Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Melata mirip ular. "Heaghhh!" Taja mengeluarkan jurus Tapak Akar ke arah belalai melata dan mengejar ke arahnya. Kraak ...! Kraak ...! Suara akar-akar runcing tajam menancap ke tubuh makhluk itu, menghujani belalai-belalai melata mengejar Taja. Tubuh belalai-belalai tertancap akar runcing tajam ke tanah. Kemudian meleleh, terserap ke tanah lalu seperti cairan lengket hitam kental.
109.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 236 Beses bilang mata di tanah melus
Read
+Library
Vampire Kesayangan Duke Berbahaya

Vampire Kesayangan Duke Berbahaya

Alhasil, suasana hutan yang sunyi ini menjadi lebih hidup. Damio agak khawatir Elora terpeleset. Kondisi tanah berumput di hutan ini masih lembab dan basah, sebagian juga berlumpur serta banyak lumut. Dia berseru, "sayang, jangan terlalu cepat berlari, awas terpeleset!" Kaki Elora masih berlari kencang. Sesekali dia menoleh, lalu mengejek lagi, "aku ini vampire— vampire tidak mungkin terpeleset!”
9.710.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 219 Beses bilang mata di tanah melus
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Sisa-sisa Sistem di dalam dirinya bergetar hebat, mengenali setiap tanaman sebagai bahan baku dengan tingkat kemurnian 100%, sesuatu yang bahkan tidak pernah muncul dalam databasenya. Saat itulah mereka merasakannya. Tanah di bawah kaki mereka bergetar pelan, bukan getaran gempa, melainkan getaran yang hidup, seperti kulit seekor binatang raksasa yang menggeliat. Dari tengah-tengah taman rempah itu, tanah mulai menggunduk, membentuk sebuah sosok.
1.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 24 Beses bilang mata di tanah melus
Read
+Library
MATI RASA

MATI RASA

Di teguknya air itu sampai menyisakan setengah isinya, membuat Andra kembali angkat suara. "Haus banget ya bu, sampai habis setengah tuh." Godanya sambil tersenyum memperlihatkan kedua lesung pipi diwajahnya yang cukup tampan. "Makasih banyak mas!" Balas Aulya singkat tanpa melihat Andra di depannya. "Iya sama-sama bu." Ungkap Andra lagi.
107.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 280 Beses bilang mata di tanah melus
Read
+Library
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

“Aromanya… tersapu.” Jay mengangguk, tatapannya beralih ke tanah di sekitar bangunan. Di sanalah ia melihat sesuatu yang membuat rahangnya mengeras. “Di sini,” katanya. Bjorn dan Mateo mendekat. Tanah di tepi jalan itu lembap, masih menyimpan bekas yang belum sepenuhnya mengering. Garis-garis sejajar yang dalam roda. Lebar. Berat.
9.6415.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 9.6K Beses bilang mata di tanah melus
Ipakita ang mga Review (86)
Read
+Library
Raisaa
akhirnya tamat juga Dirian, kakak kakak pembaca engga ngomel lagi ya kapan tamatnya heheheh terimaksih banyak atas dukungan dan perhatiannya untuk cerita ini. sampai jumpa dicerita saya yang lain ya hehehe...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
PUTRI YANG TERTUKAR

PUTRI YANG TERTUKAR

Tanah di bawah mereka retak-retak, sebagian ditumbuhi lumut hitam yang mengilap seperti lendir. “Vegetasinya benar-benar mati,” gumam Clara sambil berjongkok memeriksa tanah. Ia menyentuh permukaan lumut itu dengan ujung sarung tangan. Lumut itu berdenyut pelan. Clara refleks menarik tangannya. “Itu bergerak.” “Jangan disentuh sembarangan,” ujar Thorian tegas dari belakangnya. Clara berdiri, hendak menjawab, akan tetapi tiba-tiba terdengar suara.
10229.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.5K Beses bilang mata di tanah melus
Ipakita ang mga Review (45)
Read
+Library
Hamsinah Lolonkz
selain ceritanya yang tidak biasa.. saya suka tata bahasanya yang berkelas.. saya sudah banyak membaca novel tapi "putri yang tertukar" betul-betul membuat saya penasaran dan selalu ingin membacanya berulang-ulang. yang saya sayangkan pembaca tidak bisa memutar iklan untuk mendapatkan bonus.
sheila chrysilia
Emosinya roller-coaster. Senang, sedih, tegang, selipan humor, dll suka banget! Ditambah gaya penulisan dan cara mendeskripsikan detail mulai dari latar, karakter, aktivitas karakter, dll, wow! <3 Jadi bisa ikut ngebayangin <3 Thanks kak Piemar udah nulis novel ini. Sukses selalu! Ditunggu next-nya.
Basahin ang Lahat ng Review
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Suara Sarah terputus ketika tubuhnya terkulai pingsan. Rangga tak menoleh lagi ke arahku, hanya berlari meninggalkan rumah bersama Sarah. Aku terduduk lemas, menatap darah yang terus menggenang di lantai. Apa ini… yang disebut karma?
28.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang mata di tanah melus
Read
+Library
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

Apa mereka akan gagal lagi? Tapi kalau tidak gagal, akan seperti apakah hasilnya? “Michael, lihat!” Bella tiba-tiba menunjuk tanah dengan gembira. Saat Michael melihat ke arah yang ditunjuk Bella, dia melihat tanah Lembah Kematian yang tandus mengeluarkan air dari bawah dan tanah terdalam mulai sedikit lembab. Michael juga gembira luar biasa. Retakan-retakan tanah yang menganga kering mulai pulih. Tanah menjadi lembab karena air bernutrisi.
8.82.5M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 62.9K Beses bilang mata di tanah melus
Ipakita ang mga Review (474)
Read
+Library
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Agus Irawan
Hai teman-teman semuanya, Izin promosi. yuuklah pada mampir ke Novelku. judul" Jebakan Gairah Sekretaris Muda" semoga bisa sedikit menghibur kalian, jangan lupa subscribe, dan baca tanpa skip. terima kasih
Basahin ang Lahat ng Review
Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Kuatnya tekanan kedua kaki si Mata Malaikat di permukaan tanah membuat kawasan sekitar bergetar seolah dilanda gempa dalam skala rendah. Titik di mana dia berdiri melesak dalam radius satu meter dan terlihat seperti sebuah cekungan yang lebih mirip sebuah kubangan kerbau. Baru saja kakinya menginjak tanah dengan begitu berat, si Mata Malaikat sudah melancarkan lagi serangan kedua dengan cambuk hitam di tangannya. Whuuk! Ctass! Dangmudo Basa berjumpalitan ke samping ketika cambuk si Mata Malaikat mengincar kakinya.
108.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 317 Beses bilang mata di tanah melus
Read
+Library
MISTERI GUNDUKAN TANAH

MISTERI GUNDUKAN TANAH

Glek! Nila menelan ludah kasar, saat melihat tanah itu mulai bergerak mendekatinya. "Apaan itu?" Nila melangkah mundur, hingga tubuhnya menabrak dinding. Gundukan tanah itu pun berhenti bergerak. Membuat Nila bisa bernafas lega. Rasa penasaran Nila berkecamuk, namun ia juga reflek teringat akan ucapan Lita tadi siang.
102.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 81 Beses bilang mata di tanah melus
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status