Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Jauhilah orang-orang seperti ini. Ini adalah salah satu ayat yang perlu anda pahami baik-baik dalam hati anda, karena sejak ayat 1 dan selanjutnya, perikop ini berbicara tentang akhir zaman. Paulus berkata kepada Timotius, “Pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar, keadaan akan berkembang sampai akhirnya (ayat 5) ibadah lahiriahnya masih ada tetapi kuasanya sudah tidak ada lagi.” Hal ini tidak hanya terjadi pada abad ke-20. Hal ini sudah terjadi sejak abad pertama! Kemurtadan sudah mengikuti gereja sejak masa awalnya, dan persoalan ini akan menjadi semakin besar seiring dengan waktu. Hal yang dulunya hanya merupakan masalah kecil, sekarang sudah menjadi masalah utama. Dari tujuh j
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Penyesalan di akhir

Penyesalan di akhir

Febri : " Iyah san ngga ko " Santi : " bagus deh kalo gitu hehehe ". Tidak terasa maghrib pun tiba, Santi pun berbicara kepada Febri untuk berhenti sholat dulu dan mencari masjid terdekat disitu. Santi : " feb cari mesjid sekitaran sini yah udah maghrib nih kita sholat dulu ". Febri : " oh iya san, kita berhenti aja di pom bensin yah sekalian isi bensin terus sholat juga ".
9.53.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

celetuk Cindy yang menyerahkan selembar kertas. Dalam kertas putih itu, tertera nama Alina yang telah dinyatakan mandul. Mata Justin terbelalak tak percaya, lalu ia merobeknya hingga bagian terkecil dan membuang tepat ke wajah Cindy, yang terpaku dengan kedua tangan mengepal. "Keterlaluan! Jika kau tak percaya, tanya saja pada dokter Rendi!"
788 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

doa Aaron dalam hatinya. Dalam pertempuran yang semakin sengit, Aaron akhirnya terdesak. Namun, di saat-saat terakhir, ketika Pattimang siap melancarkan serangan terakhir yang mematikan, Aaron memutuskan untuk melakukan sesuatu yang tidak diduga oleh Pattimang. Ia berhenti melawan dan berdiri dengan tenang, lalu mulai merapal ayat-ayat suci dengan penuh penghayatan.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Biarlah Kita Berakhir di Sini

Biarlah Kita Berakhir di Sini

Asisten yang tadi pun berlalu pergi. Aaron mendekat sambil membawa lilin, nadanya terdengar kejam dan menusuk saat berbicara, "Apa yang kamu lakukan ini ... Kamu kira cukup untuk menebus kesalahanmu ke Maybell?" "Aku cuma ingin kasih dia satu kenang-kenangan terakhir," jawab Lea lirih, suara gemetar, tak berniat membela diri. Akan tetapi, tanpa ragu, Aaron mematahkan lilin itu di depan matanya.
39.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Asyhadu allaa illaaha illallaah Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah Hayya 'alashshalaah Hayya 'alalfalaah Qad qaamatish-shalaah, Qad qaamatish-shalaah Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Laa ilaaha illallaah Terdengar suara Iqamah terdengar dari Masjid yang tempatnya tidak jauh lagi, Mazaya melangkahkan kaki dengan sedikit cepat dan diikuti oleh Daffa. "Ahh telat jamaah. Gara - gara kamu tau gak mas!" Katanya dengan tatapan tajam. Daffa bukannya marah justru tersenyum kecil saat melihat tingkah lucu Mazaya. *** Sedangkan ditempat lain, Mafaza tengah menunggu panggilan dari Asisten Dokter kandungan tempat ia periksa. Berkali - kali Liam - Suami menghubunginya dan memasti
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Dia yang Terluka

Dia yang Terluka

Mungkin itulah yang membuat Rama tampak marah padanya tadi. Masih memakai mukenanya, Nadia mengambil Al Quran yang berada di nakas. Setelah berada dalam posisi yang ia rasa nyaman untuk memulai membaca kitab suci yang ada di depannya, dengan perlahan Nadia membukanya dan pandangan pertama Nadia tertuju pada Surah Al Imran ayat 139. Diawali dari ayat tersebut, terdengar suara Nadia yang merdu melantukan ayat-ayat suci yang mampu menenteramkan hatinya. Nadia baru menutup bacaannya saat terdengar kumandang adzan isya, dengan suara lirih Nadia menjawab suara adzan.
9.5560.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.4K kali sebagai mad di akhir ayat
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Saraswati
saya belum baca sampai banyak, tapi iseng2 liat judul masing2 bab, koq ada cerita ttg hanna juga, sy pikir di sini tokoh utamanya keluarga nadia, tp hanna sebagai tmn nadia ternyata juga punya porsi cerita sendiri... :)
Henny Djayadi
Saya ucapkan banyak2 terima kasih kepada sobat reader yang telah menyempatkan berkunjung dan membaca cerita ini. Mohon dukungannya, vote serta komentar yang bisa membantu performa dan promosi cerita pertama saya di Goodnovel ini.
Baca Semua Ulasan
Dinikahi CEO berstatus Duda

Dinikahi CEO berstatus Duda

nasehat Murni. Saking sayangnya Murni pada Adrian, ia tak segan-segan untuk menasehati serta mengingatkan Adrian agar tidak menjadi budak dunia yang sering kali tergelincir akan nikmatnya dunia sehingga secara tidak sadar menjadikannya sebagai tujuan terakhir dalam hidupnya. Padahal sudah jelas dalam al-qur'an mengingatkan jika akhiratlah sebagai pelabuhan terakhir. Seperti dalam surat al-ankabut ayat 64 yang berbunyi:
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

"Dengan nama Allah Yang Maha Mengetahui, aku berjanji akan selalu mencintai Ainun sepenuh hati serta menjaganya dalam keadaan apa pun. Aku juga berjanji tidak akan pernah menduakannya." Bu Madinah tersenyum, kemudian menarik napas dalam untuk diembuskan perlahan. Melihat tanda-tanda kematian, Diqi meletakkan kitab suci itu, lalu mendekat ke samping kanan mertuanya. "Umi, ikuti aku ya!" Bu Madinah mengangguk, Diqi pun menuntunnya membaca dua kalimah syahadat sebagai kunci surga.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa Mata Batin

Gadis Tanpa Mata Batin

"wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ(a)…" Saat Mina mengucapkan ayat terakhir, iblis itu mengayunkan tangannya yang berbentuk bayangan ke plafon. Retakan besar muncul, dan serpihan kecil mulai jatuh tepat di atas Mina. Tetapi gadis itu tidak bergerak. "wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm(u)"
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status