Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pena Ajaib

Pena Ajaib

"Pena milik siapa ini?" tanya Ocin seraya mengambil pena yang tergeletak di meja belajarnya. Diamatinya baik-baik pena berwarna kuning keemasan dan hitam yang seimbang itu. Bentuk penanya pun agak antik dan berbeda dengan pena jaman sekarang. Yang lebih aneh lagi, Ocin tidak bisa membuka pena tersebut untuk mengetahui isinya masih atau belum.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as logo pena
Read
+Library
Sebatas Ibu Pengganti untuk Anak Presdir

Sebatas Ibu Pengganti untuk Anak Presdir

Memicingkan matanya, Helena jelas melihat pena itu sangat tidak biasa. “Tidak, pena itu bukan pena biasa.” ucap Helena tanpa sadar. Semua orang melihat ke arah Helena, menganggap kalau Helena terlalu sok tahu! “Pena itu adalah buatan Michelle Geborda. Pena yang rangkanya terbuat dari emas murni, penekan dengan batu berlian, melambangkan kejayaan dan kekuasaan. Ada ukiran di badannya, itu buatan tangan Michelle Geborda yang mulai dia buat dari tahun 1422-1428. Michele Geborda menghabiskan bertahun-tahun waktunya untuk membuat pena itu sebagai hadiah ulang tahun Ayahnya.” ucap Helena, dia terlalu tertarik dengan dunia sejarah dan barang antik, mulutnya terus bicara tanpa dia sadari.
9.7154.4K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as logo pena
Read
+Library
Thousand Years

Thousand Years

Vinia mengiyakan tawaran dari pria itu. ”Baiklah. Aku mau. Lalu apa yang harus aku tulis?” Tanyanya sembari mengambil pena dan kertas. Pria itu tersenyum dan memberikan sebuah pena yang terbuat dari logam. Permukaan nya dihiasi ukiran aneh dan dilapisi emas. Saat Vinia menyentuhnya, ia merasa seperti mengenali pena itu. Seperti ada ikatan dalam antara dirinya dengan pena emas itu.
104.7K viewsOn holdAdded to Library 121 Times as logo pena
Read
+Library
Wanita Pilihan Sang Pewaris

Wanita Pilihan Sang Pewaris

Setelah mengetik itu, muncul beberapa gambar dilayar. “Oh iya benar, ini pena milik Pak Barry,” seru Vanya sambil menunjuk gambar di layar komputer. “Oh, 1.4 juta, haha..., aku kira pena itu harganya ratusan juta,” gelak Vanya sambil tertawa. Adelia menepuk jidatnya sendiri. “Kak Vanya, lihat harga yang tertera di sampingnya.” Vanya kembali melihat layar komputer milik Adelia. “Limited edition Diamante fountain pen by Aurora. Estimasi Harga 1,4 Juta US Dollar atau sekitar 20 Milyar Rupiah.”
1025.2K viewsCompletedAdded to Library 781 Times as logo pena
Read
+Library
SANG PENGGODA

SANG PENGGODA

Nana memberikan sebuah amplop kecil putih kepada Bos barunya itu. Kerut di kening laki-laki itu terlihat lebih jelas. Dia mengambil amplop itu dan mempersilahkan Nana keluar dari ruangannya. Tertulis di halaman belakang Amplop itu sebuah tulisan tangan yang cukup rapi. Teruntuk, Min Sou Jun. Urgent. Keke. Lelaki itu celingukan. Mendadak perasaan laki-laki itu jadi tidak enak.
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 603 Times as logo pena
Read
+Library
Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Hari itu, Zepyr memulai taktiknya. Ia tidak membahas data kritis. Gerakan pertama Zepyr adalah mengambil pena emas dari mejanya. Pena itu memiliki ukiran mahkota kecil di ujungnya, memantulkan sedikit cahaya emas kemerahan dari matanya. Dia membalik pena itu di antara jari-jarinya yang panjang dan elegan, sebuah gerakan yang tenang, namun memancarkan kekuatan yang mengganggu. Eleanora mendapati matanya terpaksa mengikuti gerakan pena itu, seolah-olah pena itu adalah pendulum yang menghipnotis, mengayunkan fokus Eleanora menjauh dari logika dan menuju pada keindahan tangannya yang berbahaya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as logo pena
Read
+Library
POEDJAN

POEDJAN

“Nina!” Nina menoleh ke belakang. Terlihat seorang anak lelaki dengan kemeja putih dan celana pendek yang senada dipadukan dengan kaos kaki putih yang menutupi betis dan sepatu pantofel hitam yang terlihat sedikit kebesaran berlari dengan dua tangkai bunga lili oranye di tangan kirinya. Masih bisa ia lihat tanah menumpuk di sekitar sepatu pantofel hitam yang mengilap itu. Dengan napas yang masih tersengal, lelaki itu berkata, “Ada Ibu tanam lili di belakang rumah. Elok sekali. Warnanya seperti sore, kau tahu? Satu, untukmu.”
105.5K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as logo pena
Read
+Library
LIGNEE

LIGNEE

Aldi memutuskan bertanya pada pelayan toko. “Excuse me..i’m looking for book Toys for Boy’s?” “I remembered we only have one left, maybe it sold.” “Thank you…” “Ayo pergi, aku kelaparan,” kata Rayhan. Mata Aldi malah tertuju pada sebuah pena yang dipajang di etalase toko lalu memerintahkan pegawai toko membawanya ke kasir karena dia berniat membelinya. “Wah lihat harga segitu. Bagaimana kau bisa membayar begitu banyak uang untuk sebuah pena? kau gila!” Rayhan tak habis pikir dengan selera sahabat nya ini.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as logo pena
Read
+Library
Sepanjang Malam Di Pelukan Bosku

Sepanjang Malam Di Pelukan Bosku

Wajahnya lebih tenang dan menatap lembut wanitanya. “Pena ini dibuat saat perayaan hari jadi perusahaan lima bulan yang lalu. Pena ini ekslusif dibuat untuk semua eksekutif. Dan saya meminta nama saya diukir di sana.” Valerie terdiam, alasan Diego terdengar realistis, tetapi ia masih belum percaya seutuhnya. “Lantas, kenapa pena itu ada pada Lila?” “Saya juga tidak tahu. Karena saya tidak tahu siapa saja yang mendapatkannya. Mungkin saja Lila mendapatkannya karena dia adalah kepala divisi.”
101.0K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as logo pena
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status