Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Complicated

Complicated

Kata orang, tidak ada kata terlambat Namun pada faktanya penyesalan selalu datang terlambat. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jantung yang memompa darah Yoga tak hentinya berdetak dengan cepat seolah-olah baru saja berhenti lomba lari maraton. Kecepatan detak jantung Yoga meningkat sejak kakinya menginjak kota Nukata District, Prefektur Aich, Jepang.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai malentendido
Baca
+Pustaka
Sebuah Penyesalan

Sebuah Penyesalan

Jibs berbisik. "Maafkan aku!" tambah Jibs setelahnya. Aline bingung, "Kenapa minta maaf?" Jibs menundukan kepalanya. "Semua terjadi karenaku, coba aku tidak menyuruhmu ikut denganku. Mungkin semua ini tidak akan terjadi." Jibs mengakui kesalahannya. Namun dicerna berbeda oleh pikiran Aline. Tangan Aline pun mencoba meraih dagu Jibs, "Kalau tidak ada kamu sekarang, mungkin aku sudah dimangsa oleh yang lainnya atau dimakan binatang buas!" ucapnya sambil menoleh ke belakang dimana mereka berada, adalah hutan dengan keadaan gelap gulita.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai malentendido
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Hans sesekali menggelengkan kepala guna mengusir rasa pening yang dirasakannya, karena imbas dari bergadangnya kemarin malam. Mendapat pertanyaan yang tidak dimengertinya membuat Felix mengerutkan kening. “Maksudnya? Ucapanku yang mana?” tanyanya balik dan menatap Hans intens. Felix tidak mengingat ucapannya, terlebih kemarin malam ia mabuk cukup berat. “Memangnya aku berkata tentang apa?” tanyanya kembali, sebab ia benar-benar belum bisa menggali semua ingatannya tentang kata-katanya kemarin malam.
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 913 kali sebagai malentendido
Baca
+Pustaka
CINTAKU SALAH ALAMAT

CINTAKU SALAH ALAMAT

Tut…tut…tut Dan kemudian panggilan itu berhenti. Jantung Rika sudah mau copot karena begitu cepatnya degup jantung yang dia rasakan. Perasaannya campur aduk. Dia yang telah melemparkan putrinya ke pria yang tidak jelas asal usulnya hanya karena dia salah mengira bahwa pria itu adalah calon jodoh Zivana karena nama mereka sama. “Tidak, aku harus memastikannya sekarang. Sebelum semuanya terlambat.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai malentendido
Baca
+Pustaka
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

Namun sayangnya Yutta tak mengingat. "Pah, mah. Sumpah demi apa pun, Davin khilaf melakukan ini Pah, Mah. Davin sedang mabuk jadi Davin gak bisa kontrol diri Davin." Davin mulai membuka suaranya. Raut wajah penyesalan terlihat jelas dari wajah laki-laki itu. "Maafin Davin Pah, Mah...," ucap Davin lagi.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai malentendido
Baca
+Pustaka
CINTA YANG TAK TERMILIKI

CINTA YANG TAK TERMILIKI

Hei jalan yuk Oyyy kamu kemana? Dim, kamu baik-aja kan? Dim, heloooo kok hp kamu gak bisa dihubungin? Kamu marah ya? Dim, beneran kamu marah? Aku bikin salah apa? Dim, bales dong. Aku kangen. Kamu udh janji lo mau muter2 di bdg sama aku Dim, kamu kenapa? Aku minta maaf kl aku ada salah dan bikin kamu marah. Tp tlg jangan diem gini. Aku malah bingung hrs gimana.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai malentendido
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

“Nyet gak ada cowok-cewek itu temenan atau sahabatan, pasti salah satunya nyimpen rasa” “Enggak nyet suer, lu kek gak percaya banget sama temen lo jadinya” “Berapa persen lo bisa yakin? Entah itu elu apa Adira pasti salah satunya bakal nyimpen perasaan. Dengerin gue kali ini aja kalo lo beneran pengen lulus dengan selamat dari fakultas ini. Lo sendiri yang bilang niat lo kuliah cuma pengen cepet lulus”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai malentendido
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Kau tahu, Daniel menderita delirium.” Michelle menjelaskan. “What? Delirium? Maksudnya linglung?” sergah Salwa mengingat istilah penyakit yang pernah ia pelajari di kampus. Michelle mengangguk pelan. “Delirium, sebuah kondisi penurunan fungsi otak. Ia hanya mengalami keterlambatan dalam berpikir, linglung, tidak bisa konsentrasi dan fokus. Ia juga kesulitan mengingat nama, kejadian dan semua hal.”
10146.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai malentendido
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status