Ei-Bree My Betelgeuse
Tapi tetap saja, aku belum bisa tenang sepenuhnya sebelum menyampaikan rencanaku pada Mama.
Karena Mama tak menyisakan celah apa pun untuk diterobos, aku akhirnya nekat bertanya, "May menghubungimu, Ma?"
"Ja, Thomas," jawab Mama, berusaha menarik lidahnya ketika mengucapkan vokal a. Kuberitahu saja, usahanya gagal. Selalu begitu. Latihannya sudah giat, tapi lidah Mama memang tercipta untuk bahasa Indonesia. Bahasa China dan Bali pun tidak dikuasainya, sama sepertiku. Aku terkadang bisa menangkap kata-kata baik lisan maupun tulisan, memahaminya, tapi tak pernah bisa membalas dalam bahasa China dan Bali.
Hot Chapters