jawa, nama Sodron berarti orang yang kurang waras, namun bukan gila. “Wes, kae lho tak gawakne jajan seko emak.” Ia bangkit dan mengambil surat-surat yang betengger di meja. Di masukkan ke dalam laci bawah lemari.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as logo mata ejen ali
Read
+Library
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

Mata Aini awas, mencari keberadaan Iklil, "Percuma Dia tahu wajahku, tapi tidak dengan namaku. Sekali lagi, Aku suka saat bisa mengenali Pria itu, namun Aku tak suka caranya." gerutu Aini, sambil menduduki kembali kursi nya. Tak sengaja, teman sebangku nya mendengarkan kata-kata Aini.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as logo mata ejen ali
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
“Jangan-jangan kamu nggak jodoh sama si Baya.” “Apa sih, Ni. Nggak usah ngaco deh. Yaudah, aku mau lanjut beres-beres dulu. Bye.” Aku segera menutup telpon dari Efni. Ada-ada saja si Efni. Entah siapa yang dia mimpikan. Lagian, siapa pula laki-laki itu? *** “Jodoh Fita ini ada di dua pilihan. Satunya polisi, satunya tentara. Nggak tau yang mana, tergantung pilihan Fita sendiri.” ujar Mama tiba-tiba.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as logo mata ejen ali
Read
+Library
Air Mata Rani

Air Mata Rani

“Bottega Veneta” Namun, sebelum masuk ke toko branded dunia itu mereka sempat menghentikan langkah karena sapaan seseorang. “Vino!” seru seorang pria. Ia dan kakaknya mengalihkan perhatian mencari ke sumber suara yang menyerukan nama sang kakak. Seorang pria yang sangat dikenal oleh mereka berdua. Ya, pria itu adalah Baska yang saat ini tengah berdiri menatap mereka dengan seorang wanita yang merupakan ibu dari pria itu.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as logo mata ejen ali
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

tanya Bintang pada pemilik warung saat dirinya tidak melihat adanya Ocin “Toilet Den,” jawab bapak pemilik warung lantas kembali masuk ke dalam. “Cie... baru bertemu tadi pagi, sudah kangen saja sama si Babu,” ledek Toni. “Sembarangan! Gue takutnya dia balik lagi ke rumah atau nekat masuk kelas,” terka Bintang kemudian mulai menyantap sarapannya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as logo mata ejen ali
Read
+Library
apa elo soulmate gw

apa elo soulmate gw

Sekali lirikan matanya, maka habislah isi kantong lelaki tekurasnya. “Trut….trut…. trut…”, ponselku bergetar. Aku langsung mengangkat Hp yang ada dimeja kerjaku. “Ya halo, kenapa ?? apa? mau ketemu sore ini?, boleh juga oke see you.”, kataku menjawab telepon dari Zaldi. Pria itu selalu saja membuatku terpesona, seakan rasa cintaku tak pernah surut padanya. Ia bagaikan cahaya hidupku, mungkin terdengar berlebihan. Tapi begitulah caraku mengekspresikan cintaku padanya. Sebenarnya tak banyak keistimewa dari seorang Zaldi. Namun justru tak ada keistimewaannya aku makin menemukan sisi istimewa yang tak bisa terungkap lewat kata. Ia seorang karyawan perusahaan swasta di Jakarta, tingginya kurang
1.5K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as logo mata ejen ali
Read
+Library
Batal Akad

Batal Akad

] ["Iya, Ma. Paling main mata doang, siapa tahu emang jodohnya cewek bule, Ma. Pasti cucu mama nanti cakep." [Ga ridho mama kalau kamu sampe dapat cewek bule. Dah, jangan macam-macam!] Tuut...tuut... "Mama kamu?" tanya Farah. "Iya, biasa deh cerewet banget, ga boleh ini, ga boleh itu." Ali memutar bola mata malasnya. "Ya sudah, katanya mau ke minimarket. Jadi ga?" tanya Emir. "Jadi dong, ayoklah. Aku sudah tidak apa-apa," jawab Ali sembari bangun dari duduknya.
9.922.0K viewsCompletedAdded to Library 636 Times as logo mata ejen ali
Read
+Library
Vila Melati

Vila Melati

"Mbak, mata batin pemberian Allah tidak akan hilang oleh ramuan apa pun. Itu spesial dari Allah." "Mbak paham, 'kan?" Ia meraih tanganku, berusaha meyakinkan. Sementara Ayahnya langsung membatuk kering dan Hektor melepaskan genggaman. "Gini loh, Mbak. Mata batin pemberian dedemit selalu ada pantangannya. Terbukti saat Mbak mandi ramuan itu." "Ya, akibat mandi ramuan itu mata batinku tertutup." Aku menunduk, menatap hampa ke lantai restoran.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as logo mata ejen ali
Read
+Library
Terperangkap Cinta Janda Perawan

Terperangkap Cinta Janda Perawan

Pria muda berpakaian hitam itu pun membuka kacamatanya. "E– Ezra?" Beberapa kali Mateo mengedipkan mata. Seakan tidak percaya dengan perubahan penampilan sahabatnya itu. Pemuda itu pun tak segan merangkul Mateo. "Senang, bertemu kembali denganmu, brother!" Mateo membeku di tempat. Sulit percaya saat ia membaca name tag di jas hitam itu. "Ka– kamu CEO di pabrik itu?" "Kamu pikir pabrik terkenal se-Asia itu punya siapa?" tanya balik Ezra.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as logo mata ejen ali
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status