Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

“Astaga, Mama kenapa duduk di bawah? Ayo bangun, Ma!” Gita menggelengkan kepalanya pelan. Beliau merasa bersalah pada putrinya. Tetes demi tetes air mata mengalir di kedua pipinya, hal itu membuat Melody sakit melihatnya. “Mama kenapa menangis?” “Bangun, Ma!” Melody mencoba membantu Ibunya untuk bediri, namun Gita terus menolak. “Hikss,, Mama minta maaf, nak! Mama…”
816 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai mama muda montok
Baca
+Pustaka
Istri Cantikku Ternyata Lampir

Istri Cantikku Ternyata Lampir

Bima membuka pintu kamar pelan dan melihat gadis itu ternyata sedang menggendong si Montok sambil mengucapkan sesuatu dengan bahasa yang tidak Bima paham. “Giac ngu yen bình la nhing gì đang tìm kiem. Dem nay sunu mindhet.” “Kamu ngapain sih?” Bima menghampiri perempuan aneh itu. Tapi Siti tidak berhenti mengucapkan kalimat tadi meskipun si Montok tidak juga diam. “Dem nay sunu mindhet ... ini mantra tidur, supaya dia tidur seperti orang yang terbaring di peti.”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai mama muda montok
Baca
+Pustaka
Anak Anak Muda

Anak Anak Muda

“IYA MAH” Mamah gue tiba-tiba pergi meninggalkan ruang tengah, bukan karena tak menyukai topik demo tapi tempenya yang gosongg. Ya ya kebiasaan sudahlah sarapan kali ini rada gurih, cruncy cherry curry curi-curi huwahahahahahahaha. “mandi sayanggg tv nya ditinggal dulu” “iya mah” Ya kali tv nya ikut masuk mandi.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai mama muda montok
Baca
+Pustaka
Toga Pengorbanan Mama

Toga Pengorbanan Mama

Gimana kalau kalian "Udah mulai besok mama yang ngarit!! . Kalian di rumah beresin rumah sama ngider keripik ketempat langganan mama saja . Tiba- tiba hujan deras melanda daerah kami sore itu padahal dimasa kemarau , mama belum pulang dari mengarit , Mungkin sedang mencari rumput di sekitar sawit dan mengambil jamur yang biasa tumbuh saat hujan.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai mama muda montok
Baca
+Pustaka
Dicintai Kakak Ipar

Dicintai Kakak Ipar

Tertera di sana nama sang mama. “Assalamualaikum, Ma.” “Wa'alaikumussalam, Sayang. Kamu masih ada di Bandung?” “Aku sudah ada di Jakarta, Ma. Apa Mama butuh sesuatu?” “Sayang, Mama boleh minta tolong!?” “Tentu saja, Ma. Apa itu?” “Sayang, bisa kamu ambilkan proposal di yayasan pendidikan Raudhatul Jannah?”
1085.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai mama muda montok
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
edward
rosak ceritanya setelah mati baru suka pengorbanan elah muslihat doang ngak usah masuk penjara biar makin dekat sama erland..liat aja tadi bayinya mau mati masa jadi suka ingat bodoh plin plan kayak penulisnya..ngak benar rosak tapi bagus ceritanya hahahaha tolong kak jangan plin plan fokus aja.
Alif Sarjana
rasanya sih erland senjata makan tuan bilang erina penghianat ngk mahu kata keledai tapi still suka sama dia harusnya sekalian tu aruna maafin bukan kerana aida..baru pas omongannya kalu lu masih suka sama erina..karakter ambigu gak jelas hala tujuan ceritanya..padan muka aida jadi kek gitu
Baca Semua Ulasan
TUAN MUDA YANG MENYAMAR

TUAN MUDA YANG MENYAMAR

Saat mendongak, Salsa yang sudah rapi dengan ransel di gendongan berdiri dan tersenyum. Cantiknya. Dia wanita pertama yang membuatku terpesona sekarang. Lebih cantik dari pada semua artis. Wajahnya lebih dekat ke wajah wanita Timur Tengah. Matanya bulat, hidungnya yang menjulang tinggi dan bibirnya yang urhg. Aku sampai bingung mendefinisikannya. “Kuliah ke mana, Mbak?” “Aku? Ke Gajah Mada.”
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai mama muda montok
Baca
+Pustaka
Jika Istri Majikan dan Anaknya Memaksa, Aku Bisa Apa?

Jika Istri Majikan dan Anaknya Memaksa, Aku Bisa Apa?

protes Mili sambil memandangi benda dalam botol yang kini berada di tangannya. “Ini bukan sembarang obat, Mah, Papa membelinya langsung di ahlinya di Pulau Madura.” “Terus, kenapa Papa membelikan Mama obat ini?” “Ini namanya obat ‘Ramuan Madura’, kalau Mama minum obat ini, bisi bikin keset itunya, Mah...” ucap Gun setengah berbisik di telinga Mili. “Yang bener, Pah? Ada efek sampingnya nggak nih, Pah?”
1047.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai mama muda montok
Baca
+Pustaka
Sentuhan Mama Muda

Sentuhan Mama Muda

"Siapa namamu tadi?" Grace yang awalnya menunduk seketika mengangkat kepala di kala mendengar suara Mami. 'Aku kira dia akan seperti mami mucikari, ternyata manusia jadi-jadian,' batin Grace ketika matanya malah fokus menyaksikan jakun mancung naik turun tersebut. "Hei, apa kau bisu?" bentak Mami dengan suara serak pria karena tak mendapatkan jawaban.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai mama muda montok
Baca
+Pustaka
MAMA MUDA VS MAS POLISI

MAMA MUDA VS MAS POLISI

ucapku sembari mengelus dada karna kaget Aiswa yang tengah membawa sebuah nampan berisi cake dengan sebuah lilin menyala di atasnya mulai berjalan mendekat ke arahku. Ia tersenyum dengan sangat manis, dan mengucapkan sebaris kalimat untukku, "Selamat ulang tahun, Ma. Semoga ke depannya kelak Mama akan selalu bahagia. Aamiin!" "Aamiin," ucapku mengaminkan doa tulusnya.
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai mama muda montok
Baca
+Pustaka
Mama Muda

Mama Muda

"Maafkan Adrian ya, Ma. Baru bisa datang sekarang dan mengenalkan Naomi pada mama." "It's okey. Nggak masalah sama mama. Yang penting sekarang kalian sudah datang. Dan hei, kamu cantik banget, masih muda juga. Kok bisa sih kecantol sama anak mama yang sudah mau kepala empat ini? Kamu pakai pelet ya Adrian?" Mama terkekeh puas setelah berhasil mengejek putranya.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 735 kali sebagai mama muda montok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status