Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saga Sang Gagak Barong

Saga Sang Gagak Barong

“Terima kasih atas kehadiran kalian semua disini. Kalian adalah bagian dari keluarga besar Gagak Barong. Saya paham kita semua bekerja keras dan berkorban demi kebaikan bersama dengan peran kita masing-masing. Untuk itu, mari bersulang untuk organisasi kita.” Wignya Shuman memberikan segelas champagne yang baru saja disiapkannya untuk Guntur. Yang lain kemudian memegang gelas mereka masing-masing. “Demi kejayaan Gagak Barong!” ujar Guntur tegas. Mereka semua mengulangi kalimat Guntur dan bersulang dengan gembira.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai mamah sange
Baca
+Pustaka
Dijodohkan dengan Bos Super Galak

Dijodohkan dengan Bos Super Galak

Dilihatnya ponsel mama berantakan , berhamburan di lantai, mama memungutnya ,kemudian mama jatuh pingsan Ghea kecil yang baru berusia lima tahun menangis melihat mamanya pingsan , dengan ketakutan dia berlari ke kamar mbak Maryam. Papanya langsung menelpon ambulans , membawa mama ke rumah sakit. Sejak itu papa tidak pernah pulang ke rumah. Mama sering sakit , masuk ke luar rumah sakit. Menurut mbak Maryam , mama kena kanker payudara yang sudah stadium 3. Ghea yang tidak mengerti apa itu kanker payudara hanya memandang mamanya yang semakin lama semakin kurus , akhirnya mama meninggal.
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai mamah sange
Baca
+Pustaka
Casanova That's My Husband

Casanova That's My Husband

Apalagi jika hanya pernah bertemu satu kali. Tapi aneh, ... Jika soal bang Genta, bahkan aku langsung hafal nama lengkapnya, Genta Mackenzie, hahaha. “Ohw, ya sudah. Nanti kalau ketemu tante Ayumi yang sopan, jangan bertingkah konyol seperti saat sedang di rumah. Dan ya, jangan nyanyi-nyanyi keras!” Astaga! Pagi-pagi sudah mendapatkan ceramah. “Ah, Mama! Aku kalau soal itu juga tahu Ma, enggak akan juga nyanyi-nyanyi di sana!”
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai mamah sange
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

pinta Purnomo ke mami. Mami mengangguk, lalu mami memegang tangan dan menatap mata Vanya tajam, seolah dia memberi perintah agar Vanya jadi anak yang baik. “Iya, Vanya Sayang. Kamu harus terbiasa dengan panggilan akrab dari pak Purnomo, karena dia akan menjadi suamimu,” jelas maminya.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai mamah sange
Baca
+Pustaka
Suami Anak Mami

Suami Anak Mami

celotehnya dengan riang dalam pelukanku. Aku buru-buru menghapus air mata saat tubuh kecil kesayanganku melepaskan pelukannya. "Pantas mama lama sekali bikinin susunya! Mama matanya perih ya, sakit?" ujarnya dengan lucu membuatku terkekeh. "Raisa mau bantuin mama bikinin susu punya Raisa?"
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai mamah sange
Baca
+Pustaka
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

Nabila menahan napas, lalu perlahan berkata, “Om... aku masih inget kejadian waktu itu. Waktu Mama dan Papa meninggal.” Govan menegang. Jantungnya berdegup tak karuan. “Mereka... mereka semua nolak aku, Om. Waktu itu aku masih kecil, tapi aku inget jelas. Tante Anes bilang aku gendut dan menyusahkan. Om Dian bilang mereka nggak bisa urus ‘anak yatim’ dan nyuruh aku dibalikin ke panti.”
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai mamah sange
Baca
+Pustaka
Paman, Berhenti Mengejar Mama!

Paman, Berhenti Mengejar Mama!

“Maaf, Mama cuma gugup menghadiri rapat di kantor baru besok pagi.” Carl melepas pelukan, lalu duduk bersila di depan Luna. Tangan kecilnya memegang kedua tangan Luna seolah memberi keyakinan. “Haruskah aku menemani Mama? Aku bisa membantu Mama kalau Mama gugup nanti.” Luna tertawa kecil melihat kelucuan putranya yang selalu bersikap dewasa. “Apa Carl tidak ingat janji dengan Paman Harvey berkeliling kota besok siang?”
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai mamah sange
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

"Seperti ada sesuatu yang mengalir di telapak tanganku." "Itu adalah Cakra Laut Selatan, Sagara," Ki Jatmika menjelaskan, senyum tipis kembali tersungging di bibirnya. "Itu adalah energi murni dari alam, yang kini mulai kau sambut. Sekarang, fokuskan energi itu. Bayangkan gelombang yang ingin kau ciptakan. Bukan dengan paksaan, tapi dengan niat. Dengan jiwamu."
10983 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai mamah sange
Baca
+Pustaka
Belenggu Mantannya Mama

Belenggu Mantannya Mama

Di balik keraguan, ucapan Mama menyalakan secercah harapan. Mama mertuaku membawakan masakannya. Aku memang sedang ngidam ingin makan rendang. Tidak kusangka, Mama yang tinggal di Jakarta rela menempuh perjalanan jauh ke Surabaya hanya untuk membawakannya. “Aku masak sendiri, Nak,” ucap Mama sambil membuka kotak makan yang masih hangat. “Kata Abimanyu, kamu sedang ngidam rendang, ya?”
942 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai mamah sange
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

“D-delapan belas.” “Apa?! Delapan belas???!” Wilona makin hancur. Ia kembali menatap tajam ayahnya. “Tega ya Papa selingkuhi Mama! Papa nggak punya hati! Selingkuhan Papa itu lebih muda dari aku, Pa! Apa Papa nggak ingat keluarga saat selingkuh?! Papa nggak mikirin aku?!”
9.931.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 748 kali sebagai mamah sange
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status