Istri Tak Dianggap
Ana mengusap peluh yang menetes di pelipisnya, sejak pagi dia sudah bekerja keras untuk bisa mendapatkan peran ini, tapi dengan mudahnya Raffael menggagalkannya.
“Jangan sedih, aku masih punya beberapa tempat lagi, kita coba di sana.”
Ana menggeleng dengan putus asa, dia hanya menatap kosong pada jalanan di depannya, mereka memang sekarang sedang dalam perjalanan untuk kembali ke Jakarta.
“Percuma, Mas, Raffael pasti sudah melakukan segalanya untuk menggagalkannya,” jawab Ana lirih.
Hot Chapters