Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

“Nggak apa-apa. Kamu sudah belajar sejauh ini, itu lebih dari cukup buat aku. Yuk.” Dengan langkah ringan, mereka menuju tempat wudhu. Air dingin menyentuh kulit, membangunkan kesadaran penuh akan kehadiran Sang Maha. Mira berdiri di belakang Rey dengan khusyuk. Suara Rey memimpin takbir pelan, namun penuh ketulusan. Lalu saat rakaat terakhir, suara Rey berubah. Lebih lantang. Lebih dalam. Ia membaca surat Ar-Rahman.
1045.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Dinodai Kakak Sebelum SAH

Dinodai Kakak Sebelum SAH

Semuanya mati. Allah ... Ayat terakhir terdengar dengan suara bergetar. Dia menutup tilawahnya dengan sesenggukkan terasa di atas kepalaku. Tangannya menyusuri wajahku, mengusap basah di pipi. Tapi aku hanya bisa merasakannya, tak bisa berucap apalagi membuka mata.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
KUSITA HARTA SEBELUM SUAMI MENDUA

KUSITA HARTA SEBELUM SUAMI MENDUA

Senyum yang tadi sempat terlukis di wajahku pun mendadak hilang setelah mendengar kalimat terakhirnya. "Bukan mendoakan, Mas. Lebih tepatnya mengingatkan. Perjanjianmu denganNya cukup berat, jangan sampai jalan pincang di akhirat karena ketidakadilanmu." ***
10254.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan impian

Bukan Pernikahan impian

“Alladziina yu’minuuna bil-ghaibi wa yuqiimuunash-shalaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquun. Walladziina yu’minuuna bimaa unzila ilaika wa maa unzila min qablika wa bil-aakhirati hum yuuqinuun .…” Aku menghela nafas panjang. Tiga ayat pertama akhirnya benar-benar menempel dalam ingatan, tapi ayat setelahnya masih berantakan, kebalik-balik, dan rasanya kepala ini sudah mulai pening. Aku menutup mushaf perlahan dan menoleh ke Mas Afnan. “Segitu dulu ya, Mas. Otakku sudah mulai mumet,” ucapku polos sambil tersenyum lemah.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

“Sempurna. Sekarang saatnya kita menulis ulang kitab dunia. Kebenaran harus punya algoritma baru.” Namun jauh di seberang bumi, sinyal samar dari Timur mulai mengguncang sistem mereka. Kode berbahasa Arab muncul di ribuan terminal: وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ (“Dan Allah lebih mengetahui siapa yang bertakwa.” — QS. Al-Lail [92]:17)
997 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Di tengah-tengah keindahan alam itu, mereka merenungkan pesan-pesan yang baru saja mereka baca, mencoba mencari jawaban atas semua pertanyaan yang telah menghantui mereka. “Ini adalah langkah terakhir kita,” ujar Mada dengan penuh keyakinan, matanya bersinar dalam cahaya senja. Sari mengangguk setuju, senyumnya merekah di wajahnya yang penuh semangat. “Kita akan menemukan Keris Naga Perak,” katanya, suaranya penuh dengan harapan.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
 LOVE YOU MBAK SANTRI

LOVE YOU MBAK SANTRI

"Saktah ialah berheenti sejenak tanpa bernafas, di dalam al-qur'an ada empat. Salah satunya surah yasin ayat 52." Usrok yang mendengarkan penjelasanku mengagukkan kepala bertanda faham. "Terus apa lagi yang di mau di tanyakan?" tanyaku pada mereka. Tidak ada jawaban. "Kalau tidak ada jawaban kita akhiri dulu murojaahnya," ucapku. "Kang mau tanya?" "Iya silakan." "Mad thobii itu apa yang Kang?" "Mad thobii ialah tidak kurang juga tidak lebih, jadi panjangnya satu alif ya di baca satu alif tidak boleh dua alif."
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Mungkin, karena dia adalah putri mbah Kyai, dan saya harus menghormatinya. Sudahlah, aku kembali berjalan menuju asrama pondok. Lagi pula, neng Afidah juga telah berhenti membacanya. Ini, adalah ayat yang dia baca : “Kullu nafsin dzaikotul maut.” Entah terusnya. Hidup Terindah
8.99.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
From Allah to Allah

From Allah to Allah

"Itu qur'an surat apa ya? surat An Nur ayat 26 kalo gasalah. Oiya Fath, kalo elu nganggep gua TMT, kayanya lu salah besar. Gua cuma pengen ngetes elu doang kok. Gua juga nyadar kali, Aida gaakan mungkin jadi Istri gua. Karena, You know, kan? Gua cowok berandal. Jadi, mustahil banget bisa dapet istri kaya dia. Lu juga Fath, elu tuh gapantes, GAAKAN pernah PANTES bisa jadi Suami Aida, mulai sekarang mimpi lu jangan ketinggian ya, karena realita gaakan pernah seindah ekspetasi." celoteh Ferdi pada Fathan jujur, apa adanya. *****
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Namun pada akhirnya, dia hanya menuliskan beberapa baris singkat. Kemudian, dia melipat surat itu dan memasukkannya ke dalam amplop biasa tanpa nama. Lalu meletakkannya di tempat paling mencolok di atas meja. Setelah semuanya selesai, dia berdiri, menarik koper tua yang ringan dan menoleh sekali lagi ke seluruh ruangan itu. Dia berbalik dan menutup pintu, Terdengar suara terkunci yang pelan.
13.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status