Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hestia

Hestia

Di salah satu sofa. Kenapa … kenapa si anjing ada di sini?! teriak hati Patra. Sapaan ringan dan perkenalan yang terlontar dari mulut Talia seketika meruntuhkan rasa semangat Patra untuk bertamu. “Hei, Kak! Pat, ini Apollo—kakak laki-laki dari sepupu yang tadi gue ceritain.” Patra tersenyum masam. I know, batinnya seraya melirik tajam ke Apollo yang juga tidak melepas sorot matanya ke Patra. Gue nyesel udah nerima dia di hidup gue.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai Malaikat
Baca
+Pustaka
Malaikat Juga Tahu (Cinta Andini)

Malaikat Juga Tahu (Cinta Andini)

kata Tiara coba menenangkan. “Aku juga maunya gitu, Ra. Tapi kenapa gak bisa? Selalu aja bayang-bayang mereka muncul di otak aku. Pikiran aku negatif terus, Ra. Kemarin apalagi. Cuma karena pesan gak jelas itu dia ngebentak aku. Aku cuma tanya itu pesan dari siapa, tapi dia langsung emosi. Oke, aku memang agak ngotot. Tapi apa aku salah?” “Kalau sudah kayak gini, benar atau salah itu percuma, Din. Kita yang harus intropeksi diri.”
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai Malaikat
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Akhirnya, aku pasrah dan memasukkan kotak kecil itu ke dalam tas yang kubawa. Namun, malam itu, aku bermimpi penuh warna. Aku bermimpi benar-benar memakai motor mungil dari Negara Loka itu. Aku merasakan kenikmatan yang begitu santai dan nyaman. Yang lebih memalukan lagi, setelah itu si mesin kecil tiba-tiba berubah menjadi wujud manusia! Ternyata dia adalah Ben! Kemampuannya bahkan lebih hebat!
18.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai Malaikat
Baca
+Pustaka
I Can See You

I Can See You

Entah kenapa, Sia mempercayai hal itu hanya dengan setengah hatinya. “Itu artinya kau juga pasti akan menjemput rohku suatu saat nanti?” Rigel mengangguk pelan. Ini sudah pasti. Manusia itu bukan makhluk abadi. “Aku—” “Aku tahu siapa kau. Kau Malaikat pencabut nyawa.” Sia menyela. Dia merasa ada ketakutan setipis kertas di dalam dirinya. Selebihnya dia hanya merasa bahwa manusia memang pasti mati. Menua lebih dulu, atau tidak perlu menunggu tua untuk mati.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 528 kali sebagai Malaikat
Baca
+Pustaka
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Sementara Linda memperhatikan tanpa ekspresi. Bu Flo berkata, “Aku mendengar Tuhan berkata, dia akan mengirimkan malaikat terang untuk menjagamu. Malaikat itu akan selalu berada bersamamu” Jessica melihat dari tempat persembunyiannya. Malaikat terang yang dimaksud itu berwujud gelap dan negatif. Makhluk itu masuk ke dalam tubuh siswi itu. Di punggung siswi itu pun muncul sebuah tato naga di sepanjang tulang punggungnya.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai Malaikat
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

Jadi mustahil tidak ada pernikahan, apalagi hal itu merupakan ibadah untuk orang-orang tertentu, yang beragama Islam seperti Dewa dan Chika, misalnya. Mawar mengelus-elus perutnya. "Ada apa? Kenapa menangis?" tanya Zafan simpati usai menangkap basah airmatanya. "Adakah malaikat untukku?" kata Mawar asal ceplos membuat kening Zafan berkerut tak paham. "Aku sudah tak kuat hidup seperti ini, aku ingin bahagia," lanjutnya. "Maksudmu malaikat?" tanya Zafan sambil masuk ke dalam gang. Belum juga pertanyaannya terjawab, kontrakan temannya sudah di depan mata.
9.97.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai Malaikat
Baca
+Pustaka
Maha Dimensi

Maha Dimensi

terang Dewingga memperjelas status Maha. “Mohon maaf nih ya, Pak. Jujur saja, saya masih sulit memercayai situasi ini. Yang saya pahami adalah ....” Deolinda diam sejenak untuk menarik napas. “Ini bentuk dari makhluk mitologi, Pak,” terang Deolinda mengutarakan isi hati. Tubuh yang tinggi dan tegap milik pria yang dikenal oleh manusia bumi sebagai Affandra Bhaumik membuatnya terpaksa menunduk menatap gadis yang terlihat kecil di retina mata.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai Malaikat
Baca
+Pustaka
Malaikat Elang

Malaikat Elang

Fahmi NurmalaikatBudak
Imajinasi yang tengah aku rangkai, buyar seketika. “Oh.. eh, gue baik-baik saja.” Mendadak aku menjadi gagap. Cepat-cepat aku berlalu menjauh dari pemilik mata elang itu, tanpa sempat meminta maaf. Kok perasaanku jadi aneh gini ya? Kayak habis ketemu sama malaikat maut aja. Jangan-jangan dia benaran malaikat maut lagi? Jangan-jangan sebentar lagi aku akan mati? Aku membiarkan dugaan-dugaan menari bebas dalam benakku. Ω
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai Malaikat
Baca
+Pustaka
150 Days My Angel

150 Days My Angel

Segitu malunya kah menjadi seorang hantu? "Derajat lebih tinggi, ya?" Langit seakan berpikir, "Ratu-nya hantu?" Malaikat cantik itu menggelengkan kepalanya cepat, "Bukan!" "Terus? Katanya derajat lebih tinggi. Oh, atau jin? Lebih tinggi kan daripada arwah gentayangan?" Malaikat cantik itu berdecak sebal. Merasa tidak punya derajat lagi. Malaikat se-cantik ini kenapa harus disamakan dengan jin? Ia tidak terima!
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai Malaikat
Baca
+Pustaka
Takdir Di Bawah Langit Naga

Takdir Di Bawah Langit Naga

ucap salah saru dari kelima orang itu, "Sebagai kenangan untuk bekalmu menuju neraka." Namaku adalah Chen Yang, mereka biasa menyebutku sebagai Malaikat Api. Dan aku Wu Yue Malaikat Angin. Luo Shan Malaikat Es. Zhao Rui Malaikat Petir. Dan aku Feng Qian Malaikat Kegelapan.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai Malaikat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status