Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)
“Ya, Allah, jika umurku terakhir malam ini, kumohon lindungilah Salsabila dan Adit,” lirihnnya dengan air mata yang tak berhenti mengalir.
Tenaganya tidak tersisa lagi, Tidak punya tenaga lagi untuk mengerang, berteriak, bahkan hanya untuk mengeluarkan suara untuk membaca Al-Qur’an. Air matanya pun telah kering. kesadarannya perlahan mulai memudar. Ia memejamkan mata. Memfokuskan pada satu ayat. Hanya ayat kursi yang ia gumamkan. Seandainya, malam ini ditakdirkan binasa, setidaknya ia mati dengan membawa ayat Al-Qur'an, meski hanya seayat.