Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Little Brother

Little Brother

kata Irena mengingatkan. "Ah..." Zen ingat. Irena hanya bercerita tentang anak itu satu kali saja sewaktu mereka masih anak kuliahan. Hampir saja dia lupa kalau tidak diingatkan. Beruntung dia punya ingatan bagus. Ini juga salah dirinya yang tidak mengetahui rupa si adik laki-laki. "Jadi, semalam aku chatingan dengan adikmu?? Kenapa dia usil sekali?" Zen mendengus berat. Sebagai anak tunggal, dia tidak merasakan bagaimana kesalnya seorang kakak ketika dijahili adiknya. Irena meringis. "Aku mewakili adikku minta maaf padamu," ucap Irena tidak enak hati. Diam-diam benaknya mengumpati Yohan. Yohan akan dalam bahaya ketika dia pulang nanti!
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai madara brother
Baca
+Pustaka
Madu Untuk Mantan Mertua

Madu Untuk Mantan Mertua

Ucap Aditya pada Misella. Misella yang sedang asyik mengobrol dengan temannya langsung mengangguk dengan penuh semangat. "Baik, Kak!" ucapnya sambil mengambil bros yang diminta Aditya. Meskipun acara ini untuk kedua adiknya, Misella merasa bangga bisa berkontribusi.
9.233.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 990 kali sebagai madara brother
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Cilon Kecil
ceritanya bagus tapi bukankah dalam agama haram hukumnya mantan mertua menikahi mantan menantunya? penasaran sama hubungan David dan Regina... kok Feelingku mengatakan Dimas bukan anak kandung David ya..
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Dokter Madara melenggang lebih dulu keluar dari kamar inap, berjalan menuju lift dan Marvel yang berada di belakang mengekorinya. "Pertunjukan apa yang baru saja aku saksikan, Mad? Kenapa aku terlihat seperti penonton yang paling bodoh karena tidak tahu apa-apa?" tanya Marvel setelah pintu lift tertutup dan Madara memencet tombol lantai paling atas rumah sakit. "Aku sudah berjanji pada Grace untuk merahasiakannya." Madara menoleh ke arah Marvel, menatap lekat mata pria itu, "tapi sepertinya aku harus terpaksa berkhianat pada pasienku demi kebaikannya."
1046.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai madara brother
Baca
+Pustaka
MADU SATU MERTUA

MADU SATU MERTUA

Namun, Mas Danang segera menarik dan menoleh ke arahku. Di ruangan ini hanya ada keluarga inti Firna, dan seorang ustadz yang tidak aku kenal. Selesai acara ijab qobul, acara dilanjutkan dengan makan-makan. "Alhamdulillah, Pak Cokro, kita masih terhubung menjadi saudara meskipun Adrian sudah meninggal," ujar ayah Firna pada mertuaku laki-lakiku.
10200.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai madara brother
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Shifa chibii
ceritany bagus,,kasihan Rasti,ditipu mertua dan suami yg g bisa tegas dan ngindungin anak istriny,,mending pergi aja ras,,soal harta mendiang ortu ntar dicari lagi jalanny buat ngrebut lagi,,dari pada bertahan tpi makan hati..
Lee Siuce
Izin promo ya Thor Mampir yuk gaaes di cerita ku "Cinta Segitiga Sang Pewaris" Ceritanya masih ongoing di jamin seru karena banyak ceritanya di bungkus dengan teka-teki yang susah ditebak ... Mampir yuk
Baca Semua Ulasan
Istri Muda Tuan Sadis

Istri Muda Tuan Sadis

lanjutnya jujur. Pria itu melepas kacamatanya, masih dengan senyum lebar di tengah teriknya matahari siang. "Oh, tentu saja kamu belum mengenalku. Maaf aku lupa kalau kita belum pernah bertemu," sahutnya dengan tawa yang menggelegar. "Aku Mada. Aku rekan bisnis Tama," Pria itu yang ternyata adalah Mada, tersenyum lebar setengah menyeringai ke arah Vinko.
78.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai madara brother
Baca
+Pustaka
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Ada sesuatu yang lebih dalam. "Gambarnya bagus," kata Mira tiba-tiba, suaranya lembut. "Ada adik laki-laki di situ? Namanya siapa?" Kara mengangguk antusias, mulutnya masih penuh tart. "Arka! Dia adik aku. Papa pernah cerita waktu Papa sakit dulu. Katanya dia mirip Papa banget." Radit hampir tersedak. Ia meletakkan gelas dengan pelan. "Kara, itu cuma cerita waktu Papa mimpi buruk. Jangan dibawa-bawa terus."
9.8112.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai madara brother
Baca
+Pustaka
Neraka untuk Maduku

Neraka untuk Maduku

Aku mengejar penjelasan dari mereka berdua. "Hoooh, tidak tau? Istri macam apa kakak ini?" Indah bicara dengan nada sinis. "Hutang Mas Aris di Papa hampir dua Milyar." "Hutang apa?" Aku semakin bingung. "Mas tertipu," ucap Mas Aris lirih. "Maksudnya?" "Leo menawariku join usaha dengannya, aku kemudian mengajak teman yang lain untuk bergabung, karena bagi hasil yang ditawarkan cukup besar."
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai madara brother
Baca
+Pustaka
MADU Titipan

MADU Titipan

"Cepet, An! Mas Rido mau pulang katanya.” Kuberjalan mengekor di belakang Kakakku. Lagi-lagi kami saling beradu pandang. Ya, aku dengan Mas Rido. "Kalau begitu ... saya pamit, Mas!" katanya. "Sering-sering main ke sini, ya?!" suruh Mas Rendi sambil melirik ke arahku. Memang Kakakku yang satu ini jahilnya minta ampun. "Iya, Mas. Insyaallah," jawab Mas Rido sembari menjabat tangan Kakakku.
8.77.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai madara brother
Baca
+Pustaka
MELAYANI TEMAN SUAMI

MELAYANI TEMAN SUAMI

"Kamu butuh kan? Tadi Ibra bahkan memarahimu." Lelaki itu berbalik. Membuka pengunci pintu, tidak bisa berlama-lama lagi di dalam dengannya. "Aku keluar dulu." Menghadap Nila kembali, menyempatkan mengecup bibirnya sekali lagi lalu pergi. Di luar tidak ada siapa-siapa. Mada menghela napas dan kembali ke ruang depan. Nila terdiam. Matanya berembun dan bibir bergetar menatap uang di tangan. Setiap kali Mada dengannya selalu memberi. Dia tahu ini salah. Menjalin hubungan diam-diam di belakang Ibra.
1028.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 703 kali sebagai madara brother
Baca
+Pustaka
Mama Muda

Mama Muda

Kali ini Adrian yang tak terima. "Kamu keterlaluan Adrian. Mau sampai kapan kamu ingin melihat Marsya berlutut seperti ini?" Mama Miranda kembali tersulut emosi. "Anda yang diam. Atau anda mau menggantikan putri kesayangan anda berlutut? Silakan saja!" Adrian memicing ke arah mama Miranda dengan tatapan tidak senang lalu mempersilakan mama mertuanya itu berlutut.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 575 kali sebagai madara brother
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status