Penyesalan Seusai Talak
kata Haikal seraya berjalan mendekat kearah sang Mama, kemudian meraih tangan wanita itu dan menciumnya.
"Mama sengaja menunggumu, makanya Mama belum istirahat. Masuk lah, siap-siap! Mama akan menunggu, dan kita akan bicara," ucap sang Mama. Haikal mengerutkan keningnya, mencoba menerka-nerka apa yang akan dibicarakan sang Mama.
"Kenapa harus nanti? Sekarang saja, Ma. Haikal mandi nanti saja," kata Haikal.
"Baiklah. Kalau begitu, ayo, masuk!" ajak sang Mama. Haikal mengangguk sekilas, kemudian mengikuti langkah sang Mama yang sudah lebih dulu berjalan.
Hot Chapters