Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
First Love

First Love

“Tangan kamu gimana” “Udah lumayan. Ga bengkak lagi kok, tinggal lecetnya aja neeh kadang masih perih.” “Jangan sering di pake gerak, Lea. Nanti lama keringnya.” “Iya ... kita masuk, yuk.”
1015.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai luka perban di tangan
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

Hanya perban anti air seperti yang biasa diberikan kepada wanita yang baru operasi caesar. Sedangkan untuk luka di tangan itu tidak lagi diperban hanya di plester untuk beberapa yang masih terlihat besar lukanya. "Plesternya nanti diganti setiap habis mandi ya!" pesan dari Silvy yang lagi-lagi dijawab Aida dengan anggukan kepala dan senyum di bibirnya. "Baiklah, sudah selesai. Ini obat-obatannya juga." Silvy menunjukkan dan memberitahukan cara pemakaiannya namun dia tidak memberikan semuanya kepada Aida.
967.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai luka perban di tangan
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Baca Semua Ulasan
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tangannya yang besar bergerak untuk memijat perutnya yang rata. “Apakah itu menyakitkan?” “Tidak. Aku hanya merasa tidak nyaman dan sedikit kembung. Tuan Hank, aku ingin meminta sesuatu.” “Bicaralah,” “Bisakah kamu membelikanku… pembalut?” Pembalut? Dalam sekejap mata Lucas mengerutkan keningnya. Dia tidak pernah membeli sesuatu seperti itu, jadi dia menolaknya.
9.41.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.2K kali sebagai luka perban di tangan
Tampilkan Ulasan (279)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Baca Semua Ulasan
Luka Yang Tak Pernah Selesai

Luka Yang Tak Pernah Selesai

Saat mereka kembali ke mobil, Nira menatap langit yang mulai cerah. “Mungkin luka kita nggak akan pernah hilang sepenuhnya,” katanya lirih. Raka menggenggam tangannya. “Nggak apa-apa. Selama kita nggak jalan sendiri, luka itu cuma pengingat... bukan penjara.” Nira tersenyum kecil. “Kamu yakin kita bisa?” Raka menatapnya penuh keyakinan. “Kali ini, iya. Karena kita udah belajar satu hal penting.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai luka perban di tangan
Baca
+Pustaka
Mengandung Benih Terlarang Dokter Tampan

Mengandung Benih Terlarang Dokter Tampan

Alhasil, dia diam saja ketika Arnesh membuka perban di tangannya, memperlihatkan luka sayatan yang memanjang. "Bagusnya diganti satu hari sekali, atau diganti saat perban kotor. Ditakutkan terkena infeksi jika kamu biarkan seperti ini." Arnesh mentotolkan alkohon, memasang perban baru di lengan istrinya. Matanya malah mengarah pada perut Gladys, perut besar yang ditumbuhi oleh darah dagingnya belum pernah ia sentuh sama sekali. Lantaran Gladys melarangnya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai luka perban di tangan
Baca
+Pustaka
Bersinar setelah Diselingkuhi

Bersinar setelah Diselingkuhi

"Dia hanya mencoba bersikap ramah, Arthen. Gaya bicaranya memang seperti itu di negaranya." Arthen tidak menjawab. Ia justru meraih tangan Lucia—tangan yang tadi dicium oleh Julian—dan memasangkan sebuah brace (pelindung pergelangan tangan) khusus berbahan serat karbon ringan yang sangat elegan. "Gunakan ini," perintah Arthen. Jemarinya mengusap lembut kulit pergelangan tangan Lucia. "Ini untuk melindungi bekas lecetmu agar tidak semakin parah saat latihan dengan Julian besok."
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai luka perban di tangan
Baca
+Pustaka
DEMONice

DEMONice

Saya hanya melihat darah di perban tetapi luka di lengan saya hilang. Aku menggaruk kepalaku. Bukankah aku terluka kemarin? Apakah itu hanya mimpi? Tidak, tidak mungkin jika itu hanya mimpi, lalu mengapa lenganku diperban? Dan saya ingat dengan jelas ibu mengatakan bahwa saya tidak boleh melepas perban ini. "Kau tahu, kau benar-benar lucu." Dia berkata dan kemudian tertawa lagi.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai luka perban di tangan
Baca
+Pustaka
Sandal Putus

Sandal Putus

seru Ibu. “Hah? Sampai bernanah Bu? Aku gak pernah lihat jadi gak tau, cuma bisa merasakan perih banget kalau berjalan, makanya sekarang aku cuma bisa tidur-tiduran,” ungkap Oki panjang lebar. Aaakh, melihat betapa banyak jahitan dan betapa banyak nanah yang keluar dari luka-luka di bagian privasi Oki itu, membuatku langsung trauma seketika, intinya ... aku takkan mau melahirkan secara normal!
7.38.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai luka perban di tangan
Baca
+Pustaka
Terjerat Takdir Tuan Saka

Terjerat Takdir Tuan Saka

protes Arum terdengar manja. "Luka kecil?" Jari saka bergerak menunjuk tangan Arum yang dibebat perban, juga luka-luka yang ada di kaki perempuan itu. "Ini kecil? Ini? Ini? Mau lihat yang ada di punggung? Hm? Mau??" omel Saka gemas. Arum memanyunkan bibirnya. "Tapi sakitnya udah ga kayak waktu itu, kok..."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai luka perban di tangan
Baca
+Pustaka
The Arc: Elenio

The Arc: Elenio

“Tanganmu?” Gemma mengangkat kedua telapak tangan yang dibalut perban. Dibandingkan semalam, telapak tangannya kini terasa lebih baik, meskipun Gemma belum melepas perban untuk melihat kondisi terkini tangannya. “Tak ada masalah.” “Kau belum mengganti perbannya?” Nero menelengkan kepala dan kerut-kerut di pangkal hidung itu kembali muncul saat melihat perban basah yang lusuh di tangan Gemma.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai luka perban di tangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status