Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sistem Yang Memberiku Keadilan

Sistem Yang Memberiku Keadilan

Wanita di sebelahku tertidur dengan penyuara jemala terpasang. Aku menempelkan dahi ke jendela yang dingin dan menyaksikan cakrawala yang terbuka luas. Apa pun yang akan terjadi selanjutnya, itu akan menjadi milikku. Tidak ada lagi Sistem yang menegakkan keadilan. Tidak ada lagi keluarga yang menuntut rasa terima kasih. Tidak ada lagi utang kepada orang-orang yang tidak pernah membayar utang mereka.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as puisi keadilan rakyat
Read
+Library
Aku Dan Tuan Duke

Aku Dan Tuan Duke

Bisik-bisik mereka terdengar. Ada lima orang. "Saat orang benar memerintah, rakyat bersukacita. Saat orang fasik berkuasa, rakyat mengerang. Celakalah mereka yang menetapkan hukum yang tidak adil, untuk merampas keadilan dari orang miskin. Dan kamu akan mengenal kebenaran, dan kebenaran itu akan membebaskanmu." Seorang pria berkata. Ia nyaris mendesis.
1049.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as puisi keadilan rakyat
Show Reviews (25)
Read
+Library
cyllachan
Buku ini cuma salah satu lautan kisah di GoodNovel. Tapi aku senang dan merasa terhormat kalian para pembaca sudi menambahkan buku ini ke daftar baca dan mengikuti hingga tamat. Terimakasih banyak sekali lagi. Aku cinta kalian ^w^. Sampai jumpa di kisah berikutnya. Lope sekebooon mwahh
Yani Suryani
cerita ini setiap episodenya selalu ada gebrakan yg tak terduga, penuh teka teki yg bikin pembaca penasaran apa lagi yg akan terjadi di setiap episode" selanjutnya keren tapi selalu bikin tegang aja ...
Read All Reviews
Kaisar Tunduk Padaku

Kaisar Tunduk Padaku

“Maka kita pastikan sistem yang peduli. Kita tekan madrasah, kasim, dan dewan: hanya yang berdarah sah yang boleh didengar.” Di kota, para penjual surat kabar dan catatan sastra mulai menjual ulang isi pidato An Ji, ditulis ulang dengan bahasa yang lebih indah dan dijilid seperti puisi rakyat. “Kalau mencintai rakyat membuat seseorang lemah, maka biarkan lebih banyak orang jadi lemah.” — ini menjadi kalimat paling dicetak ulang sepanjang bulan itu. Bahkan para pelukis jalanan mulai menggambar An Ji, berdiri di bawah tiang istana, tidak dengan mahkota, tapi dengan tangan kecil yang menunjuk ke langit.
929 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as puisi keadilan rakyat
Read
+Library
Sang Legenda dari Masa Lalu

Sang Legenda dari Masa Lalu

Nata langsung mengangguk lalu maju ke dekat Purna. “Aku memang bukanlah warga Kerajaan Irish, tapi aku tidak akan pernah menutup mata dengan ketidak adilan yang warga kerajaan terima. Tanah airku memang bukanlah di sini, tapi keadilan tidak pernah memandang rupa, tempat dan jabatan. Keadilan adalah milik seluruh manusia di muka bumi, keadilan adalah hak setiap manusia di manapun mereka berada,” ucap Nata.
10140.8K viewsCompletedAdded to Library 4.8K Times as puisi keadilan rakyat
Show Reviews (47)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Read All Reviews
Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Alvaro, Sang Penguasa Dunia

"Bangsawan Kota Cicara pikir mereka bisa seenaknya menyalahgunakan kekuasaan dan menginjak keadilan? Mereka salah besar." "Mereka itu keadilan." Salah satu tahanan mendengus getir. "Mereka merasa diri mereka itu raja di negeri ini, sementara yang lain cuma binatang." Seorang lelaki tua terbatuk keras, lalu berucap lembut, "Jangan khawatir. Suatu hari, Sang Sumber Sejati akan menanyakan pada raja kita, kenapa dia duduk di takhta dengan tenang sementara rakyatnya menderita tanpa keadilan. Saat itu dia akan diminta pertanggungjawaban."
9.6151.6K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as puisi keadilan rakyat
Read
+Library
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Bagaimana ini terhubung dengan pembunuhan?” “Ini bukan hanya kritik sosial, Kompol. Ayah saya melanjutkan dengan bait-bait yang lebih mengerikan. Ia menulis tentang bagaimana ‘pemurnian’ diperlukan. Bahwa hanya dengan membersihkan panggung dari kekotoran, keadilan sejati dapat ditegakkan. Lalu ada bagian tentang Karna.” Raka lalu membacakan bait kedua yang ia temukan.
926 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as puisi keadilan rakyat
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.3K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as puisi keadilan rakyat
Read
+Library
Tukang Bakso Jadi Miliarder

Tukang Bakso Jadi Miliarder

“Keluar negeri. Aku ingin memulai hidup baru. Tapi aku tidak akan pergi kalau kalian tidak ikut.” “Kami? Tapi bagaimana dengan rumah ini?” “Kita bisa mulai dari awal. Di tempat yang lebih jujur. Di mana hukum tak bisa dibeli.” Mama angkatnya hanya tersenyum pahit. “Keadilan sejati tidak akan pernah kau temukan di satu tempat, Nak. Tapi jika hati kita jujur, keadilan bisa kita bawa ke mana saja.” ***
2.7K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as puisi keadilan rakyat
Read
+Library
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Sebuah harapan yang terbang menjadi mimpi karena tak ada gerakan untuk memperjuangkan. Kekejaman balatentara menangkap dan mengeksekusi rakyat yang bersuara vokal dengan dibungkus bermacam predikat untuk melegalkan, serta dukungan penuh dari para penjilat istana, membuat keadilan berhembus seperti angin, dan benih-benih baru mati sebelum berkembang. "Semoga sejahtera, Yang Mulia!" "Panjang Umur, Yang Mulia!"
9.947.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as puisi keadilan rakyat
Show Reviews (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status