Shadow of The Past
Dia menatap lurus sosok di hadapannya, menandaskan, “Jangan membahayakan diri lagi.”
Kei terpaku sesaat, kemudian mengulas senyuman. Telapak tangan Airi diraihnya. Seperti biasa, dia mengecup buku-buku jari sang wanita.
“Love me back, then,” tawarnya.
Airi mengerjap, kemudian beringsut mendekat. Tangannya berpegangan pada lengan kokoh sang pria. Dia bersandar pada dada bidangnya, menghirup harum maskulin yang akan sulit dihapus dari ingatan.