Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Itu Omong Kosong???

Cinta Itu Omong Kosong???

(sambil melambaikan tangan) Hari pun berganti hari, bulan berganti bulan, Albert mendatangi rumah Laila dan mengajak Laila untuk pergi kesuatu tempat. Albert pun mengajak Laila kesuatu tempat di tepi danau, ketika sampai disana Albert mengajak Laila untuk duduk disebuah kursi tepat dibawah pohon disana ia memegang tangan Laila menyatakan perasaan nya kepada Laila, “La, aku mencintaimu” Dan Laila pun dengan sedikit tersenyum dan menjawab, “Bert, cinta itu omong kosong, cinta itu tak ada itu hanya perasaan mu saja dan perasaan itu akan berubah dengan sendirinya.”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai love kosong tengah
Baca
+Pustaka
Rumah Kosong di Dusun Angker

Rumah Kosong di Dusun Angker

Sarang laba-laba dan debu tampak menghiasi seluruh rumah kosong ini. “Ternyata tidak ada apa-apa kan kang Jajang?” seru pak kepala dusun. “Maaf pak, sudah merepotkan bapak!” seru Jajang dengan menyesal. Jajang dan warga lainnya sudah bersiap meninggalkan rumah kosong ini, saat telinganya mendengar rintihan dari arah kamar mandi yang tertutup barang-barang yang penuh di rumah ini.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai love kosong tengah
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Tapi jika dibacakan dengan niat yang jernih, dinding itu akan menguat. Kai duduk di lantai, menatap sebuah peta aneh. Peta itu tidak menunjukkan letak geografis, tapi memperlihatkan wilayah emosi dan makna. Di bagian barat kota, ada dataran “Harapan yang Belum Diucap”. Di selatan, tampak sungai “Keraguan Lama”. Tapi yang paling menarik perhatian mereka adalah satu tempat di tengah kota yang belum tertulis sama sekali: “Laman Kosong”.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai love kosong tengah
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Ini adalah ujian bagi anak didiknya. Wa Lang menutup mata, merasakan Symphon yang terluka. Dia merasakan ketakutan planet-planet yang membeku, kebingungan bintang yang nadanya tercekik. Lalu, dia ingat sesuatu. "Jeda Kosmis." Wilayah keheningan terstruktur yang mereka ciptakan untuk menampung Kekosongan. Wilayah itu dirancang untuk tidak berubah, untuk menjadi diam yang stabil. Tapi diam mereka adalah diam yang hidup, yang dipilih, bukan dipaksakan.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai love kosong tengah
Baca
+Pustaka
Brondong Sewaan

Brondong Sewaan

Tak pelak membuatku tertawa nikmat sekali. Tak terasa cangkir kertas kami sudah kosong, malam juga mulai hitam pekat. Anehnya Koswara masih betah duduk beralaskan batu besar yang kasar. Ada tatapan aneh milik Koswara yang menghunus dalam, kulit wajahnya juga memerah entah kenapa. Tangan kanannya bahkan sudah melingkar di pinggangku. Aku bahkan tak sadar akan itu akibat mata elangnya yang kini menjadi pusat perhatianku. Koswara semakin mengikis jarak diantara kami hingga kepalanya sudah mendarat di ceruk leherku menghembuskan napas yang berat dan hangat hingga menyentuh kulit dadaku. Beruntung aku masih cukup waras untuk tidak terbawa suasana. Anehnya aku seperti orang bodoh membiarkan Koswa
1014.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai love kosong tengah
Baca
+Pustaka
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Satu-satunya jalan keluar bagi mereka yang berada di Alam Abadi tingkat keempat adalah kematian. "Hmm, 'Seni Kekosongan Tak Terkalahkan' ini memang misterius dan tak tertandingi. Seni ini membuka kekosongan kecil dan mentransfer kekuatan serangan lawan. Semakin besar kekosongan, semakin banyak kekuatan yang dapat ditampungnya. Seni ini cukup untuk membuat seseorang tak terkalahkan di antara orang-orang di alam yang sama. Seni ini benar-benar layak disebut 'Tak Terkalahkan'', gumam Chen Long. Pada saat ini, lebih banyak informasi tentang "Seni Ketiadaan yang Tak Terkalahkan" muncul di benak Chen Long.
9.1144.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai love kosong tengah
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Baca Semua Ulasan
Bad Agreement
Baca
+Pustaka
Janda Cantik, Ibu Kosku

Janda Cantik, Ibu Kosku

"Nanti siang semua orang kan pergi kerja ya? Rumah kos sepi dong?" Dia mencolek-colek perutku dengan jarinya yang lentik dan nakal, lalu tersenyum menggoda. "Mbak udah siapin kejadian lho buat Mas... Katanya sih Mas jantan? Nanti siang kita buktiin ya... siapa yang bakal nyerah duluan. Mbak udah nunggu banget buat punya Mas sepenuhnya..."
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai love kosong tengah
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Getarannya membuat abu patung batu beterbangan, menyelimuti tubuh Naira seperti kabut dingin. Tiba-tiba, simbol terakhir yang selama ini menyala di bawah tulang selangkanya padam. Kulitnya bersih, tapi terasa kosong. Bukan lega—melainkan kehilangan sesuatu yang tak bisa dijelaskan. “Aku… kosong,” gumamnya. Revan menatap dengan sorot aneh, seolah kasihan tapi juga… puas. “Kosong bukan berarti mati. Kosong artinya siap diisi. Dan pintu terakhir menunggu wadah yang kosong.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai love kosong tengah
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Kaelira memeluk erat anaknya, merasa suhu udara berubah menjadi sedingin pertanyaan yang tak terjawab. Lyrian menjawab pelan, nyaris seperti doa yang terlambat: “Dia… adalah Lembar Kosong. Satu yang tak pernah ditulis. Takdir yang tak pernah dipertimbangkan… karena bahkan para dewa takut dengan keberadaannya.” Lembar Kosong menatap bayi itu. Bukan dengan niat membunuh. Bukan dengan amarah. Melainkan… rasa ingin tahu.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai love kosong tengah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status