Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku Karakter Game

Suamiku Karakter Game

katanya sambil berbalik untuk mengambil perban baru. Ara memandangi tangannya sendiri. "Sepertinya lukaku sudah sembuh. Tidak perlu diperban lagi." Ia melepas sisa balutan perban, menunjukkan luka yang kini sudah kering. Aezar mengamati dengan seksama, lalu mengangguk pelan. "Baiklah, tapi tetap hati-hati. Mencuci tangan dengan kasar seperti tadi bisa membuat lukamu yang sudah kering jadi terkelupas lagi. Itu malah akan menciptakan luka baru yang lebih dalam."
102.2K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as luka perban di tangan
Read
+Library
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

tanya Cindy yang berdiri di sampingnya, sambil tangan kanannya menyeka keringat yang keluar dari tubuh Eguh dengan handuk kecil basah. “Alhamdulillah. Tapi di bagian punggung masih terasa agak nyeri,” jawab Eguh sambil nunjukin bagian mana yang nyeri. Cindy dengan telaten menyeka bagian kepala, tangan hingga kaki dengan kain handuk kecil basah setelah itu baru menyekanya dengan menggunakan tisu basah bayi.
96.6K viewsOngoingAdded to Library 262 Times as luka perban di tangan
Read
+Library
DOWN UNDER DOWN

DOWN UNDER DOWN

“Aku pikir... sebaiknya... nggak usah diperban lagi,” kataku pada Nial setelah dia membuka perban di jariku untuk menggantinya dengan yang baru. “Luka itu harus ditutup supaya bakteri dan kuman nggak masuk dan bikin infeksi,” katanya. “Biasanya juga kering sendiri,” kataku. “Jangan keras kepala!” suaranya meninggi.
6.5K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as luka perban di tangan
Read
+Library
KUBALAS LUKA YANG KAU TOREHKAN

KUBALAS LUKA YANG KAU TOREHKAN

Dada Ben terasa panas karenanya. “Aku gak akan melakukan hal itu Ma. Tidak akan pernah. Sudah cukup bagiku menyakiti Ayla selama ini. Aku gak akan mengulangi kesalahan untuk kedua kali.” Ben mengepalkan tangan. Rahangnya terkatup menahan amarah.
39.0K viewsCompletedAdded to Library 180 Times as luka perban di tangan
Read
+Library
Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Namun, mataku justru tertuju pada tangannya. Dari sudut ini, tangan Jarvis terlihat sangat indah. Tulang sendinya tegas dan jemarinya panjang. Jika tangan itu naik lebih jauh lagi .... "Nona Jivana, rileks. Otot dan sendimu sangat lentur, tapi masih perlu dipijat dengan kuat agar terbuka." "Uh ... baik ...." Aku menggigit bibir dan memejamkan mata karena malu saat telapak tangannya menutupi perut bawahku.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as luka perban di tangan
Read
+Library
Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Nurul mengusap rambut Alfi yang lembab karena keringat. "Nggak mau!" Alfi menggeleng cepat. "Nanti... sakit." Air matanya berderai. "Nggak sakit, Nak. Nanti luka-luka ini diobati. Diperban lho," bujuk Nurul lembut. Mendengar kata perban kedua bola mata Alfi membesar. Ia memang suka sekali dengan perban. Setiap kali terluka ia akan minta diperban. Bagian yang tidak luka pun akan ia minta perban.
1016.9K viewsCompletedAdded to Library 674 Times as luka perban di tangan
Read
+Library
Menjadi Istri Kedua Dokter Aldian

Menjadi Istri Kedua Dokter Aldian

Sena menatap jemari tangan kirinya yang terbalut perban tebal, lalu mengepalkannya perlahan hingga rasa nyeri menusuk tulang. "Dia nggak mau nambah beban saya yang hampir gak pernah jagain dia karena alasan saya sibuk kerja," lanjut Sena dengan dagu terangkat tipis. Matanya memanas, tetapi tak ada satu tetes air mata pun yang dibiarkannya jatuh. "Kakak macam apa saya ini?"
102.1K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as luka perban di tangan
Read
+Library
Pelukan Terlarang

Pelukan Terlarang

Dan mata kamu bilang kamu lagi ketakutan. Hana menahan napas. Tatapan itu terlalu dalam, terlalu jujur. Dalam sekejap, pertahanannya runtuh. Ia mengalihkan pandangan, menyapu dokumen di mejanya asal-asalan, lalu berbisik, Saya... cuma gak mau libatin siapa pun. Arga menghela napas panjang. Ia tidak memaksa. Ia hanya meletakkan tangannya di atas meja, dekat dengan tangan Hana. Tidak menyentuh, namun jarak itu cukup membuat Hana merasa hangat.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as luka perban di tangan
Read
+Library
Anak Kembar Mr. Billionaire

Anak Kembar Mr. Billionaire

Seketika perhatian Alex teralihkan, ia segara mengajak Alana keluar dari dapur dan berjalan ke arah sofa. Alex mengobati luka memerah melepuh di tangan Alana dan memasangkan perban pada tangan Alana dengan sangat sabaran. "Masih sakit?" tanya Alex pelan. Alana menggeleng. "Tidak Pak, sudah tidak papa," jawabnya. "Harusnya kau tidak melakukan apapun untukku," ujar Alex, ia tetap memperhatikan tangan Alana yang kini masih gemetar.
9.5124.7K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as luka perban di tangan
Read
+Library
Illegitimate Child

Illegitimate Child

Eka meneteskan obat luka di kapas, lalu menempelkannya di telapak tangan Surtini. Gadis itu seketika meneteskan air mata dan merengek. Rukmini yang sedari tadi tak bisa bersuara hanya menggeleng pelan melihat tingkah putrinya. Eka tak mengacuhkan umpatan si pelayan kesayangan. Dia dengan cermat membalut telapak tangan menggunakan perban. "Nah, sudah selesai!" seru Eka begitu selesai mengikat ujung perban.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as luka perban di tangan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status