Bara Dendam Sang Prabu Boko
Dengan tatapan fokus dan napas teratur, ia memusatkan kekuatan spiritualnya dan mengucapkan dua mantra kuno yang berbeda, masing-masing dengan getaran dan resonansi yang berbeda.
Pertama, suaranya yang dalam menggema: “Sindung Riwut!” Seketika, badai angin raksasa, seolah kumpulan badai topan yang tak terbatas, dilepaskan dari ujung tongkatnya. Badai angin ini, menderu dengan kekuatan maha dahsyat, menyambut dan memecah hantaman frontal dari Ajian Warih Mega yang tengah melesat. Angin itu bukan hanya membelokkan, tetapi memecah massa air menjadi percikan-percikan tak berarti yang buyar di udara.
Bab Populer