Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MADU HITAM

MADU HITAM

Tatapannya lurus dan wajahnya tanpa ekspresi. “Tadi aku keluar, mencari makanan untuk anak kita,” tawanya gelagapan, menggaruk kepala lalu tersenyum dengan mata menyipit. “Hari ini aku akan pergi,” katanya pelan seraya menekan kacamata di hidungnya. “Aku ikut, lagian aku merasa bosan jika di rumah seharian.” Justin langsung meninggalkan Cindy tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
897 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as mata berkedut terus
Read
+Library
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

Bukan karena tato yang memenuhi tubuh Bara, melainkan wajahnya yang penuh luka. "Mama..." Bara juga tak menyangka mamanya yang datang. Sekarang, sudah terlambat untuk menyembunyikan kondisinya. "Kenapa wajahmu seperti ini? Jangan bilang kamu habis berkelahi?" tanya Mbak Maya langsung, khawatir melihat putranya. "Bukan, Ma. Bara nggak pernah bertengkar. Ini cuma kejadian sial aja," jawab Bara.
1057.9K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as mata berkedut terus
Read
+Library
Duda Meresahkan

Duda Meresahkan

bisik Bayu di telinga Lea yang auto melotot. "Apa?" "Hmm??" Lea terus menggelengkan kepalanya. Dia malu luar biasa ketika mengedarkan pandangannya ternyata orang-orang itu masih saja memperhatikan mereka berdua. "Lepaskan aku! Kau benar-benar membuatku malu!" ucap Lea yang wajahnya sudah merah tomat.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as mata berkedut terus
Read
+Library
Elmaut Berwajah Merah

Elmaut Berwajah Merah

Bu Ceng Kui yang mulai putus asa ketika melihat ratusan orang mulai bergerak mendekat dan terlihat rata-rata kepala mereka gundul, bibir Bu Ceng Kui tersenyum. “Akhirnya datang juga.”
1014.3K viewsOngoingAdded to Library 473 Times as mata berkedut terus
Read
+Library
Kepincut Duda Berjanggut

Kepincut Duda Berjanggut

pekik Haryono, yang kian mengencangkan gelakak hadirin. "Ubur-ubur." Zulfi menunjuk Yanuar yang berada di seberangnya. "Udang." Arudra menjulurkan lidahnya meledek Hadrian yang balas memelototinya dari seberang. "Ulat kaki seribu. Kayak dia," ledek Emris sembari mengarahkan dagu pada Endaru di hadapannya. "Urial, alias domba pegunungan. Mirip kamu, Sam," kelakar Farisyasa, yang menyebabkan Samudra Adhitama membeliakkan matanya.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as mata berkedut terus
Read
+Library
Suamiku Dingin!

Suamiku Dingin!

Rasanya nasi goreng yang dimakannya berhenti di tenggorokan dan tidak mau meluncur ke perut karena mendengar kata-kata Mama. Lagian, siapa juga yang mau digantung sampai tua?! Kami udah putus, kok. Baru semalam. Nih buktinya sampai mataku bengkak sebiji nangka! Nangka, ya! Bukan bakpao!
1054.6K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as mata berkedut terus
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

“Kenapa kok diem?” Matari bingung harus menjawab apa. Hujan deras di luar memberinya ide. “Enggak. Nggak papa. Hujan deras. Suara lo nggak kedengeran begitu jelas, jadi tadi gue sempet kaya nyambung-nyambungin kalimat dulu di otak gue.” Nyambung-nyambungin kalimat di otak? Matari, keliatan banget nervous nya lo!batinnya sambil menepuk jidat.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 319 Times as mata berkedut terus
Read
+Library
Mata Ketiga

Mata Ketiga

Lydia pun merasakan bahwa ‘dia’ masih bergentayangan. Pak Kromo masih terlihat komat-kamit seperti membaca sesuatu yang terlihat dari bibirnya. Sementara itu, di hadapannya duduk Lydia yang tenang dan mendengarkannya. Ayah, ibu, dan adiknya duduk di sekitar mereka berdua. Terlihat sesekali Pak Kromo melihat wajah Lydia dan mengerutkan dahinya. Mungkin dia heran kenapa belum ada reaksi seperti yang dilihatnya di televisi. Orang yang kerasukan setan atau roh jahat akan berbicara sendiri dan berperilaku aneh.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as mata berkedut terus
Read
+Library
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

Baru sadarnya juga saat melihat Pulung memasang ekspresi wajah yang kecut. “Kamu dapat?” Apa ini!? Kenapa mulutnya lucknut sekali mengajukan tebakan seperti ini. “Soalnya…” Ragu-ragu hendak Maha ucapkan. “Kamu tumben loh agak marah-marah gitu.” Nggak marah lagi Bambang! Ini tuh lebih dari marah.
1.518.8K viewsCompletedAdded to Library 562 Times as mata berkedut terus
Read
+Library
CALON TUNANGAN (PALSU)

CALON TUNANGAN (PALSU)

Matanya berkedip kedip pelan, sebagai isyarat agar Aydan tidak berucap yang aneh. "Ra? Kamu di mana?" Aydan langsung bertanya. "Eh ini, saya lagi ada di ..." belum sempat Azzura meneruskan kalimatnya. Aydan sudah melanjutkan bicara. "Ra! Gawat lho, ini! Mama saya terus maksa buat nelpon Mama kamu. Saya udah kehabisan akal, mau bilang apa lagi. Udah buntu!" Aydan terus bicara. Sementara kini bola mata Azzura bukan lagi mengedip-edip, tapi sudah berubah melotot sambil meringis. "Ra? Ngapain melotot? Kamu kenapa sih? Sakit mata?"
1.9K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as mata berkedut terus
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status