Mas Gege, I Love You!
Sempat tak sengaja mataku menangkap dua orang sepasang kekasih yang saling menautkan bibir keduanya sebelum akhirnya payung menghalangi pandanganku dari kedua sejoli di halaman Caffe Move on itu.
Aku menunduk, ikut berlari di tengah guyuran air hujan yang kini mengasihani kami. Lebih tepatnya mengasihani kebodohan kami. "Kamu terlalu idiot, Rin."
"Iya, aku emang idiot, Ra. Tapi kita nggak jauh beda level, kok," kata Karina seraya terkekeh. Aku tertawa sumbang atas guyonannya.
Ah, benar, jangan pernah menasehati orang yang memilih menjadi budak cinta. Atau lebih tepatnya; susah move on.
Hot Chapters