Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

Bahkan kini ia pun sudah berganti posisi membantu para pelayan di sana. Arga yang mulai pembuka acara dan dilanjut dengan sambutan dari Rayan sebagai orang tua dari Arga. Ucapan sang ayah membuat Aisha berjalan ke depan, sebab sebentar lagi akan ada lantunan doa dan Aisha sendiri yang membacanya. Benar saja mereka terkejut dengan suara merdu milik Aisha. Para tamu undangan begitu takjub akan suara Aisha. Bahkan seorang ustazah pun turut mengagumi suara Aisha.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 394 Times as maha guru lirik
Read
+Library
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

“Inilah Mamatripura. Denyutnya tak lagi disokong ketakutan, melainkan harapan yang dialirkan oleh sungai yang kini bersahabat. Kebenaran dari kehendak Sang Mahadewa tak dapat disangkal. Kita telah menemukan takdir kita di sini, Bhisama.” Lohpancana membungkuk dalam-dalam. Kali ini, tak ada keraguan di matanya, hanya rasa kagum yang tulus. “Sungguh kearifan Sri Maharaja tak terbanding. Hamba sungguh bangga menjadi bagian dari masa depan agung ini, Tuanku.”
102.1K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as maha guru lirik
Read
+Library
Bu Guru, Jadi Mamaku, Please!

Bu Guru, Jadi Mamaku, Please!

"Wah, Zahira panggil Bu Guru, Mama? Emang, Bu Guru itu mamamu apa?" celetuk teman yang duduk di bangku sebelah Zahira. Namun, anak itu tak menunjukkan rasa terganggu. Dengan bangga, ia justru berkata, "Iya. Bu Guru ini calon mamaku." Adila yang awalnya terkejut, seketika tertawa mendengar perkataan Zahira pada temannya.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as maha guru lirik
Read
+Library
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Diluar dugaan Maha Sesat anggukkan kepala. "Benar. Aku telah membunuh gurunya Kupu Kupu Putih. Dengan tewasnya Penyihir Racun Utara. Bukankah berarti gadis jelita rupawan ini sudah selayaknya menjadi istriku?!" Tanya Maha Sesat sementara matanya melirik kearah kupu kupu putih. Maha Sesat menelan ludah. Jantung berdebar sedangkan darah mengalir deras ke sekujur tubuh.
98.8K viewsOngoingAdded to Library 273 Times as maha guru lirik
Read
+Library
Cinta Diamnya Sang CEO

Cinta Diamnya Sang CEO

Dan berpasrah agar Pulung segera membaik. “Yang.” Panggilan Maha terasa berbeda kali ini. Pulung sampai merinding. Wajahnya mengkerut penuh penasaran. Wajah Maha menggusal di ceruk lehernya. Dan panas napasnya yang berembus, membuat Pulung merasakan ada sesuatu yang hendak di sampaikan. “Aku bahagia memiliki dan di miliki kamu. Terima kasih.”
103.2K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as maha guru lirik
Read
+Library
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

Jadi sekarang dia tidak perlu mengulang dari kelas sepuluh kembali. "Hari ini kita akan belajar tentang kitab Mustholahul Hadits. Silahkan baca terlebih dahulu materi awal, setelah ini akan saya jelaskan mengenai materi tersebut," ucap seorang Ustadz yang bernama Ustadz Mahmud. Lalu semua santri putra kelas sebelas PK A langsung membuka kitab yang dimaksud. Dan mulai membacanya secara pelan, baru setelah itu Ustadz Mahmud menjelaskan.
9.524.9K viewsCompletedAdded to Library 696 Times as maha guru lirik
Read
+Library
Ku Kira Kau Rumah

Ku Kira Kau Rumah

"mama gak angkat telpon kami buk?." Devan hanya menganggukkan kepalanya saat melihat sang guru bertanya lewat tatapan mata. Sang guru faham betul mengenai masalah yang sedang menimpa keluarga keduanya. "Nanti ibu guru telpon mama kamu ya, sekarang kamu masuk kelas dulu. Coba lihat wajah ibu sayang?." Ujar sang guru mengangkat wajah david dengan jari telunjuknya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as maha guru lirik
Read
+Library
Gadis Pemuas Tuan Mahen

Gadis Pemuas Tuan Mahen

kata Mahen. Namun sebelum mereka bisa mendekat, bayangan besar muncul dari kegelapan. Lirya, dengan kekuatan yang semakin mengerikan, berdiri di depan altar. Di sampingnya, Mahesa berdiri dengan wajah tanpa ekspresi. “Jangan mendekat!” seru Lirya, suaranya menggelegar seperti guntur. “Dia adalah milikku sekarang. Kalian tidak bisa memilikinya kembali.”
6.8K viewsCompletedAdded to Library 271 Times as maha guru lirik
Read
+Library
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

Lagi-lagi Tari menyebut kata mahal setiap membuka hadiahnya, "Mas hanya ingin berterima kasih kamu sudah melahirkan anak untukku yang begitu cantik dan sehat. Terimakasih sayangku." "Terimakasih Mas, untuk hadiahnya hari ini,bagiku cukup ada kamu di sisimu itu sudah membuatku begitu bahagia Mas." "Mas ingin selalu membuatmu bahagia istriku." "Tetaplah di sisimu Mas, jangan pernah meninggalkan Aku sendiri."
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 389 Times as maha guru lirik
Read
+Library
Mama Muda

Mama Muda

"Hmm, mungkin aku yang nggak perhatiin kali ya. Udah deh, kamu nggak usah pikirin Gema lagi. Dia pasti mudah dapat cewek baru, dia kan lumayan ganteng juga walau agak pemalu. Kamu pikirin aja cara nyenangin suami, baik di rumah maupun di ranjang. Ingat loh, surga kamu ada di bawah telapak suami, dia imam kamu sekarang. Jadi, harus nurut apa kata suami. Sampai di sini paham?" Naomi mendengarkan celotehan Desy yang mirip ustazah sedang cemarah sambil mengorek telinganya yang mendadak gatal. Aish. Desy apaan sih? Masa bawa-bawa ranjang segala. Kan jadi malu. "Iya ustazah Desy, aku paham kok. Jadi, aku doakan ya semoga judul baru kamu nanti diterima sama ketua jurusan terus dapat dospem yang bai
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 860 Times as maha guru lirik
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status