Cinta Terakhir Sang Bangsawan
Tiba-tiba sama seperti kemarin malam, Orion menarik paksa wajah mungil Maharani ke dalam kedua tangannya yang cukup besar namun berjari lentik panjang.
Rani ingin mengelak. Tetapi sungguh aneh, ia tak mampu. Orion pun tak mau didorong untuk ketiga kalinya Sekali lagi pemuda itu menatap sedekat mungkin wajah lugu Maharani, "Jika perlu, akan kuakui apa yang kurasakan sejak pertama kali mengenalmu! Pada hari pertama, saat aku sekali lagi berhasil menjauhkan diri dari wanita tua yang menjadikanku suami kedua, aku betul-betul sudah tak tahan lagi. Rani, I'm not a saint, not a holy man, and definitely not an angel! But I need to be loved. Dan anehnya, kau selalu membuatku gemetar. You gave me the
Bab Populer