Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sabtu Malam Lisa

Sabtu Malam Lisa

03.20 p.m. (Pukul 15.20) LISA Keramahannya tak akan berarti apapun bagi Kris. Kini Lisa lebih memilih untuk menikmati dirinya sendiri. Langkahnya jadi diperlambat, sambil disebar pandangannya ke kiri dan ke kanan. Disusuri oleh pandangannya itu hamparan tembok kayu yang penuh dengan lukisan-lukisan yang bergantung berjejer. Lukisan yang bagus, tapi tak cukup unik untuk membuat Lisa mematung dan menggeser-geser bingkai kacamata di pangkal hidungnya—sebuah kebiasaan yang selalu muncul saat ia asik mengamati sesuatu yang menurutnya tidak biasa. Ada lukisan pemandangan, tampaknya lingkungan sekitar desa, tapi ada juga pemandangan-pemandangan dengan kincir angin raksasa, padang-padang tulip dan l
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai lukisan dewi keadilan
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Tertinggi

Legenda Dewa Tertinggi

Dan Ketua Sekte mereka, Sang Frost Demoness Bai Yuren, merupakan dewi itu sendiri. Orang-orang di Dunia Manusia membuat julukan yang diperuntukkan kepada 3 wanita tercantik di Dunia Manusia, yang dipanggil sebagai Three Fairies. Ketiga wanita ini adalah para wanita dengan kecantikan yang tidak bisa disamakan dengan wanita lainnya. Hanya dengan kecantikannya, bahkan orang-orang rela membunuh satu sama lain untuk mendapatkannya. Selain kecantikan, mereka juga memiliki kekuatan yang ada di tingkat atas Heavens & Nethers. Three Fairies itu adalah Holy Maiden Xie Yuechan, Phoenix Empress Li Fenghuang, dan yang ketiga adalah Ketua Sekte Demoness, Frost Demoness Bai Yuren!
9.261.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lukisan dewi keadilan
Baca
+Pustaka
Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

kata Elena penuh syukur. "Bukan apa-apa. Aku hanya melakukan tugasku," jawab Dewi. "Kapten Dewi, kamu adalah pembela keadilan tercantik, paling baik, dan paling berani yang pernah aku lihat. Kamu tampak luar biasa saat melawan semua musuh itu sendirian!" Wini memuji. Dia adalah seorang penulis dan memiliki lidah yang luwes. "Kau menyanjungku," jawab Dewi seadanya.
8.4575.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.7K kali sebagai lukisan dewi keadilan
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Astar Simpu
ceritanya sangat bagus. kesabaran kenji perlu diberi apresiasi. begitu pula dengan elena yang tidak silaudengan godaan laki laki laindan tetapmempertahankan rumah tangganya walau selalu menjadi bahan ejekan dan di bully habis habisan oleh keluarganya..
Baca Semua Ulasan
Dewi Kultivator Langit

Dewi Kultivator Langit

“Ambil tanganku. Aku akan memberimu ilmu ini. Tapi kau harus bersumpah untuk menggunakannya dengan bijak dan tidak membiarkan dirimu tersesat oleh kekuatannya. Menjadi Kaisar Wanita atau tidak, bukanlah urusanku ... itu pilihan hidupmu sendiri!" Xian Ling memejamkan mata, menarik nafas panjang. Di kepalanya, ia melihat bayangan ayahnya yang duduk di atas singgasana Dinasti Xian, menghakiminya dengan dingin. Ia juga melihat rakyat kecil yang menderita akibat ketidakadilan, wajah-wajah mereka menatapnya dengan harapan. Dan kini, di hadapannya, ada ancaman yang bisa menghancurkan segalanya.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai lukisan dewi keadilan
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Kalau buku ini lewat beranda kalian, wajib masuk pustaka deh! Ceritanya nagih buat dibaca, memang sebagus itu dan bikin kecanduan baca berjam-jam gak bosan! Thanks Kak Zhu Phi ... ini buku mantap jiwa lah ya.
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Baca Semua Ulasan
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Sekarang aku percaya kau tidak menyentuh Melati bukan lantaran mempunyai permaisuri seanggun bidadari, tapi menjunjung idealisme, di mana pun bumi dipijak kebenaran dan keadilan sama." "Kau keliru. Kebenaran dan keadilan berbeda untuk setiap bangsa karena budaya berlainan. Aku menyambangi ibu mertua selama puteri mahkota dalam masa kehamilan adalah benar untuk bangsa Incubus, tapi terlarang untuk bangsa manusia." "Mertuaku sering meminta kepadaku karena suaminya meninggal." "Itu kasus, bukan ketentuan."
9.947.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lukisan dewi keadilan
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

PART_5 BABAT ALAS “Apa ini? Jangan bercanda Wagu, dia itu hanya anak-anak, lagi pula seorang perempuan, bisa apa dia?” “Tentu saja bisa nangis.” “Siapa dia?” “Dewi Ambigu, cucu Kakek Wasis!” “Iya, dia satu-satunya peserta perempuan!” “Jangan-jangan hanya cari mati dia!” “Benar menyusul kakeknya secepatnya!”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai lukisan dewi keadilan
Baca
+Pustaka
Sistem Yang Memberiku Keadilan

Sistem Yang Memberiku Keadilan

Wanita di sebelahku tertidur dengan penyuara jemala terpasang. Aku menempelkan dahi ke jendela yang dingin dan menyaksikan cakrawala yang terbuka luas. Apa pun yang akan terjadi selanjutnya, itu akan menjadi milikku. Tidak ada lagi Sistem yang menegakkan keadilan. Tidak ada lagi keluarga yang menuntut rasa terima kasih. Tidak ada lagi utang kepada orang-orang yang tidak pernah membayar utang mereka.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai lukisan dewi keadilan
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

"Lalu?" "Seorang wanita," ujar Xiu Wei, memperhalus intonasinya. "Hao Ran menyebar lukisan buronan rahasia ke seluruh jaringan pengawal bayangan Istana Dalam. Dia tidak peduli lagi pada dekrit pembantaianmu. Dia memerintahkan penangkapan hidup-hidup terhadap seorang wanita bermata elang. Dia bahkan menyebut wanita itu memiliki 'jiwa asing' yang mencuri sesuatu dari perbendaharaan pribadinya."
10576 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai lukisan dewi keadilan
Baca
+Pustaka
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Jubah birunya berkibar saat ia melangkah pergi bersama Jagapati. "Mereka pikir aku masih Isvara yang dulu? Mungkin, Vajra dan Samudra butuh cermin besar di rumah masing-masing,” rutuk Isvara kesal. Ia pun mengalihkan perhatian ke arah meja penjurian, di mana Candrani baru saja menyerahkan lukisan dengan wajah masam. Sang "Dewi Seni" kini menjadi peserta paling akhir yang menyelesaikan karyanya.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai lukisan dewi keadilan
Baca
+Pustaka
Transmigrasi: Menjadi Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Permaisuri Terbuang

"Tentu tidak sebanding dengan apa yang telah Yang Mulia Duchess ketahui. Seperti yang Anda bilang, saya bukan seorang bangsawan dan tidak akan mampu sepenuhnya memahami esensi dari lukisan yang menceritakan pembentukan sejarah bangsawan di masa lalu." "Tapi, Era Lumenis juga memiliki kaitan tertentu dengan ajaran yang saya ikuti. Contohnya, lukisan The Silent Prayer yang ada dalam daftar lukisan yang akan Anda kirim, adalah lukisan yang pernah muncul dalam kitab suci kuno sebelum masyarakat sekitar menyembah Dewa Matahari."
9.812.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai lukisan dewi keadilan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status