Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PELAYAN RESTORAN ITU, ISTRI BOS

PELAYAN RESTORAN ITU, ISTRI BOS

Lama tinggal di perkotaan, pria itu terbiasa dengan pola hidup praktis untuk mengobati luka. "Bapak ambil kuasnya, lalu dioles ke luka. Sebenarnya bisa juga pakai tangan tanpa kuas," jelas Batari mencontohkan gerakan mengoles ke tangan kanannya sendiri. Xabier melakukannya. Tangan kirinya mengoles jeli lidah buaya ke luka di punggung tangan kanannya. Batari kembali masuk mengambil air di dalam mangkuk untuk cuci tangan Xabier.
10207.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.6K Beses bilang luka perban di tangan
Read
+Library
Illegitimate Child

Illegitimate Child

Eka meneteskan obat luka di kapas, lalu menempelkannya di telapak tangan Surtini. Gadis itu seketika meneteskan air mata dan merengek. Rukmini yang sedari tadi tak bisa bersuara hanya menggeleng pelan melihat tingkah putrinya. Eka tak mengacuhkan umpatan si pelayan kesayangan. Dia dengan cermat membalut telapak tangan menggunakan perban. "Nah, sudah selesai!" seru Eka begitu selesai mengikat ujung perban.
106.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 210 Beses bilang luka perban di tangan
Read
+Library
Pelukan Terlarang

Pelukan Terlarang

Hana menutup ponsel dengan tangan bergetar hebat. ***
10934 viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang luka perban di tangan
Read
+Library
Luka Yang Tak Pernah Selesai

Luka Yang Tak Pernah Selesai

“Kesempatan buat memperbaiki semuanya. Nggak harus sekarang. Tapi nanti, kalau kamu udah siap.” Nira menatapnya lama. Hatinya berdebar pelan. Ia tahu luka mereka belum sembuh, tapi untuk pertama kalinya, ia tak merasa sendiri. “Mungkin,” jawabnya pelan, “luka ini nggak akan pernah sepenuhnya hilang. Tapi kalau kita sama-sama belajar nerima… mungkin bisa sembuh.” Raka mengangguk. “Kita mulai dari sana.”
10947 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang luka perban di tangan
Read
+Library
Nona Incaran Ketua Mafia

Nona Incaran Ketua Mafia

Saat ia kembali, Luca sudah duduk dengan patuh di ranjang tanpa atasan. Saat itu, Luca masih sempat menggodanya. “Bagaimana, Bella? Suka dengan apa yang kamu lihat?” Bella berusaha mengabaikan pemandangan Luca yang setengah telanjang. Matanya terus tertuju pada perban yang melilit di lengan atasnya. Tangannya mulai bekerja menggunting perban dan membukanya, lalu menggantinya dengan yang baru. Bella bertanya dengan nada datar, seolah tidak peduli, “Bagaimana kamu bisa terluka seperti ini?”
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang luka perban di tangan
Read
+Library
My Destiny

My Destiny

Gadis itu menggulung jaket yang membungkus tangan kiri temannya itu dan detik itu juga matanya membulat begitu melihat pergelangan tangan Aletta diperban. “Aletta, tangan lo kenapa? Kok diperban gini?” tanya Kanaya dengan panik. “Gue gak papa, kok. Ini cuma luka kecil doang,” jawab Aletta. “Jujur sama gue, Aletta!” sentak Kanaya mulai hilang kesabaran.
105.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 157 Beses bilang luka perban di tangan
Read
+Library
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

tanya Robi yang baru menyadari tangan kanan Lee, kemarin Lee masih mengunakan perban, jadi dia tidak tahu kondisi sebenarnya tangan lelaki itu. "Ah, iya. Ini udah agak mendingan." Lee mengangkat tangannya, membuat Rara juga bisa dengan jelas melihatnya, dan meringis melihat lebam biru yang menghiasi punggung tangan Lee. "Kena apa, sih? Seperti bekas benturan, ya?" Robi masih penasaran. "Salah pukul, Bi. Aku pikir tembok empuk, ternyata keras, hehehe."
1034.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang luka perban di tangan
Read
+Library
Rahasia Sang Miliuner Yunani

Rahasia Sang Miliuner Yunani

“Apa kau akan terus marah seperti ini?” Presley mengabaikannya. Tangannya yang tidak terluka dengan susah payah mencoba melepas perban yang membalut lengan berikut telapak tangannya yang terluka. Usahanya tidak membuahkan hasil. Bukannya lepas, tindakannya justru membuatnya kesakitan dan darah segar kembali membasahi perban putih yang dia kenakan. “Diam!”
104.1K viewsOn holdIdinagdag sa Library 146 Beses bilang luka perban di tangan
Read
+Library
Rahasia Suamiku dan Keluarganya

Rahasia Suamiku dan Keluarganya

Akhirnya aku bisa bernafas lega, memejamkan mata beberapa kali merasakan perih yang begitu menyiksa di kedua pergelangan tangan ditambah dengan perban di wajah yang mulai melonggar karena wajahku berkeringat begitu banyak. Jika perban ini terbuka maka bisa-bisa luka ini tidak akan mengering, aku harus segera pergi dari sini agar aku bisa mengobati luka di wajah dan juga tangan ini. Mengabaikan rasa perih, aku berusaha membuka ikatan di kaki. Sedikit kesulitan saat membuka ikatan karena pergelangan tanganku terasa perih, tetapi aku tidak ingin menyerah terus berusaha membuka ikatan ini.
1099.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.7K Beses bilang luka perban di tangan
Read
+Library
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Lagipula, sebagai seorang pembunuh bayaran, membalut luka adalah keterampilan yang diperlukan. Namun, ketika ujung perban direkatkan, tangan si pembunuh gemetar. Bagian perekat pada perban cepat pakai tersebut rusak, dan perban tidak dapat diikat dengan kencang! Wanita pasca-manusia itu mengambil perban dan melihat masa pakainya. Ia segera menutup matanya dan menggigit bibirnya yang merah. “Leowzhen hari ini kembali!”
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 41 Beses bilang luka perban di tangan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status