Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LALI

LALI

Mugo-mugo atine cepet lilo legowo, Gusti. Asih berjalan lunglai ke kebun sebelah rumah. Di sana ada beberapa sayuran yang sengaja di tanam Mak Ram. Ada bayam, ketela, kacang tanah, kacang panjang, kemangi, pisang, cabai merah, cabai keriting, dan beberapa aneka sayur lainnya. “Kang, Asih wes menuhi opo sing di karepke sampeyan, opo sampeyan krungu?”
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai lu sicheng
Baca
+Pustaka
SELINGKUH

SELINGKUH

Bersambung. Jangan lupa untuk tinggalkan komentar dan Rate! Terima kasih dan salam manis dari Cherry yang manis. 🍒🌸♥️
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai lu sicheng
Baca
+Pustaka
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

"Iya, mau ngomong penting" "Tuh denger, kan?" "Ok. Kita tunggu disini" ...................................... "Si Lesung Pipi?" "Iya, karna lesung pipi kaka itu tuh" "Hmm...memang jodoh sih mereka berdua ini, Shan. Yang satu Si lesung Pipi, yang satu Brow Eyed Girl. Sama-sama alay"
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai lu sicheng
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa Mutlak

Sang Penguasa Mutlak

“Apa?” Lun Ya mengeluarkan sebuah benda kecil. Sebuah seruling pendek dari giok hijau. Li Jia mengerutkan kening. Ia menunjuk benda tersebut. “Seruling?” Lun Ya mengangguk. Li Jia memiringkan kepalanya. “Apa hubungannya seruling itu dengan kelinci bulan?” “Aih... lihat saja.” Lun Ya tersenyum santai. Li Jia menyipitkan mata.
10485 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai lu sicheng
Baca
+Pustaka
Selir Ke-7

Selir Ke-7

Nihara Xuyue, wanita misterius yang jatuh dari celah dimensi, dituduh penyusup dan dijadikan Selir ke-7 Kaisar Tian Yanzhou. Tak seorang pun tahu, di balik senyum lembutnya tersembunyi kekuatan yang mampu mengguncang langit, Petir Sutra Ketiadaan. Ia bukan sekadar selir, melainkan Saint King dari Alam Ketiadaan. Demi misi rahasia, ia harus menyembunyikan identitasnya, berpura-pura lemah, dan bertahan di tengah kecemburuan Permaisuri serta enam selir lainnya yang ingin menghancurkannya. Namun ketika darah mulai tertumpah dan kekuatan gelap dari Alam Dewa turun, dunia akhirnya menyadari satu kebenaran: “Jangan sentuh Selir Ke-7. Ia adalah kematian yang berwujud keindahan.” Dalam cinta dan
85 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2 kali sebagai lu sicheng
Baca
+Pustaka
Legend of Li Chen

Legend of Li Chen

Xiao Ling menangis sambil menggumamkan nama Feng Mu. Kesedihan masih terasa kental, bahkan setelah tiga hari. Li Chen lebih banyak menghabiskan waktu di pasar dan hanya sesekali mengunjungi Jembatan Yue Long. Jika dia datang pun, dirinya hanya akan langsung pergi ke danau untuk mengguyur tubunya di air terjun yang sangat dingin. Li Chen berada di atap bangunan paling dan memain-mainkan kantong uang di tangannya. Dia baru saja melakukan pencurian dan tidak berniat bersandiwara selayaknya pahlawan kecil seperti sebelumnya.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai lu sicheng
Baca
+Pustaka
Lelakiku Sedingin Es

Lelakiku Sedingin Es

Apakah kata-kata barusan, mampu menohok tepat di hatinya? "Kita akan ke Nabire, tidak begitu jauh dari sini. Ada sungai yang sangat indah, dengan aliran air yang jernih. Nama sungainya, Mayon. Aku pernah pergi ke sana." jelas Prana, akhirnya. Ke sungai? Itu tempat terbuka, Ganis merasa lega. Menyandarkan tubuh di jok, berusaha rileks. Kembali Ganis melihat pemandangan sepanjang perjalanan yang dilalui. Kadang melewati pemukiman yang padat penduduk, atau pohon-pohon yang berderet di tepian jalan.
1050.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai lu sicheng
Baca
+Pustaka
Selìni

Selìni

Agak lama lelaki itu menjawab, lalu satu kata singkat meluncur dari bilah bibirnya, "Semoga." Jawaban itu makin memantik rasa khawatir. Beberapa waktu kemudian, mereka masuk ke pepohonan pinus. Aromanya tajam membuat kepala Elea pening. Belum lagi udara lembab dan pohonnya tumbuh berdempetan, terasa gerah. Benar-benar daerah jarang dilalui. Tak ada tanda-tanda jika ada yg pernah melintas di sini. Lantaran banyak lumut di bawah mereka, mau tak mau Calum yg memimpin langkah terpaksa melambatkan langkah sehingga Elea melakukan hal serupa. Ia tak bertanya alasannya, menyadari tebalnya lumut meski mengenakan alas kaki dengan sol tebal.
979 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai lu sicheng
Baca
+Pustaka
Jejak Luka

Jejak Luka

#Jejak_Luka 1 [Mas, Kapan pulang?] tulis Marini dalam pesannya. Gelisah wanita berperut buncit itu menanti jawaban sangat Suami. Semenit, dua menit, hingga satu jam berlalu, pesannya tak kunjung terjawab. [Mas, perutku mulai mules] tulis Marini lagi, tapi lagi-lagi tak terbalas. Sibuk apa suaminya, hingga tak sempat membaca dan membalas pesannya.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 623 kali sebagai lu sicheng
Baca
+Pustaka
Sang Pengantin Lucchesi

Sang Pengantin Lucchesi

tegas Luca. “Ya-ya, Tuan Besar yang terhormat,” sahut Stefan sambil menyengir. “Sialan,” gerutu Luca. Pria pirang itu kembali memperhatikan Liz. Kini wanita itu telah berbalik untuk mengamati air mancur besar berupa patung wanita Yunani telanjang yang menyangga guci. Stefan yang dari dulu tidak memahami seni selalu menganggap patung itu tidak senonoh.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai lu sicheng
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status