MAWAR
Mawar terpaku, dia merasa sedikit kurang nyaman karena sentuhan Fabio, membuatnya harus selalu waspada.
"Namanya Aji Pangestu, dia dokter handal yang ada di Jakarta."
Dokter Aji adalah dokter yang handal?
Mawar hanya mengangguk sebagai jawaban, lalu suasana kembali hening.
Sebenarnya banyak sekali pertanyaan di kepala Mawar yang ingin dia tanyakan, tapi dia sungkan untuk menanyakannya pada Fabio.
"Ada lagi yang mau kau tanyakan? Tanyakan saja apapun yang membuatmu merasa bingung, jangan sungkan kepadaku," ucap Fabio seakan mengetahui isi kepala Mawar.