Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

“Kami tahu bagaimana rasanya kehilangan juga. Kami juga melihat Lembah Celing terbakar. Kami tahu rasa takut. Tapi rasa kami tak kalah sahihnya.” Beberapa orang dewasa tertunduk. Beberapa masih mencoba bersikap defensif. Kemudian, suara kecil memecah beban. “Aku ingin rumah dari daun,” kata Luma polos, “dan setiap orang boleh masuk ke situ.” Tawa kecil muncul. Lalu Bu Senja mengulurkan tangannya, mengambil tongkat batu. Dia menggenggamnya dengan hati-hati seolah-olah benda itu bisa pecah jika didekap terlalu erat.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as lukisan senja
Read
+Library
CATATAN UNTUK SENJA

CATATAN UNTUK SENJA

Akhirnya, cairan bening yang lama terbendung pun terjatuh juga, membanjiri pipi tirus itu. "Senja, itu berharga. Dia sempurna, karena ada Langit yang selalu menjadi tempatnya bermuara. Senja, itu indah saat warna Langit membaur bersama warna jingga yang merona. Senja dan Langit, akan terus bersatu meski badai dan hujan menghapus warna Senja dan Langit, hanya dalam satu waktu." "Senja, sayang sama Langit." Foto dalam pigura, didekap hangat oleh Senja.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 195 Times as lukisan senja
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

Di mana harga diriku sebagai istri? 💔💔💔 Terima kasih sudah membaca Ujung Senja. Semoga suka dan tetap mengikuti ceritanya. Jangan lupa vote, ya, teman-teman💜
108.4K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as lukisan senja
Read
+Library
Pelangi atau Senja

Pelangi atau Senja

Entah apa yang telah terjadi, perasaan untuk berhenti dan mengundurkan diri sering datang akhir-akhir ini, kadang merasa sulit, kadang tidak tenang, kadang merasa bersalah dan perasaan buruk lainnya yang mengganggu dan mengusikku. Sore itu cuaca terlihat, dengan cepat aku menyelesaikan pekerjaanku, ingin rasanya cepat pulang lalu pergi ke pantai untuk menikmati senja, senja yang selalu kurindukan sejak pertama aku menginjakkan kakiku di tempat ini, di mana aku bisa menikmati kesendirianku tanpa seorang pun
2.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as lukisan senja
Read
+Library
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

Lukisan Perjanjian Langit menampilkan Senandika bersumpah di hadapan tujuh dewa kuno, saat ia berjanji melindungi langit meski harus melawan dirinya sendiri. Lukisan Pengorbanan memperlihatkan Senandika menyerahkan separuh jiwanya untuk membentuk Gerbang Cahaya Terakhir yang pernah digunakan oleh Arsa dan Hara. Lukisan Senandika menampilkan dua saudari saling berpelukan di tepi cakrawala, sebelum warna mereka terpecah menjadi ungu dan putih lalu membentuk dua jalur takdir berbeda. Senandika mulai tersungkur di lantai berlapis cahaya. Tapi lukisan-lukisan itu menyinari tubuhnya secara perlahan dan menyusupkan energi kenangan ke dalam jiwanya.
1028.8K viewsOngoingAdded to Library 806 Times as lukisan senja
Read
+Library
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

"Gak popo, Lif. Lain kali ketemu lagi." "Nggih.." *** Neng Lia Secercah impian kian mengena. Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai
102.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as lukisan senja
Read
+Library
Melahirkan Anak untuk Sang Miliarder

Melahirkan Anak untuk Sang Miliarder

Sedari tadi Tania tidak berhenti memandangnya. Lukisan pemandangan desa saat malam hari yang penuh dengan bintang. Di sebelah kiri terdapat gambar pohon cemara yang menjulang ke atas. Perbukitan Arles di bagian belakang dan di bagian langit berbentuk gelombang ombak Alpilles. Sementara, di bagian bawah ada sebuah desa beserta arsitekturnya.
1039.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as lukisan senja
Read
+Library
Senja Pertama

Senja Pertama

Itulah keinginan pertama Nana saat ia bisa melihat lagi, melihat senja pertama dengan orang yang dia cintai. Matahari dipucuk peraduan. Sinar jingga menyapu seluruh pantai dan laut di depan Nana dan Sendanu. Pantulan bayangan yang terbentuk di air semakin membuat indah senja sore itu. Kebahagiaan Nana telah kembali bersama dengan senja pertama yang datang lagi dalam hidupnya.
7.8K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as lukisan senja
Read
+Library
WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

* Melukis Senja Budi Doremi Aku mengerti perjalanan hidup yang kini kau lalui Ku berharap meski berat kau tak merasa sendiri Kau telah berjuang menaklukkan hari-hari mu yang tak mudah Biar ku menemanimu membasuh lelah mu Izinkan ku lukis senja Mengukir namamu di sana Mendengar kamu bercerita Menangis tertawa Biar ku lukis malam Bawa kamu bintang-bintang Tuk temanimu yang terluka Hingga kau bahagia Aku disini walau letih coba lagi jangan berhenti Ku berharap meski berat kau tak merasa sendiri
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 484 Times as lukisan senja
Read
+Library
Balas Dendam Putri Terbuang: Jenderal, Mengakulah!

Balas Dendam Putri Terbuang: Jenderal, Mengakulah!

Dadanya terasa sesak, seolah waktu berhenti di taman itu. Ia berpikir lirih, Jika aku harus pergi ke Nanzhou … apakah senyum ini masih akan kutemui lagi saat aku kembali? ​Saat sore menjelang, lukisan hampir selesai. Warna langit jingga terpantul di kanvas, menambah kesan hangat pada lukisan pasangan muda itu, pada senyum lembut dan tatapan dengan ketenangan yang penuh arti.
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 367 Times as lukisan senja
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status