Mama Muda
Bi Inah sempat bingung, dia lupa siapa yang kemarin datang seperti yang disebut Naomi, baru setelah ingat dia menjawab.
"Kalau cantik ya sebelas dua belas lah, Nyonya. Tapi, Nyonya besar adalah wanita berkelas dengan pribadi yang rendah hati, beliau baik kok, dia pasti senang bertemu dengan Nyonya nanti."
"Wah, kok aku jadi deg-degan ya, Bik?" Naomi meraba dadanya, semacam ada kekhawatiran kalau mamanya Adrian tidak bisa menerima menantu seperti dirinya.