Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

Amarah perlahan mengalahkan rasa takutnya. "Anda sudah gila?!" geram Mr. Liem, melupakan sopan santunnya. "Tujuh ratus lima puluh juta dolar untuk sebuah kado pernikahan?! Kasino di Makau akan menghasilkan triliunan dolar dalam setahun! Mengubahnya menjadi resort biasa di Bintan adalah bunuh diri finansial!"
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai makmur keliat
Baca
+Pustaka
WARISAN LUKA DARI BAPAK

WARISAN LUKA DARI BAPAK

Namun, kebahagiaannya seketika lenyap saat Emeril menyodorkan selembar bill padanya. "Apa ini?" "Kamu tidak tahu artinya itu?" tanya Emeril. Kemala melihat dua tulisan dan angka di sampingnya, matanya hampir keluar saat ia melihat jumlah nominal di sana. "Aku adalah koki terbaik di negeri ini. Orang yang menikmati hidanganku adalah orang-orang penting dan berduit. Karena aku tahu kamu tidak memiliki uang untuk membayarnya, maka akan aku masukkan pada penambahan hutang kerjamu, Kemala."
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai makmur keliat
Baca
+Pustaka
CEO KEJAM KU

CEO KEJAM KU

"Apa ini, harga satu malam seorang CEO?" Kelopak mata Yuki, seketika itu bergetar. Menahan situasi sulit ini dan berkata. "800 Yuan, juga bukan yang sedikit, aku berkerja beberapa hari untuk mendapatkannya ini bukanlah uang yang sedikit bagiku." "Yuki," Wajah dingin CEO Alex, dan menggeetakkan giginya. "Oh, oh, mengerti, mengerti. Aku akan memberikan semua uang ku ok!"
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai makmur keliat
Baca
+Pustaka
Mahar 500 Juta

Mahar 500 Juta

Sebagai tuan tanah dan juragan paling kaya di kampung mereka, tentu tak sulit bagi Juragan Brata untuk memberikan mas kawin pada Sakinah dalam jumlah besar. "Sakinah akan dikasih mas kawin emas 100 gram sama uang 100 juta. Nenek juga akan dikasih uang dapur 150 juta," ungkap Nenek Widia. "Kalau kamu mau nikah sama Sakinah, harusnya kamu kasih mas kawin sama uang dapur lebih besar. Sakinah sampai menolak lamaran dari juragan, cuma demi tukang galon seperti kamu. Harusnya kamu tahu diri dan berterima kasih sama Sakinah yang lebih memilih kamu."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai makmur keliat
Baca
+Pustaka
Jagat Kelana

Jagat Kelana

tutur Zavia "Baik. Saya menerima kamu sesuai kadarnya. Jadi mulai saat ini ku anugrahi gelar Selir Perunggu yang akan menempati istana Perunggu dengan tugas mengurusi semua keperluan sayang Kerajaan dan keluarganya di kampung. Paham?" "Mengapa harus aku sendiri, Rajaku? Bukankah semua ini adalah kerja kasim belakang? Aku adalah selir Anda," kilah Pitaloka dengan nada tegas.
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 806 kali sebagai makmur keliat
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

"Mahar: Emas batangan seberat berat badanmu, Citra. Estimasi lima puluh kilogram. Nilai konversi saat ini: Lima puluh lima miliar rupiah. Tunai saat akad." UHUK! Citra tersedak air liurnya sendiri. Matanya membelalak menatap angka itu. Tit. Tit. Tit. Kalkulator di kepalanya meledak. Lima puluh lima miliar. Itu bisa buat beli satu kelurahan di Petamburan. Itu bisa buat bikin rumah sakit pribadi buat Ibu. Itu bisa buat beli token listrik sampai hari kiamat.
754 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai makmur keliat
Baca
+Pustaka
Jerat Kematian CEO Maut

Jerat Kematian CEO Maut

Kemegahan kantor yang sedang dimasukinya. Lantai kantor itu seluruhnya terbuat dari marmer hitam mengkilap, dan diberi furnitur berkelas. Jendela-jendela tinggi ditutup, menghalangi sinar matahari sehingga ruangan, seandainya tidak diterangi oleh lampu megah di atas akan sangat gelap gulita. Sofa yang ditunjuk oleh sang sekretaris bukan main cantiknya. Jelas sofa mahal. Belum lagi meja kerja! Meja kerja itu terbuat dari marmer putih ...
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai makmur keliat
Baca
+Pustaka
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Salah satu Lalat Pisau keperakan mengambil setengah langkah ke depan dan tetap menjaga kehormatan tuannya. “Sepertinya sudah laten Kal...” Camelia menghela napas dan sedalam mungkin membenamkan kedipannya. “Iya, sepertinya perlawanan halus sudah dan tak akan pernah mempan!” ucapku lirih, berusaha untuk menyampaikan suara hanya padanya ketika melihat ia yang sudah membuka kedipan mata. “Apakah cara kita akan berhasil?” “Setidaknya mencoba daripada terus berada di bawah kenyamanan palsu selimut kabut!”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai makmur keliat
Baca
+Pustaka
Terjebak di Pangkuan Pria Lumpuh

Terjebak di Pangkuan Pria Lumpuh

Yang ia tahu, Kamila hanya menikah dengan seorang pria miskin yang lumpuh akibat ditabrak Melia. "Ini hanya sedikit uang untuk jajan Mama dan Melia," kata Kamila. Uang kertas berwarna merah di atas meja yang diberikan Kamila itu bernilai empat juta. "Aku sangat berterima kasih kepada Mama dan Melia, karena selalu baik padaku," sambung Kamila, ia mulai mengada-ngada cerita. Ratih semakin menganga karena terkejut. Pun dengan Melia
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai makmur keliat
Baca
+Pustaka
SUAMIKU BOS GILA

SUAMIKU BOS GILA

Meski minimalis rumah bergaya kontemporer yang lekat dengan warna abu dan hitam itu tetap terlihat mewah. Biru mengumpulkan ketenangannya dahulu sebelum mendekati bosnya, Benua Finn Ediz, pria berusia 35 tahun yang merupakan CEO Sejagat Gemilang, perusahaan yang bergerak di bidang industri pariwisata. “Kenapa jalanmu pincang begitu?” tanya Benua seolah peduli saat memperhatikan cara berjalan Biru yang kini sedang mendekat ke arahnya.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai makmur keliat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status