KESAKSIAN PUTRI KECILKU
"Sialan anak itu. Rupanya dia hidup bahagia tanpa aku! Awas saja ya, jangan harap kamu bisa hidup bahagia dengan meninggalkan ibu tirimu ini, Sum!"
Tatik terus mengamati rumah Sumi yang kafenya sedang ramai dengan pembeli. Mendadak ada anak kecil yang muncul dari luar pagar rumah Sumi.
Selintas ide muncul di pikiran Tatik, dengan segera dia mendekat ke arah anak kecil yang wajahnya mirip dengan Sumi.
Tepat saat dia hendak meraih anak kecil yang baru berumur 1,5 tahun itu, terdengar suara dari belakang nya.