Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Batin

Mata Batin

Menyeringai puas. "Argh!" Tangan Bara hendak mengusap mata. "Jangan diusap biarkan saja. Pejamkan matamu. Jika kamu mengusapnya matamu akan buta," ucap seseorang dekat telinga Bara. "Bagaimana aku bisa melihat?" tanya Bara di dalam hati. "Tenangkan dirimu. Jangan emosi. Kamu bisa melakukannya." Entah itu suara siapa Bara tak tahu. Saat ini hanya suara serak lelaki yang ia percaya.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 655 kali sebagai mata berkedut terus
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

beber Vanya. “Ehmm!!! Memang susah jika orang yang tidak mengenal Mawar duri dengan baik, pasti akan percaya saja,” “Ahh!!! Aku tidak tahu!! Rugi aku memikirkan si Mawar berduri itu!!! Bikin sakit kepala saja!!!” protes Anita.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai mata berkedut terus
Baca
+Pustaka
Ibu Mertua Melarang BerKB

Ibu Mertua Melarang BerKB

"Ibu beneran gak apa-apa?" tanyaku saat ibu mertua terus memegangi kepalanya. Dia tidak menjawab, kulihat matanya masih terpejam. Aku langsung meraih tangannya, alhamdulilah masih kurasakan denyut nadi ibu mertua. Nyaris saja pikiran ini memikirkan hal buruk yang mungkin membuatku menangis histeris. Namun, kulihat wajahnya begitu pucat dan berkeringat.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai mata berkedut terus
Baca
+Pustaka
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Disedot? Mendengar ucapannya, aku langsung terdiam sesaat. Kemudian, benakku langsung muncul gambaran Jeff yang menempel di dadaku. “Nggak boleh!” Karena malu, aku langsung menutupi dada, menggelengkan kepala dengan wajah memerah. Pijatan biasa saja sudah cukup… aneh. Jika dia sampai menyedotnya….
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai mata berkedut terus
Baca
+Pustaka
Bertahan Atau Dimadu?

Bertahan Atau Dimadu?

Dengan mata yang membulat, penampilan ibu Dina seperti ikan koi. “Eh Nak Rian,” kata bapak Dina yang akhirnya bisa bicara. Setelah sejak tadi hanya menatap Rian dengan pandangan terkejut. “Iya Pak,” jawah Rian santai. Berusaha mengulum senyum karena merasa geli dengan ekspresi kedua mertuanya. “Kenapa Nak Rian ada disini?” tanya bapak Dina linglung. Senyum di bibir Rian memudar.
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai mata berkedut terus
Baca
+Pustaka
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Dia lalu menangis keras, "Teman-teman, apa kalian lihat? Itu dia!" "Dia masih saja belum melepaskanku! Sekarang dia bahkan datang dan membuat masalah di rumahku! Hiks!" Orang-orang yang menyaksikan siaran langsung pun sontak terpancing emosi. Mereka segera mencaci makiku. "Keterlaluan sekali! Memangnya punya uang berarti bisa merisak siapa saja semaumu?" "Benar sekali! Rani sudah semalang itu masih saja mau dihabisi!"
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai mata berkedut terus
Baca
+Pustaka
TERJERAT CINTA HOT MOMMY

TERJERAT CINTA HOT MOMMY

Raffa bertanya sembari menggaruk kepalanya berkali-kali. Pak Mamat terkekeh lagi lantas menyahut, "Tuh! Kebiasaannya Aden aja belum berubah. Masih sama. Kalo takut sama Bapak pasti garuk-garuk kepala sambil celingukan." Beliau tak pernah lupa saat Raffa yang selalu ketakutan pasti akan bertingkah laku semacam itu.
10133.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai mata berkedut terus
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Khasfi Maulana Ahsan
Mau komen takut digigit... Hihi... Tapi keren, untuk pembuka peran sama karakter masing masing tokoh enak dimengerti. Nggak banyak Basa basi juga dalam pengenalan tokoh... Semangat Thor, udah aku masukin rak ya, mau buat referensi juga... Hihi, lancar terus Thor....
Na_Vya
Hola! Author ada cerita baru nih, genk's! Tapi baru bisa dibaca di web ya, hihii... Soalnya lagi pengajuan kontrak. Doain, semoga lulus dan cepet publish. Kalo kalian mau baca silakan cari Judulnya. Simpanan Tunangan Tuan Presdir, ya say ... mamacih......
Baca Semua Ulasan
Be My Queen

Be My Queen

Deg. Mata Greta bergerak gelisah. Degup jantungnya mulai tidak menentu. Rentetan kisah yang menyebabkan awal mula kesialan kemarin berputar kembali di otaknya. Batinnya pun bertanya-tanya, Apa Arnold mengetahui sesuatu?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai mata berkedut terus
Baca
+Pustaka
Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Agatha buru-buru pergi dan mengusap air matanya. Ia mengusap air matanya dan segera masuk ke dalam toilet. Beberapa menit di dalam toilet. Agatha keluar juga dengan wajah yang lumayan baik tidak terlalu kacau. “Kau baik-baik saja?” tanya Matt. Agatha mengangguk. “Kenapa kau menangis?” tanya Matt lagi. jemarinya terangkat mengusap pipi Agatha pelan. “Tidak.” Agatha tersenyum. “Aku hanya lelah. Kita harus pulang.”
1067.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai mata berkedut terus
Baca
+Pustaka
Skandal Cinta Pengantin Pesanan

Skandal Cinta Pengantin Pesanan

gumamnya sendiri dan langsung menggeleng. “Bodoh, kenapa aku harus mengatakan itu padahal ini pertemuan pertama?” gerutunya memukul-mukul kepalanya dengan gerakan frustrasi. Ia kembali berdiri tegak berusaha terlihat tabah. Sudut mulutnya terangkat. Sayangnya pantulan cermin menunjukkan seseorang yang tengah menahan buang air besar bukannya orang yang sedang tersenyum.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai mata berkedut terus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status