Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

Di hadapannya, ada sang mama yang tengah menatapnya dengan penuh selidik. Hari ini Padma memang memang mengajaknya makan siang bersama, kebetulan ayahnya tengah ada meeting dengan orang lain sehingga hanya mereka berdua yang bisa. Ta Wan Plaza Senayan di siang hari itu cukup ramai, sesekali Asa menangkap tatapan kagum orang-orang yang ia pikir pastilah tertuju pada mamanya. Meski sudah memiliki tiga anak dan usianya tak lagi muda, aura mamanya yang kuat serta kecantikannya yang tak memudar masih mampu membuat orang lain menoleh dua kali.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as mamah sange
Read
+Library
Aku Saingan Ibu Mertuaku

Aku Saingan Ibu Mertuaku

Dia justru makin bersemangat melihat pujian yang makin banyak. Dengan demikian, ibu mertuaku melakukan siaran langsung setiap hari. Dia membuat rumah menjadi sangat bising. Namun, dia justru menyukainya. Ketika ibu mertuaku lupa diri, aku mulai mendapati perubahan pada wajahnya yang dioperasi. Ini karena dia tidak merawat diri dengan baik setelah operasi. Ditambah lagi bahan yang digunakan rumah sakit berkualitas buruk, wajahnya hanya akan rusak lebih cepat dari orang lain.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as mamah sange
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Utusan mereka, seorang wanita berpenampilan anggun dengan gaun putih yang berkilau seperti cahaya bulan, membawa sebuah lukisan besar yang ditutupi kain sutra tipis. “Yang Mulia, kami mempersembahkan karya seni ini sebagai simbol keindahan yang akan selalu melingkupi hidup putra Anda. Kami berharap ia tumbuh dengan jiwa yang mencintai seni, harmoni, dan perdamaian.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as mamah sange
Read
+Library
Someone Like You

Someone Like You

sanggah Mama Maia sambil tersenyum manis menatap wajah putri kesayangannya, Maura. "Hmmm, aku nanti siang ada urusan sih Pah-Mah tapi aku enggak usah diantar kok aku bisa sendiri," sahut Maura sambil tersenyum manis menatap wajah kedua orang tuanya yang ada di hadapannya. "Baik sayang kalau mau kamu begitu," balas Papah Rangga.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as mamah sange
Read
+Library
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

kata Mama lembut sekaligus mantap. Aku tertegun. "Kalo Mama ...." Mama narik napas dalam yang dilepas jadi desahan singkat. "Kesempatan Mama udah ngga ada. Sekarang tinggal beramal sebaik-baiknya, semoga Allah mau ngasih Mama kesempatan masuk surga dari salah satu pintunya. Pintu apa aja, yang penting surga." Mau nyiapin Mama buat nerima keputusan Akbar, malah jadi makin yakin buat sama Akbar aja. Duh, gimana, nih?
1015.1K viewsOngoingAdded to Library 361 Times as mamah sange
Read
+Library
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

"Mamaaaa!" **** ~Bersambung~
9.9169.2K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as mamah sange
Read
+Library
Sang Dewi

Sang Dewi

sanjung sesosok dewa sembari menoleh sehingga yang lain menyahut. "Benar, aku tak pernah melihat yang secantik Yang Mulia Shima Dahyang.” Kehadiran Mandala membuat para dewa menyisih untuk memberikan jalan sehingga perlahan menyajikan pemandangan sesosok dewi agung yang sedang berdiri didampingi oleh Sekar Langit.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as mamah sange
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

"Becanda, Aslan. Oh ya, mengingat nama kamu, Aslan bukannya berarti Singa? Kenapa Ayahmu memberikan kamu nama itu?" Aslan tertegun mendengarnya. Sepanjang ia bertahan hidup, dirinya sama sekali tak pernah memikirkan apa arti dari namanya. "Singa?" ulang Aslan dan dijawab anggukan kepala cepat oleh Mariana. "Iya, Singa. Jangan bilang kamu nggak tau arti nama kamu ya?" Aslan yang masih senantiasa berdiri itu perlahan mengangguk serta menatap serius ke arah Mariana. Bagaimana tidak, pertanyaan Mariana itu sukses membuat otak cerdasnya berpikir keras.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as mamah sange
Read
+Library
Rahasia Suamiku dan Keluarganya

Rahasia Suamiku dan Keluarganya

Apa jiwa kesatrianya bangkit saat melihat sang anak dalam bahaya? "Jangan hanya berteriak, Sulis! Ayo bangkit dan lawan aku! Tanganku ini sudah gatal ingin menyiksamu lebih dari ini," ucap Mama sambil menatap Sulis dengan berang. "Ayo, bangkit! Aku ingin bertarung denganmu. Lihatlah, sekarang aku sudah tidak selemah dulu!" tegas mama lagi. Entah apa yang mamaku maksud, mungkinkah mereka sudah saling mengenal di masa lalu? Tetapi kenapa saat Mas Rama pertama kali mempertemukan ibunya dan mamaku, mereka terlihat biasa saja?
1099.0K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as mamah sange
Read
+Library
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Kara menatap Maya tajam. "Mama dulu juga bilang aku masih kecil saat aku lihat kalian semua bercinta. Sekarang giliran Mama merasakan. Berlutut di depanku. Jilat kewanitaanku sampai bersih." Maya berlutut dengan air mata mengalir. Lidahnya menjilat mahkota Kara yang sudah basah. Kara mendesah puas, tangannya memegang rambut Maya. "Ya Mama… lebih dalam… jilat klitorisku… enak… ahh…"
9.8111.6K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as mamah sange
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status