Melati di Kubangan
Ratih yang sejak awal sudah mengantisipasi reaksi keras dari kedua temannya itu berkata dengan ketenangan yang terkendali, "Apa yang salah dengan itu? Aku toh hanya akan bekerja seperti biasa dan cuma pindah meja ke ruangan Pak Lurah. Cuma sesederhana itu kok,"
"Sikapmu yang sok pilon itu lama-lama membuatku muak, Rat," Budi mencela dengan sinis. "Apa Kau sadar, Kau akan berada satu ruangan dengan seekor buaya darat? Sepanjang jam kerja, setiap hari dan seterusnya. Dan entah kapan dirimu akan dimang...."
"Jangan berlebihan," Potong Ratih tak kalah sinis. "Apa Kau juga sadar, jendela ruangannya bisa memuat tiga orang gendut sepertimu?"
Bab Populer