Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

"Dengan nama Allah Yang Maha Mengetahui, aku berjanji akan selalu mencintai Ainun sepenuh hati serta menjaganya dalam keadaan apa pun. Aku juga berjanji tidak akan pernah menduakannya." Bu Madinah tersenyum, kemudian menarik napas dalam untuk diembuskan perlahan. Melihat tanda-tanda kematian, Diqi meletakkan kitab suci itu, lalu mendekat ke samping kanan mertuanya. "Umi, ikuti aku ya!" Bu Madinah mengangguk, Diqi pun menuntunnya membaca dua kalimah syahadat sebagai kunci surga.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa Mata Batin

Gadis Tanpa Mata Batin

"wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ(a)…" Saat Mina mengucapkan ayat terakhir, iblis itu mengayunkan tangannya yang berbentuk bayangan ke plafon. Retakan besar muncul, dan serpihan kecil mulai jatuh tepat di atas Mina. Tetapi gadis itu tidak bergerak. "wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm(u)"
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Gadis Terakhir

Gadis Terakhir

Aarav tidak pernah berhenti bersyukur kalau Gadis Terakhir yang dijodohkan oma Aneu kepadanya adalah Sifabella. Sifabella adalah Gadis Terakhir yang akhirnya menikah dengan Aarav karena terpaksa dan sekarang telah memberikannya satu orang putra dan mereka akan terus menghasilkan keturunan untuk Marthadijaya. Dan Aarav berjanji, Sifabella akan menjadi Gadis Terakhir yang dicintainya hingga tutup usia nanti. ~THE END~ Follow i* erna_azura untuk informasi novel terbaru Erna Azura ya😘
1042.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Anak Yang Terlahir dari Rahim Wanita Gila

Anak Yang Terlahir dari Rahim Wanita Gila

* Tak ada yang abadi, dunia hanya tempat singgahan, akhirat sebaik-baik tempat kembalinya manusia. Tak ada tanda apapun, tapi mama sudah pergi untuk selamanya. "Maafkan Mira, Ma. Seumur hidup Mama mungkin Mira belum memberikan pengabdian terbaik sebagai seorang anak. Jika Mira tahu pertemuan kemarin adalah kesempatan terakhir kita bertemu, tentu Mira tak akan beranjak, sekalipun disana pengantin lelaki sudah menunggu, Ma."
1028.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Asyhadu allaa illaaha illallaah Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah Hayya 'alashshalaah Hayya 'alalfalaah Qad qaamatish-shalaah, Qad qaamatish-shalaah Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Laa ilaaha illallaah Terdengar suara Iqamah terdengar dari Masjid yang tempatnya tidak jauh lagi, Mazaya melangkahkan kaki dengan sedikit cepat dan diikuti oleh Daffa. "Ahh telat jamaah. Gara - gara kamu tau gak mas!" Katanya dengan tatapan tajam. Daffa bukannya marah justru tersenyum kecil saat melihat tingkah lucu Mazaya. *** Sedangkan ditempat lain, Mafaza tengah menunggu panggilan dari Asisten Dokter kandungan tempat ia periksa. Berkali - kali Liam - Suami menghubunginya dan memasti
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Madu Muda : Ketika Cintaku Direnggut Paksa

Madu Muda : Ketika Cintaku Direnggut Paksa

"Oh, iya, a-aku lupa. Nanti di-dimana alamatnya?" Aku masih menatapnya dengan ribuan rasa kesal dan tidak habis pikir dalam hatiku. Apakah Maura telah melempar kan sihir cintanya pada Mas Hamdan sehingga pria yang kucintai ini benar-benar kehilangan akal? "A-alamatnya di-di mana Aisyah?" tanyanya gugup. "Aka kukirim via W******p." Aku membalikkan badan dengan gelengan kecewa padanya. Dia yang paham perasaanku gaya bisa mengungkapkan maaf dengan suara lirih. Ah, percuma sudah.
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 701 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Titik terakhir

Titik terakhir

Perasaan dalam batin semakin kusut mendapati kenyataan senja telah mendempet tanah ujung. "Abis maghrib nanti aku langsung pulang, masa kamu nggak tau jalannya?" tanya Miko ragu begitu melewati area gang dengan jalanan bebatuan. "Cepet banget," Terdiam cukup lama dalam komdisi motor yang bergerak tanpa arah. Sesekali aku mengamati jalanan sekitar. Berusaha mengingat-ingat. Dalam batin semakin mengumpati diri sendiri. Mengapa terlalu cuek dengan hal yang penting, seperti menghapal jalan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Nafkah Batin Yang Tak Tertunaikan

Nafkah Batin Yang Tak Tertunaikan

" Mata Bradley membelalak menatapku. Keterangan terjemah dari bahasa sunda diatas. 2.Neng, dengar? Neng dengar perkataan abah? Lihat di kertas yang abah kasih. 4.Kuncina elmu hikmah Asyhadu Allaa ilaaha illallaah Wa Asyhadu anna Muhammadarrasulullaah Allaahumma shalli alaa sayyidina Muhammad Bismilaahirrahmaanirrahiim Ya Allaah berikan karomah Asbabul Hikmah, masuk kedalam tubuh aku untuk ……isi dengan hajat………………… (tergantung hajat dan kebutuhan)
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Kurelakan Surga Untuk Maduku

Kurelakan Surga Untuk Maduku

Dan di mata Alana, Rahma sudah mati. Pintu utama dibanting menutup, meninggalkan Rahma dalam kegelapan yang sunyi. Ia sendirian. Semua harapannya, semua cintanya, semua kesetiaannya, kini tergeletak hancur di kakinya, bersamaan dengan suara hati Ridwan yang meninggalkannya. Ia hanya bisa menangis histeris, menyadari bahwa ia telah kalah dalam perang ini, dan yang lebih buruk, ia bahkan tidak diberi kesempatan untuk berperang.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

“Becanda. Becandaaa!” Sore itu tak ada yang aneh pada awalnya. Semuanya seperti hari-hari sebelumnya. Faiz tak tahu kalau sebenarnya itu hari terakhir dimana ayahnya tinggal bersamanya. Ketiga sahabat itu masih di rumah Faiz sampai senja. Mereka masih dengan nikmat membakar kedelai yang mereka dapatkan di sawah sebelum pulang ke rumah masing-masing.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai mad di akhir ayat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status